Bawalah Daku

 


Bawalah Daku

Puisi: Yant Kaiy

 

kemana kita akan pergi, katamu

sekuat tenaga kita

sekuat kemana kita melangkah, jawabku.

 

Pasongsongan, 1992

 

 

Publish: Koran Sinar Pagi (Minggu ke-3/6/1992)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Lapangan Kerja Lebih Dibutuhkan Rakyat daripada MBG Makan Gratis

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna