Netralitas Instika dan Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk

Drs.H.Masyhuri,M.Pd.I (Foto: Yant Kaiy)


Apoymadura, Sumenep – Instika (Institut Ilmu Keislaman Annuqayah) yang satu atap dengan Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep Madura, merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam besar dan berkembang di Madura saat ini. Salah seorang pengasuh dari lembaga pendidikan ini maju  ke putaran Pilkada Sumenep 2020, yakni KH Ali Fikri Warits, S.Ag.,M.Pd.I sebagai Calon Wakil Bupati Sumenep berpasangan dengan Dr.Ir.H.RB.Fattah Jasin,M.S.

“Hingga detik ini masih belum ada arahan politik dari siapa pun, termasuk Kiai Ali Fikri sendiri agar kami harus mendukung beliau. Jadi intinya Instika dan Ponpes Annuqayah bebas dalam mendukung atau memilih siapa pun di Pilkada Sumenep nanti,” terang Dekan Fakultas Tarbiyah Instika, Drs.H.Masyhuri, M.Pd.I kepada apoymadura.com via telepon. Senin (16/11/2020).

Ia menambahkan, bahkan kepada alumni Annuqayah pun tak pernah ada pertemuan atau rapat tertentu yang menggiring mereka agar mendukung salah satu pasangan calon dalam Pilkada nanti. Semua itu bertujuan agar marwah Instika dan Ponpes Annuqayah tetap terjaga. (Yant Kaiy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung

Mitos Uang Bernomer 999

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya