Takziah Guru SDN Padangdangan 1: Perkuat Tali Kekeluargaan Sekolah dan Wali Siswa

Sdn padangdangan 1 takziah kepada keluarga wali siswa
Sundari (kiri) saat menyerahkan penghargaan. 
SUMENEP — Sebagai wujud kepedulian dan empati, para guru SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan melaksanakan takziah ke rumah keluarga siswa yang meninggal dunia. Sabtu (24/1/2026). 

Kehadiran para guru ini jadi wujud nyata perhatian sekolah terhadap duka yang dialami keluarga siswa.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Padangdangan 1, Sundari, S.Pd, menegaskan bahwa takziah, membesuk orang sakit, atau peduli kepada keluarga siswa yang tertimpa musibah merupakan salah satu cara efektif untuk menjalin dan mempererat tali kekeluargaan antara sekolah dan wali siswa. 

Wanita alumni Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk ini mengungkapkan, bahwa hubungan yang baik tidak hanya terbangun di lingkungan sekolah, tapi juga lewat kepedulian sosial.

“Kegiatan seperti ini mengajarkan nilai kemanusiaan, empati, dan kebersamaan kepada seluruh warga sekolah,” ujar Sundari. 

Wanita dia anak ini berharap budaya saling peduli ini terus terjaga sebagai bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa. [k4y]

Postingan populer dari blog ini

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, UPZIS LAZISNU Pasongsongan dan PCNU Sumenep Salurkan 55 Ribu Liter Air Bersih dan Sembako

Peringati Hari Santri Nasional, Keluarga Besar SDN Padangdangan II Gelar Upacara dan Ziarah ke Buju' Ereng

Semarakkan Hari Santri Nasional, Upacara Bendera Senin di SDN Padangdangan 2 Tampil Beda dengan Busana Muslim