Kembali Beraksi, KP3L Pasongsongan Rencanakan Revitalisasi Sumber Agung yang Terendam Lumpur

sumber agung pasongsongan sumenep butuh perhatian lagi karena sampah dan lumpur mengotori keberadaan sumber agung
Ang Juangjuang. [k4y]

SUMENEP – Kondisi memprihatinkan kembali terlihat di Sumber Agung, Dusun Pakotan, Desa Pasongsongan.

Akibat intensitas hujan yang tinggi belakangan ini, sumber air yang menjadi tumpuan warga tersebut kini dipenuhi sampah dan endapan lumpur yang terbawa arus air hujan.

Merespons hal tersebut, Komunitas Pemuda Pakotan Pecinta Lingkungan (KP3L) tidak tinggal diam.

Di bawah arahan Ang Juangjuang sebagai motor penggerak, komunitas pemuda ini berencana untuk segera melakukan revitalisasi kembali guna mengembalikan fungsi dan kebersihan Sumber Agung.

Dalam waktu dekat, Ang Juangjuang beserta anggota KP3L lainnya berencana untuk melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah desa hingga tokoh masyarakat setempat.

Langkah ini diambil agar aksi pembersihan sampah dan pengerukan lumpur bisa dilakukan secara masif dan terstruktur.

"Kami melihat kondisi Sumber Agung saat ini butuh penanganan cepat. Sampah dan lumpur akibat air hujan sudah mulai menumpuk. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar aksi bersih-bersih ini bisa segera dilaksanakan," ujar Ang Juangjuang. Ahad (11/1/2026).

Sebagai inisiator, Ang Juangjuang sangat berharap rencana ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat maupun pemerintah.

Baginya, kelancaran program ini sangat bergantung pada sinergi dan bantuan yang diberikan agar tidak ada kendala teknis di lapangan.

"Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan. Kami ingin program revitalisasi ini berjalan lancar tanpa hambatan agar Sumber Agung bisa segera dimanfaatkan kembali dengan nyaman," tambahnya.

Rencana aksi KP3L ini jadi angin segar bagi warga Dusun Pakotan yang merindukan jernihnya air Sumber Agung.

Diharapkan dengan koordinasi yang baik, revitalisasi ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tapi juga jadi pemantik kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan area sumber air tersebut di masa mendatang. [k4y]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1