Luka
Pentigraf: Yant Kaiy
Sangat dalam aku mencintainya. Aku bahkan sudah termasuk
bagian keluarga Tonah, walau aku dengannya masih sebatas sepasang kekasih yang
saling mencintai. Kedua orang tua Tonah sudah menganggap aku sebagai anak
sendiri. Mereka cukup perhatian pada sisi hidupku dan keluargaku. Tak ada kesan
sebutir sandiwara yang kutemukan. Sikapnya cerminan kenyataan hati yang
sesungguhnya.
Namun setetes kesalahan sepele, mereka lalu menghapus segala
kebaikanku. Pengorbananku. Kesalahan itu karena aku datang tak tepat waktu pada
pesta ulang tahunnya. Kadoku yang biasa-biasa saja juga disebut sebagai titik
persoalan.
Aku sebenarnya tidak terima akan keputusan keluarga Tonah.
Namun apa untungnya aku mengemis cinta Tonah.
Pasongsongan, 12/3/2020
