BEM UGM, MBG Gratis yang Tak Gratis, Kritik Prabowo dan Teror Demokrasi

makan bergizi gratis yang penuh korupsi

Berbicara di podcast Forum Keadilan TV, Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto  tiba-tiba jadi ahli horor. Bukan karena hantu. Tapi karena kritik.

Ia bilang, setelah menyentil kebijakan Presiden Prabowo, teror pun datang. Demokrasi rupanya masih sensitif. Mudah kaget. Sedikit dikritik, langsung panas dingin.

BEM UGM juga menyorot MBG. Makan Bergizi Gratis. Kedengarannya manis. Seperti promo minimarket. Padahal uangnya dari rakyat. Bukan dari langit. 

Kata “gratis” jadi lucu. Sekaligus menyinggung. Rakyat bayar, negara tersenyum, lalu bilang: ini hadiah.

Lebih pedas lagi, MBG disebut ladang korupsi. Bukan sawah. Tapi subur. Karena anggaran besar selalu menggoda. 

Kritik pun dianggap ancaman. Maka teror jadi bahasa alternatif. Demokrasi versi baru. Rakyat diam, pejabat kenyang, dan kritik cukup didengar podcast saja. [kay]

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Observasi Karakter Pancasila di SDN Padangdangan 2

SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Siap Berlaga di Olimpiade PAI Jawa Timur

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III