Antologi Puisi “Suram Bertirai Gelap” (3)



Karya: Yant Kaiy

Pernah Kunikmati

tubuhmu langsing

paha mulus

betis ramping

wajah lumayan

hidung mancung

sinar matamu mengagumkan

bibirmu merekah

leher jenjang

rambut tergerai panjang

semua yang ada padamu tak mengecewakan

dan sudah pernah kunikmati, tapi

hanya satu yang masih belum

 

kau bilang aku pengecut

terserah kepadamu

karena itukah kau pergi dariku?

sungguh kutak sanggup melakukannya

lebih baik kita berpisah saja.

Pasongaongan, 14/01/96

 

Selimut Rindu tak Sampai

buat sufi

 

kerinduan yang kita ciptakan

telah menatalkan beragam kebimbangan

kau tak sempat menjawab dari keinginanku

lidahmu terlalu kaku menjabarkannya

tak semestinya memendam hasrat

sebab detik ini kita menyatu dalam hangat

pada api yang memanaskan kasmaran

bergejolak tak terpadamkan

 

dari kilat matamu aku sudah dapat membaca

kau tak perlu lagi mengingkarinya

biarkan kerinduan itu menggebu

lalu kenapa kau tiba-tiba memutuskannya

hanya karena orang tua tak merestui?

atau memang kau sendiri yang telah mencelakaiku

sekejam itukah?

tak kusanggka akan menjadi begini

terlalu cepat kau mengubah sikapmu.

Pasongsongan, 16/01/96

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung

Mitos Uang Bernomer 999

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya