Operasi Putus Jari dengan Lintah (Bagian IV (Habis))


Artikel Kesehatan: Yant Kaiy

Seorang anggota tim bedah dan sebagai asisten profesor di Sekolah Kedokteran Universitas Negeri Wayne mengungkapkan, pada mulanya pasien jijik dengan cara pengobatan ini, namun ketika menyadari barulah mereka mengerti.

Yang Tong dari Institut Biologi Wuhan menghubungkan keberhasilan tersebut dengan hirudin. Dia menerangkan, ketika lintah menghisap darah kemudian lintah tersebut mengeluarkan air liur yang mengeluarkan hirudin. Zat ini berfungsi tidak saja membersihkan kemacetan darah, namun juga mengembangkan pembuluh darah.

Dr. Yang juga mengatakan, semua fungsi lintah sangat penting sebagai bertahan hidupnya jari-jemari yang disambung kembali dan sebagai pemindahan tutup kulit. Pada umumnya, di Inggris lintah-lintah digunakan membantu mengobati suatu penyakit yang biasa menyerang petinju dan pemain rugby yang disebut dengan penyakit telinga blumkol.

Pada penyakit tersebut, telinga membengkak atau pun menjadi sakit akibat terpukul benda keras, sehingga menimbulkan pendarahan pada telinga luar.[]

Diolah dari berbagai sumber

Publish: Koran Jaya Karta (4/10/1991)

Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Dari Pasongsongan ke Jember: Refleksi 33 Tahun Perjalanan Hidup Syamsul Arifin