Pasongsongan: Menjaga Tahta sebagai Lumbung Ikan Terbesar di Tanah Madura
![]() |
| Perahu Desa Pasongsongan. [k4y] |
Jika kita berbicara tentang
denyut nadi perikanan di Pulau Garam, maka mata kita tak boleh lepas dari
sebuah pelabuhan di ujung utara Sumenep: Pasongsongan.
Sejak zaman nenek moyang hingga era modern saat ini,
Pasongsongan secara konsisten mencatatkan diri sebagai daerah dengan hasil
tangkapan ikan terbesar di wilayah Madura.
Keberhasilan ini bukan
sekadar keberuntungan geografis, melainkan buah dari ketekunan para nelayan
yang mampu memadukan kearifan lokal turun-temurun dengan adaptasi zaman.
Kesegaran yang Terjaga hingga Meja Makan
Salah satu kunci mengapa
ikan dari Pasongsongan sangat diminati di pasar Jawa Timur adalah sistem rantai
dingin yang diterapkan secara disiplin.
Begitu perahu merapat di pelabuhan, transaksi jual-beli
langsung terjadi secara cepat dan dinamis.
Yang paling krusial adalah
perlakuan pasca-tangkap: ikan-ikan tersebut diperlakukan dengan hati-hati agar
dagingnya tetap utuh. Setelah turun dimasukkan dalam drum berisi es.
Inilah alasan mengapa ikan dari Pasongsongan tetap segar
saat dikirim ke berbagai kota besar seperti Surabaya, Banyuwangi, dan beberapa
kota di Jawa Timur.
Kesegaran ini adalah janji mutu yang terus dijaga oleh
para nelayan dan pedagang setempat. [k4y]

