Sisa Rindu



Pentigraf: Yant Kaiy

Dulu dia amat aku kagumi. Dia pernah menyelamatkan aku dari aib keluarga. Suatu kehormatan kalau dia mau menerima kehadiranku di ruang hatinya. Meski hal itu jauh api dari panggang.

Jauh hati memperkirakan kalau aku jatuh dari ketinggian impian akan hidup bersamanya kelak. Sampai satu harapan masa depan memisahkan jarak dan waktu. Teramat rumit kurangkum riwayat masa silam. Sebab penantianku terhampar luas di laut biru.

Saat-saat sebutir rindu meninggalkan khayalan, tiba-tiba dia datang menjemput cintaku.[]

Pasongsongan, 4/2/2021






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

Ijazah Jokowi Tak Kunjung Ditunjukkan, Cinta Rakyat Berubah Jadi Kekecewaan