Pertemuan Malam



Pentigraf: Yant Kaiy

 

Pada seminar tentang cinta lingkungan hidup, disalah sebuah kampus ternama di kota kecil, aku dipertemukan lagi dengan seorang penyaji materi muda yang sama. Ia cukup cerdas. Tampan. Meniscaya setiap melontarkan kalimat-kalimatnya. Dalam menyampaikan materi sangat tenang. Pendengar cepat mengerti karena kata-kata yang digunakan tidak rumit,

 

Usut punya usut, ia dan istrinya memiliki yayasan gerakan cinta lingkungan. Perkenalanku kian dekat karena sering menjadi pemateri seminar di beberapa kota. Acapkali juga makan bersama. Selera humornya lumayan bagus sehingga aku tak canggung di dekatnya.

 

Suatu ketika aku jatuh sakit sepulang dari seminar. Dia menuntunku menuju kamar hotel. Aku tiba-tiba tak berdaya. Lemas seluruh tubuh tatkala dia menciumku. Aku memeluknya seperti ketika aku memeluk anakku.[]

 

Pasongsongan, 17/4/2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik