Goda III
Goda III
Puisi: Yant Kaiy
acapkali kutak mengerti
kadang iba menguliti relung kalbu
hati terkikis, teriris
aku hampir tak sadarkan diri
memangsa padanganku ke tubuh
tanpa sehelai benang lagi
tapi… iman mengubah kemudi
hapus gelora hasrat kelelakianku
lenyap nafsu bejat
sesal sambut fajar menyingsing
kala lepas adzan subuh berkumandang
jauh kau di sana
dalam musafir liku hidup
juanglah, tegarlah pada segunung goda.
Pasongsongan, 1992
Publish: Koran Berita Yudha (4/10/1992)

