Catatan: Yant Kaiy Membantu seorang teman membuatkan soal-soal Bahasa Madura. Dia seorang guru yang mengajar di salah sebuah SDN di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Sesungguhnya soal-soal itu bagi orang dewasa cukup mudah. Yang susah adalah cara membacanya. Karena pelafalan tulisan jauh berbeda dengan bahasa Indonesia. Vokal pada nada bicara cukup kental. Tak jarang tulisan ‘bang’ dibaca ‘bheng’. Contoh: Pantai Lombang. Kalau orang madura yang mengucapkan menjadi Pantai Lombheng. Berikut soal-soal Bahasa Madura yang saya tulis. Sabtu (24/4/2021). Semoga menambah rasa cinta terhadap bahasa tempat dimana kita lahir dan besar. I. Pasange lang-kaleng (X) ka horop a,b,c , otaba d, e adha’na jawaban se benddher! Mandeng Alam Mandeng Alam Ngabiru ombudda alam Ka’-bungka’an padha bay-lembayan bunganah aba’ mandeng alam sabbar gulina angen ngalesser nyengkap ebbun e baja lagg...
Baca pajarna’ puisi e baba reya sampe’ ce’ ngartena ! Songenep Asre ampon kalonta ka saantero nusantara jugan ka manca nagara Songenep asre majambar ate kottha sejarah dadinggalan para rato molja dari jaman Adipati Aria Wiraraja kantos samangken teptep jejeh rajjeh… masyarakata tentrem ta' saleng antem abantal omba’ asapo’ angin alako berre’ apello koning tanto dadhi lalampan lako reng-oreng Polo Madura paleng temor Kottha Kerres minangka sebudan anyar jajuluga Kottha Songenep mangken senande'agi paanaban seni budaja se sanyatana tombu sekken saterrosa paggun ejaga sareng para seppo tor ngoda. ...
PASONGSONGAN -- Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3 dipercaya jadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kejahatan Berbasis Gender Online (KGBO) dan Parenting Digital yang digelar di SDN Pasongsongan 1 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti puluhan wali murid dan berlangsung penuh antusias. Dengan penampilan khas mengenakan blangkon ikoniknya, Agus Sugianto menyampaikan materi tentang ancaman kejahatan digital terhadap anak-anak usia sekolah dasar serta pentingnya pola asuh yang adaptif di era teknologi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan serius apabila penggunaan media digital tidak diawasi dengan baik. “Anak-anak sekarang sangat dekat dengan gadget dan media sosial. Karena itu, orang tua harus memahami potensi ancaman digital seperti perundungan online, penipuan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi yang bisa...