PAMEKASAN – Para murid kelas VI bersama dewan guru SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, melaksanakan kegiatan wisata religi ke Asta Batu Ampar yang terletak di Desa Pangbatok, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian lepas-pisah murid kelas VI. Wisata religi ini bertujuan menambah wawasan keagamaan, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta mengenalkan sejarah penyebaran Islam di Pulau Madura kepada para siswa. Asta Batu Ampar dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi utama di Jawa Timur. Kompleks pemakaman keramat atau yang oleh masyarakat Madura disebut Buju’ ini jadi tempat berziarah bagi masyarakat dari berbagai daerah. Karena di dalamnya dimakamkan sejumlah tokoh dan ulama besar yang berjasa dalam menyebarkan agama Islam di Madura. Rombongan SDN Padangdangan 1 tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan ziarah. Selain berdoa bersama, para siswa ju...
Catatan: Yant Kaiy Pada Sabtu (24/4/2021) salah seorang teman guru honorer datang ke rumah. Ia meminta dibuatkan soal-soal Bahasa Madura untuk SDN tempatnya mengajar. Walau saya sendiri menolaknya, ia tetap setengah memaksa. Kenapa saya menolak? Karena mengetik tulisan bahasa Madura cukup sulit. Cara bacanya tidak sama dengan tulisan. Apalagi saya tidak terbiasa menulis bahasa Madura. Contoh: Tulisan agandhu’ dibaca agendhu’. Tulisan padha dibaca padhe. Dan masih banyak kata-kata yang cara melafalkannya berbeda dengan tulisan yang ada. Berikut soal-soal pelajaran Mulok (muatan Lokal), yakni mata pelajaran Bahasa Madura. I. Pasange lang-kaleng (X) ka horop a,b,c , otaba d, e adha’na jawaban se benddher! 1. Bungkana ngalarbat nalar kakaju laen. Dhaunna para’ padha’a ban sere. Mon abuwa apendha’an ban akorosan dhari garigi’. Rassana abak peddhes. Jariya seenyamai… ...
Catata: Yant Kaiy Istri saya menjadi seorang guru honorer di salah sebuah SD Negeri di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Ia memegang kelas V yang muridnya tidak lebih dari 20 orang. Dan masing-masing guru kelas di SD Negeri tersebut diberi tugas membuat soa-soal Bahasa Madura. Karena istri saya sibuk dengan pekerjaan rumah tangga, saya mengambil alih tugas sekolahnya. Tapi karena mengetik soal-soal pelajaran Bahasa Madura berbeda dengan bahasa nasional, otomatis waktunya lebih lama, terkendala masalah ejaan. Semoga tulisan ini menambah kecintaan kita terhadap bahasa keseharian kita, yakni bahasa lokal. I. Pasange lang-kaleng (X) ka horop a,b,c ,otaba d, e adha’na jawaban se benddher! 1. Bacaan se nerrangagi otaba agambaragi settong barang kennengan otaba kabadha’an, enyamae bacaan… a. Konotatif ...