Hujan Kematian

Pentigraf: Yant Kaiy
Hujan terus mengguyur perkampungan kami yang indah. Perkampungan yang dulu menjadi tempat mahasiswa bisa belajar mengenal tanaman langka. Perkampungan ini menjadi rujukan untuk kampung lain karena kampung kami memiliki tanah unik yang tidak dimiliki oleh daerah lain di bumi nusantara. Menurut para ahli, dibawah perkampungan kami ada gas yang membuat tanahnya berwarna hijau. Jenis tanah ini membikin orang-orang yang tinggal di atasnya akan berumur panjang.

Sejarah perkampungan kami lenyap dalam satu malam. Hujan selama satu pekan tanpa henti menyebabkan sungai meluap. Bencana banjir menghancurkan semua bentuk keindahan alam. Kami kini harus mengungsi.

Aku beruntung bisa selamat. Tapi semua keluargaku hilang tak tahu rimbanya, terseret banjir.

Pasongsongan, 21/3/2020


LihatTutupKomentar