Bunga Mekar Musim Kemarau

apoymadura.yant-kaiy/artis India Jennifer Winget


Pentigraf: Yant Kaiy

Dulu, sebenarnya aku tidak mencintainya. Karena terpaksa aku mau menikah dengannya. Dia lelaki bodoh tapi setia. Dia tidak tampan tapi penuh perhatian terhadap aku dan kedua anak hasil perkawinanku dengan suami lain. Penampilan Toha terkesan sangat sederhana kalau tidak mau dibilang kampungan. Sebagai sopir angkutan umum penghasilan kami pas-pasan. Berbeda dengan suamiku dulu, seorang pengacara punya reputasi baik dengan pendapatan lumayan besar sehingga rumah tangga kami sejahtera.

Tapi sayang, suamiku dulu suka main tangan. Berulangkali pipi ini menjadi sasaran kemarahannya. Aku pun tak tahan hidup serumah dengan lelaki harimau. Kami pun bercerai. Lantas Toha datang. Pria perjaka itu kepincut padaku.

Tidak ada pilihan lain, kendati cinta masih tertinggal padanya, aku mau saja dinikahi Toha. Ia tulus mencintai kami apa adanya. Dia mau mengerti kami, tapi entah sampai kapan aku bisa mencintainya sepenuh hati?...


Pasongsongan, 24/2/2020

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Observasi Karakter Pancasila di SDN Padangdangan 2

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Siap Berlaga di Olimpiade PAI Jawa Timur