Lagu Pecundang
Pentigraf: Yant Kaiy
Jodoh,
Tuhan yang menentukan. Aku dan dia gagal menikah karena persoalan Pilkades
(Pemilihan Kepala Desa). Ayah menang atas bapaknya. Periode selanjutnya, Ayah
dikalahkan oleh dia. Sekarang aku yang bertarung dan dia yang terjungkal.
Kuberjanji dalam hati, pada Pilkades yang akan datang, kuingin menghentikan permusuhan ini. Kami menggiring massa, mengompori mereka sedemikian rupa untuk membenci kubu dia. Segala cara kami tempuh demi satu tujuan: Kemenangan.
Politik uang terbungkus bantuan sudah menjadi tradisi dalam pemilihan apa pun. Demi sepotong gengsi, apa pun dilakukan.[]
Pasongsongan, 25/11/2021
