Info buat Ibu Hamil: Makanlah untuk Dua Orang (Bagian II)
Artikel Keluarga: Yant Kaiy
Sebaliknya, jika pertambahan berat badan
selama hamil kurang, maka kebutuhan akan zat-zat gizi terutama zat kalori akan jauh lebih banyak. Di
samping zat tenaga yang tidak kalah pentingnya adalah protein yang berfungsi sebagai
zat pembangun.
Zat ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan janin.
Ibu-ibu hamil yang dalam makan sehari-harinya kurang mengkonsumsi sumber protein, akan melahirkan BBLR (kurang dari normal). Berat badan bayi normal paling rendah 2.500 gram
Makanan sumber protein terutama terdapat di dalam bahan makanan hewani, seperti daging, telur, susu, ikan dan sebagainya. Namun dapat pula diperoleh dari bahan-bahan nabati (tumbuh-tumbuhan), seperti kacang-kacangan dan hasil olahan (tahu, tempe). Garam dapur juga diperlukan lebih banyak pada masa kehamilan. Fungsi garam dapur ini, yakni di dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Garam dapur ini banyak terdapat sifat-sifat hewan akan pindah ke anak bila sang ibu yang hamil memakan daging hewan tersebut (Alan Berg, 1985).
Persepsi yang salah semacam ini sudah
sepantasnya dihindarkan demi memelihara kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Sebab
secara ilmiah, makanan yang dipantangkan tersebut tidak terbukti membahayakan
kandungan. Dalam keadaan mengandung, ibu perlu juga mengurangi kegiatan pekerjaan
fisiknya. Kegiatan fisik yang berlebihan seorang ibu yang mengandung akan dapat
berdampak negatif baik bagi diri ibu maupun bagi janin yang dikandungnya. Sebab ibu
yang demikian ini akan menjadi mengurangi pada zat makanan, seperti susu dan hasil olahannya, ikan teri, tahu dan
sebagainya. (Bersambung)

