Trauma Cinta

apoymadura,yant-kaiy/artis india Zaira Wasim

Pentigraf: Yant Kaiy

Sudah tujuh bulan lebih tiba-tiba aku trauma untuk bercinta sejak putus dari Andri. Terlalu sakit hati ini diputus begitu saja. Padahal aku telah mengorbankan keperawanan kepadanya demi cinta. Kujuluki dia sebagai playboy cap kodok. Ia ternyata lebih memilih Via yang lebih kaya dariku. Tapi soal kecantikan wajah, ia lebih cantik aku. Di SMA aku juga lebih pintar darinya karena aku selalu masuk di rangking tiga besar.

Tujuh tahun kemudian kami bertemu di Puskesmas tempatku bekerja sebagai dokter. Andri membawa Via karena mau melahirkan anak pertamanya. Walau di hati ada dendam, namun aku harus profesional dalam bertugas. Via melahirkan bayi perempuan dengan selamat. Mereka sama-sama bahagia. Sebelum sempat mengucapkan terima kasih setelah kutangani persalinannya, aku segera berlalu dari mereka.

Aku sudah tidak punya perasaan cinta terhadap Andri. Haruskah aku selamanya berada di bawah bayang-bayang kebencian terhadapnya dengan tidak mempedulikan lagi pria yang berlomba-lomba menghampiri menawarkan bunga cintanya? Nuraniku selalu berkata begitu. Entah sampai kapan hujan trauma akan berhenti. Yang pasti hanya Tuhan yang tahu.


Pasongsongan, 24/2/2020

Postingan populer dari blog ini

Siswa SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Berhasil Tembus Semifinal Olimpiade PAI Jatim 2026

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Klinik Ar-Rahman Pasongsongan Sumenep: Pelayanan Prima yang Memuaskan Warga