Kerja Menumpuk Resah
Kerja Menumpuk Resah
Puisi: Yant Kaiy
tinggalkan kampong terpaksa
bawa setumpuk kembang keberhasilan
memang aku tak biasa merantau
wajar kerjaku berlumur gamang
tiap detak jantung
balutan hingar musik tak mampu
mengusik gumpalan-tusukan bayangan kampung
hingga kusering merenungkan nasib diri
entah sampai kapan.
Semarang, 1992
Publish: Koran Karya Darma (3/10/1992)

