Selasa, 10 Desember 2024

Bakti Sosial Therapy Banyu Urip, Ajang Silaturahmi dan Kemanusiaan


apoymadura.com - Sekelompok relawan dipimpin Bunda Rewin bersama rekan-rekannya menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat. Rabu (11/12/2024). 

Mereka menggelar kegiatan bakti sosial di daerah Playen, Gunungkidul, Yogyakarta. 

"Kegiatan ini berupa pengobatan gratis, tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tapi juga bertujuan mempererat silaturahmi," terang Bunda Rewin. 

Bakti sosial ini berlangsung meriah, penuh antusiasme dari warga sekitar. 

Masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis, khususnya mereka yang membutuhkan. 

Selain itu, suasana kehangatan dan kekeluargaan terasa begitu kental selama acara berlangsung.

MS Arifin, pemilik Therapy Banyu Urip, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Bunda Rewin dan timnya. 

Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya membawa manfaat kesehatan, tapi juga membangun solidaritas terhadap sesama. 

"Saya bangga dengan apa yang dilakukan teman-teman. Ini adalah wujud nyata dari kepedulian kepada masyarakat," ujar MS Arifin.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan pengobatan, tapi juga jadi momen mempererat hubungan antarwarga. 

MS Arifin menegaskan bahwa acara ini adalah bagian dari misi kemanusiaan. 

"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa jadi inspirasi bagi banyak orang untuk saling membantu," harap MS Arifin. 

Semoga kegiatan serupa terus digalakkan, membawa manfaat bagi masyarakat dan menginspirasi generasi berikutnya. [Surya]

Rapat Sosialisasi Persiapan Seleksi Kompetensi CPPPK 2024 Tahap II

Pppk kabupaten Sumenep
Calon peserta PPPK mengikuti rapat sosialisasi. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Sebuah ikhtiar guna memberi pemahaman terhadap calon peserta seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maka digelarlah sosialisasi. 

Kegiatan sosialisasi itu digelar di SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Selasa (10/12/2024). 

Acara ini diprakarsai Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, yang berperan sebagai penggagas dan pemandu diskusi.

Agus Sugianto menekankan pentingnya kolaborasi dan berbagi informasi diantara para calon PPPK. 

“Sebagai calon PPPK, kita harus saling update informasi. Jika ada info baru, sebarkan kepada teman lainnya," pinta Agus Sugianto dalam sambutannya. 

Menurutnya, tujuan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang proses seleksi kompetensi. 

"Kita harus membangun komunikasi efektif antar calon PPPK di wilayah Pasongsongan," ucapnya. 

Dengan saling mendukung, peluang untuk berhasil dalam seleksi ini akan semakin besar. 

"Tetap semangat, terus belajar, dan jangan lupa berbagi informasi,” pesan Agus Sugianto.

Sesi selanjutnya Ahmad Buhari dan Imanur Maulid Efendi yang menjelaskan tentang teknis tahapan seleksi CPPPK 2024 tahap II. 

Sementara tingkat kehadiran peserta pagi itu cukup bagus. [Surya]

Sosialisasi Persiapan Seleksi Kompetensi CPPPK 2024 Tahap II di SDN Pasongsongan 1 Sumenep

Agus sugianto, kepala sdn panaongan 3 Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Dari kiri: Agus Sugianto, Ahmad Buhari, dan Imanur Maulid Efendi. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dalam rangka persiapan para Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) menghadapi Seleksi Kompetensi Tahap II tahun 2024, sebuah sosialisasi penting diadakan di SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Selasa (10/12/2024). 

Acara ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh peserta se-Kecamatan Pasongsongan. 

Acara yang diprakarsai Agus Sugianto ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tahapan seleksi. 

Dengan harapan, para peserta bisa lebih siap menghadapi ujian yang menjadi penentu karier mereka.

Ahmad Buhari dan Imanur Maulid Efendi hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini. 

Keduanya membawakan materi yang komprehensif dan relevan, mulai dari tata cara pendaftaran ulang hingga tips mengelola waktu selama ujian. 

Ahmad Buhari menekankan pentingnya kesiapan mental dan penguasaan materi yang memadai. 

Sementara itu, Imanur Maulid Efendi lebih banyak membahas strategi praktis yang dapat membantu peserta dalam menjawab soal.

“Seleksi CPPPK bukan hanya soal pengetahuan, tapi juga tentang bagaimana kita bisa mengelola waktu dan menjawab soal secara cermat,” terang Ahmad Buhari.

Sedangkan Agus Sugianto selaku pemrakarsa acara ini menyampaikan rasa terima kasih pada semua hadirin. 

"Saya berharap sosialisasi ini mampu memberikan manfaat besar bagi para calon peserta," ucap Agus Sugianto. 

Peserta sosialisasi pun terlihat antusias selama kegiatan berlangsung. 

Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan pemateri terkait tantangan yang sering dihadapi selama seleksi. 

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan peserta CPPPK 2024 Tahap II yang berada di Kecamatan Pasongsongan bisa lebih percaya diri. [Surya]

Sabtu, 07 Desember 2024

Sabers adalah Program Unggulan SDN Panaongan 3 Pasongsongan

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Siswa-siswi SDN Panaongan 3 kompak memungut sampah. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Sabers (Sabtu Bersih Sampah) merupakan salah satu program unggulan SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (7/11/2024). 

Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Sabers, menanamkan kebiasaan kepada para murid untuk hidup bersih dan sehat sejak dini,' terang Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3.

Program Sabers diadakan setiap hari Sabtu dan melibatkan seluruh siswa, guru, serta staf sekolah. 

Dalam pelaksanaannya, para siswa diajak untuk membersihkan lingkungan sekolah, termasuk ruang kelas, halaman, dan area sekitarnya. 

Kegiatan ini mendidik siswa untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka belajar dan bermain.

"Kami ingin peserta didik tidak hanya peduli terhadap kebersihan lingkungan sekolah, tapi juga mampu membawa kebiasaan ini ke rumah dan masyarakat," harap Agus Sugianto. 

Dengan begitu, kesadaran akan kebersihan lingkungan akan jadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. 

Selain membersihkan lingkungan, program Sabers juga dilengkapi dengan edukasi lingkungan, seperti pengelolaan sampah, serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

"Selanjutnya siswa tidak hanya membersihkan sampah, tapi juga memahami dampak positif dari perilaku ramah lingkungan," ujarnya. 

Melalui Sabers, tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tapi juga menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan. [Surya]

Gerakan Sadar Promosi Bunda Rewin Mendapat Apresiasi dari Komunitas Terapi Banyu Urip

Therapy ramuan banyu urip international
Bunda Rewin bersama para costumer. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Bunda Rewin, pakar kecantikan dan kesehatan alami, telah mendapatkan apresiasi tinggi dari para rekan terapis yang tergabung dalam Komunitas Terapi Banyu Urip di bawah pimpinan MS Arifin. Sabtu (7/12/2024). 

Berkat dedikasinya dalam mempromosikan Ramuan Banyu Urip, Bunda Rewin menjadi sosok inspiratif. 

Tidak pernah kenal lelah dalam mempromosikan manfaat ramuan ini kepada masyarakat luas.

Kendati Bunda Rewin tergolong masih baru bergabung dengan Komunitas Terapi Banyu Urip. 

Sebagai pemilik Griya Sehat Alami Holistik, Bunda Rewin memiliki misi mulia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan holistik. 

"Dalam tiap kesempatan, baik lewat acara formal atau pertemuan santai, saya selalu menyampaikan manfaat Ramuan Banyu Urip," ucapnya. 

Bunda Rewin menjelaskan, bahwa ramuan ini dikenal sebagai produk kesehatan berbasis herbal yang mendukung penyembuhan alami.

"Dengan menggunakan Ramuan Banyu Urip peningkatan kualitas hidup akan lebih baik," tegasnya. 

Tidak hanya dikenal sebagai seorang wiraswasta sukses, Bunda Rewin juga dihormati karena pendekatannya yang penuh kehangatan dan empati. 

"Bunda Rewin selalu memberikan energi positif," nilai MS Arifin, owner Ramuan Banyu Urip. 

MS Arifin juga memberikan pujian kepada Bunda Rewin atas konsistensinya dalam mendukung gerakan kembali ke pengobatan herbal. 

"Promosi yang dilakukan Bunda Rewin bukan hanya soal pemasaran, tapi juga soal edukasi. Ia telah membantu banyak orang memahami pentingnya kesehatan alami," kata MS Arifin.

Keberhasilan gerakan ini tidak terlepas dari strategi dan dedikasi Bunda Rewin yang selalu memprioritaskan kebutuhan masyarakat. 

Sebagai pakar kecantikan dan kesehatan alami, ia mengedepankan pendekatan holistik yang tidak hanya memperhatikan kesehatan fisik, tetapi juga keseimbangan emosi dan spiritual.

Bunda Rewin percaya bahwa kesehatan yang sejati dimulai dari kesadaran diri untuk menjaga tubuh secara alami. 

Dengan semangat yang tak pernah padam, ia berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari Ramuan Banyu Urip.

Lewat dedikasi dan kerja kerasnya, Bunda Rewin telah membuktikan bahwa gerakan sadar promosi yang dilakukan dengan niat tulus dan konsisten dapat memberikan dampak besar.

Tidak hanya bagi produk yang dipromosikan tetapi juga bagi masyarakat yang merasakan manfaatnya. [Surya]

Jumat, 06 Desember 2024

Mengenal Program Unggulan Bidik Pediyah SDN Panaongan 3 Pasongsongan

Sdn panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Dari kiri: Abu Siri, ketiga siswa SDN Panaongan 3, Agus Sugianto (Kepala SDN Panaongan 3). [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan para siswa melalui program unggulan Bidik Pediyah (Bimbingan Akademik Pendidikan Diniyah). Sabtu (7/12/2024). 

Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendidikan formal dengan nilai-nilai keagamaan, memberikan nilai lebih kepada para muridnya.

Abu Siri, salah satu pembimbing program, menyampaikan pentingnya Bidik Pediyah sebagai sarana untuk mempertajam daya nalar siswa. 

“Program ini membantu siswa tidak hanya memahami materi akademik, tapi juga memperkuat pendidikan diniyah mereka,” ujar Abu Siri. 

Selain itu, Abdul Wasik, pembimbing lainnya, turut mendukung pelaksanaan program ini dengan memberikan bimbingan intensif.

"Program ini dirancang agar selaras dengan rutinitas siswa," terang Abdul Wasik. 

Pada sore hari, semua peserta didik mengikuti sekolah diniyah, sementara malam harinya mereka belajar mengaji di langgar. 

Dengan pola pendidikan seperti ini, diharapkan siswa tidak hanya unggul secara akademik tapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat.

Pelaksanaan Bidik Pediyah di SDN Panaongan 3 mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa yang merasa program ini bisa membantu anak-anak mereka lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. 

Dengan integrasi pendidikan akademik dan keagamaan, SDN Panaongan 3 terus berupaya menjadi pelopor pendidikan berbasis karakter.

"Lewat program unggulan ini, sekolah kami tidak hanya mendidik secara intelektual, tapi juga mendidik moralitas," imbuh Abdul Wasik. 

Hasil program Bidik Pediyah SDN Panaongan 3, beberapa bulan lalu meloloskan tiga muridnya ke ajang Isco Pediyah Kabupaten Sumenep. 

Semoga inisiatif ini bisa jadi inspirasi bagi sekolah lain di Kecamatan Pasongsongan dan sekitarnya. [Surya]

Jalan-Jalan Sehat Bertema Cinta Lingkungan SDN Padangdangan 2 Pasongsongan

Sdn Padangdangan 2 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Peserta didik dan tenaga pengajar SDN Padangdangan 2. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, kembali menggelar kegiatan Jalan-Jalan Sehat (JJS). Sabtu (7/12/2024). 

Acara ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan staf sekolah. 

Madun, S.Pd., selaku kepala sekolah, menjelaskan bahwa JJS kali ini mengusung tema Cinta Lingkungan Hidup.

“Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga dan mencintai lingkungan hidup kepada para siswa," terangnya. 

Selain berolahraga, mereka juga diajak untuk memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. 

Uniknya, dalam JJS kali ini, tidak ada hadiah yang biasanya menjadi daya tarik dalam acara serupa. 

Sebagai gantinya, setiap peserta didik diminta membawa bekal makanan dari rumah. 

Setelah perjalanan sehat, mereka berkumpul di area Balai Desa Padangdangan untuk makan bersama.

"Makan bareng jadi momen kebersamaan, mempererat hubungan antar anak didik dan guru," imbuh Madun. 

Selain itu, konsep ini juga mendukung pola hidup sehat dan ramah lingkungan, dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar. 

Dengan adanya JJS bertema cinta lingkungan ini, SDN Padangdangan 2 berharap dapat membentuk generasi yang lebih peduli terhadap alam dan lingkungan di sekitarnya. [Surya]

Program Guru Tamu SDN Panaongan 3 Hadirkan Pinkan dari Puskesmas Pasongsongan

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, meluncurkan program inspiratif bernama Program Guru Tamu (Progut). Kamis (5/12/2024). 

Tujuan umum Progut untuk memberikan wawasan dan pengalaman baru kepada para murid. 

Dalam Progut ini menghadirkan para profesional dari berbagai bidang untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi dengan para murid.

Pada edisi perdana Progut, sekolah menghadirkan Pinkan, seorang tenaga kesehatan dari Puskesmas Pasongsongan. 

Wanita elegan dan penuh wibawa ini berhasil memikat perhatian siswa dengan penjelasannya yang menarik dan mudah dipahami.

Sesi pertama, Pinkan menjelaskan tugas pokok dan fungsi seorang tenaga kesehatan. 

Ia memaparkan peran penting profesinya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Mulai dari memberikan penyuluhan, merawat pasien, hingga jadi bagian penting dalam pencegahan dan penanganan wabah penyakit.

"Melayani dan mengobati orang sakit, apalagi bisa sembuh merupakan perbuatan mulia," ucap Pinkan. 

Selain menjelaskan pekerjaannya, Pinkan juga berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan pendidikannya. 

Ia menceritakan lika-liku pendidikannya hingga bisa menduduki posisi di Puskesmas Pasongsongan. 

"Belajar tanpa kenal lelah adalah modal awal meraih cita-cita. Jangan kita malas untuk banyak membaca!" saran Pinkan. 

Kisahnya memberikan motivasi kepada para siswa untuk tidak mudah menyerah dan terus berjuang mencapai cita-cita. [Surya]

Kamis, 05 Desember 2024

Perbedaan Cocofiber dan Cocopeat Romben Barat

Desa romben barat kecamatan dungkek kabupaten Sumenep
Produk olahan masyarakat Dungkek Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Produk olahan kelapa telah jadi bahan yang amat bermanfaat di berbagai industri, termasuk pertanian, konstruksi, dan kerajinan. Jumat (6/12/2024). 

Dua produk yang sering dibandingkan adalah cocofiber dan cocopeat. 

Meski berasal dari bahan dasar yang sama, yaitu sabut kelapa, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam tekstur, fungsi, dan penggunaannya

Dalam upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, meluncurkan dua produk unggulan berbasis kelapa: Cocofiber dan Cocopeat. 

Produk-produk ini merupakan hasil produksi mitra kerja setempat yang tergabung dalam program Kosabangsa, sebuah kolaborasi inovatif antara tim pelaksana STKIP PGRI Sumenep dan tim pendamping dari Universitas Trunojoyo Madura.

Cocofiber dan cocopeat dihasilkan melalui pemanfaatan limbah kelapa, memberikan nilai tambah bagi produk lokal sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan. 

Cocofiber, serat sabut kelapa, digunakan untuk kebutuhan industri seperti kasur, jok kendaraan, dan geotekstil. 

Sementara itu, Cocopeat, serbuk kelapa, menjadi media tanam organik yang populer di kalangan petani dan penghobi tanaman hias.

Kedua produk ini kini ditawarkan dengan harga terjangkau, hanya Rp 5.000 per unit, menjadikannya solusi ramah kantong bagi berbagai kebutuhan industri maupun pertanian.

Program Kosabangsa diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas pasar untuk produk-produk berbasis kelapa. 

"Kami ingin produk Desa Romben Barat ini tidak hanya dikenal lokal, tapi juga mampu bersaing di pasar nasional dan internasional," ujar salah satu perwakilan tim pelaksana.

Langkah ini jadi bukti nyata bahwa sinergi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan inovasi dapat menghasilkan dampak positif bagi perkembangan ekonomi daerah.

Bagi Anda yang tertarik dengan produk cocofiber dan cocopeat, dapat menghubungi pihak mitra kerja di Desa Romben Barat. [Surya]

Apa itu Bulan Imunisasi Anak Sekolah

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan program rutin yang dilaksanakan Puskesmas di seluruh kecamatan di Indonesia. Kamis (5/12/2024). 

Program ini bertujuan melindungi siswa sekolah dasar dari penyakit yang bisa dicegah dengan vaksin. 

Sasaran BIAS adalah siswa kelas 1, 2, dan 5 di seluruh sekolah, baik negeri atau swasta.

Kegiatan BIAS juga dilaksanakan di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. 

Tenaga kesehatan Puskesmas Pasongsongan, Dian Murti Ningrum menjelaskan bahwa imunisasi difokuskan pada pemberian vaksin difteri. 

"Program ini amat penting untuk melindungi kesehatan anak di usia sekolah, mengingat difteri dan tetanus merupakan penyakit berbahaya, makanya wajib dicegah," ungkap Dian Murti Ningrum. 

Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto menyambut baik kegiatan BIAS tersebut. 

"Dengan adanya imunisasi, tubuh para murid akan memiliki daya tahan lebih baik terhadap serangan penyakit," ucap Agus Sugianto. 

Pelaksanaan BIAS berlangsung lancar dan tertib, kendati ada beberapa murid yang menangis.

Semoga program BIAS terus berjalan dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak Indonesia. [Surya]

Rabu, 04 Desember 2024

Apa itu Program Guru Tamu SDN Panaongan 3 Pasongsongan

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep

apoymadura.com - SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, meluncurkan sebuah program inovatif bernama Program Guru Tamu (Progut). 

Program ini bertujuan untuk memperluas cakrawala berpikir para muridnya dengan menghadirkan  tokoh profesional, masyarakat, dan figur sukses lainnya sebagai narasumber.

Menurut Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, Progut diinisiasi untuk memberikan inspirasi kepada peserta didik tentang beragam profesi yang ada di sekitar mereka. Kamis (5/12/2024). 

"Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap profesi memiliki peran dan tanggung jawab tertentu," terang Agus Sugianto. 

Dengan menghadirkan narasumber langsung, berharap para muridnya bisa belajar langsung dari pengalaman nyata mereka. 

Dalam edisi perdana, Progut menghadirkan Pinkan dari Puskesmas Pasongsongan sebagai pembicara. 

Pinkan merupakan seorang tenaga kesehatan, membagikan pengetahuan tentang profesinya, termasuk tugas pokok dan fungsi seorang tenaga medis dalam pelayanan masyarakat. 

Dengan gaya penyampaian yang menarik, ia berhasil memikat perhatian para siswa sekaligus menginspirasi mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan. 

Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. 

Ancaman penyakit demam berdarah, muntaber dan penyakit lainnya selalu mengintai. [Surya]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...