Keping Cinta yang Indah
Pentigraf: Yant Kaiy
Beruntung aku mendapatkan cinta Debur. Ada beberapa lelaki
menawarkan cinta dan beberapa iming-iming lain, tapi hanya Debur yang menyentuh
hati paling dalam. Dia tidak menyerah menghadapi persaingan ketat. Aku luluh
setelah dia kuketahui mencintaiku apa adanya. Tak pernah berdusta dan disiplin
waktu. Penyabar dan penuh pengertian. Nuraniku yakin kalau hidup bersamanya
akan damai rumah tanggaku. Feelingku ternyata benar.
Tapi perjalanan cinta Ibu justru sebaliknya. Setelah Ibu
bercerai sama Ayah, ia menikah dengan pria dua kali. Keduanya kandas
berkeping-keping. Pertengkaran demi pertengkaran selalu terjadi. Urusan yang
sepele menjadi besar. Akhirnya Ibu kumpul bersama kami.
Permasalahan di rumah tangga kami menjadi membuncah, setelah
kuketahui kalau Ibu diam-diam mencintai suamiku. Aku pura-pura menolaknya
ketika Debur mengajak pindah kontrakan. Ia tak mau menjelaskan kalau Ibu
seringkali merayunya. Bahkan pernah mengajaknya bersetubuh.
Astagfirullahhaladzim.
Pasongsongan, 25/2/2020