Tembang Santet (Bagian VIII)

 


Cerpen: Yant Kaiy

Kalong-kalong berterbangan ke sana-ke mari, seolah memberikan sambutan terhadap seorang bekas napi. Kalong-kalong itu kadang hinggap di bawah dedaunan sebentar, lantas terbang kembali. Panorama alam di desa saya masih hijau, maklum pada saat ini memang telah memasuki musim penghujan.

Rumah-rumah di pinggir jalan masih juga seperti dulu, sebelum saya masuk penjara. Tapi di sana-sini ada juga perubahan-perubahan yang mengarah ke suatu pembangunan. Rupanya perkembangan jaman modern sudah mewarnai kondisi desa saat ini.

Angin barat melambai-lambaikan daun-daun di pinggir jalan, seolah juga menyambut datangnya seorang bekas napi. Tapi orang-orang yang saya kenal baik tak pernah memberikan sambutan seperti kalong-kalong atau lambaian dedaunan. Lebih menyakitkan, mereka umumnya memalingkan wajahnya. Apa saya dikira kucing yang tak tahu akan ikan milik orang? Atau yang lebih kejam, apa memang wajah ini telah berubah seperti harimau, sehingga mereka itu takut terhadap diri ini? Oh, nasib-nasib! Mengapa saya harus menjalani hidup seperti ini?!

Saya perlambat langkah kaki ini, karena saya yakin diri ini telah sampai di gubuk yang selama dua puluh tiga tahun saya tinggalkan. Keinginan segera bersua wajah yang dirindukan drastis sirna, pupus oleh berdirinya bangunan megah di hadapan saya. (Bersambung)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

SDN Prancak 2 Pasongsongan Gelar Istighosah Shonar Yalil untuk Tingkatkan Spiritual Siswa