Senin, 16 September 2024

Sukses Pelaksanaan ISCO MIPA 2024 Jenjang SD Kecamatan Pasongsongan karena Kepemimpinan Agus Sugianto

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep
Agus Sugianto (kiri) pose bersama peserta ISCO MIPA 2024 jenjang SD Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pelaksanaan ISCO (Intelligent Student Competition) MIPA 2024 jenjang SD Kecamatan Pasongsongan baru-baru ini sukses digelar. Hal itu tak lepas dari peran Agus Sugianto,S.Pd sebagai ketua panitia pelaksana. 

Saat ini ia menjabat sebagai Kepala SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura. 

Sudah lama Agus Sugianto dikenal sebagai figur yang selalu dipercaya untuk memimpin berbagai kompetisi sekolah, terutama yang berkaitan dengan kecerdasan akademis maupun seni.

Keberhasilan ISCO MIPA tahun ini menjadi bukti nyata dari dedikasinya di dunia pendidikan.

Menurutnya, kunci sukses setiap kegiatan yang ia pimpin terletak pada kemampuannya untuk mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan dari pelaksanaan lomba sebelumnya. 

“Setiap kali menjadi ketua panitia, saya selalu mencatat setiap kendala dan kekurangan yang muncul. Itu menjadi catatan penting untuk perbaikan di masa mendatang, sehingga pelaksanaan selanjutnya dapat berjalan lebih baik,” ujar Agus Sugianto via sambungan telepon. 

Kualitas kepemimpinan dan kecermatannya dalam mempersiapkan segala hal membuat Agus Sugianto tak hanya dipercaya memimpin kompetisi akademis, tapi juga berbagai kegiatan seni. Seperti yang terlihat dari perannya sebagai Ketua Panitia Bidang Seni dalam rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI di kecamatan tersebut. 

Pengalamannya di berbagai bidang membuatnya dianggap sebagai ‘otak’ di balik suksesnya setiap kegiatan sekolah yang melibatkan siswa dan masyarakat umum.

Tidak heran jika Agus Sugianto dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan yang berpengaruh di Kecamatan Pasongsongan. 

Selain itu, statusnya sebagai Guru Penggerak semakin memperkuat reputasinya sebagai sosok yang visioner dalam memajukan pendidikan di tingkat sekolah dasar. 

Program Guru Penggerak yang diikuti Agus memberikan dampak positif pada cara ia memimpin dan mengelola berbagai kegiatan, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah yang ia pimpin. [Surya]


Minggu, 15 September 2024

Renungan Maulid Nabi 2024: Klaim Sepihak atas Nabi Muhammad SAW

Maulid nabi muhammad saw

apoymadura.com - Dalam beberapa catatan sejarah, bahkan kaum muslim banyak yang tahu, bahwa Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. 

Sebagai nabi terakhir, beliau diutus tidak hanya untuk satu golongan, tetapi untuk seluruh umat manusia. 

Namun, medio 2024 ada beberapa kalangan yang mengklaim sepihak, seolah-olah mereka adalah pihak paling berhak dan yang akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW secara eksklusif. 

Tentu klaim-klaim semacam ini acapkali membawa perpecahan di antara umat dan menimbulkan persepsi yang sempit tentang peran Rasulullah SAW.

Universalitas Nabi Muhammad SAW dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman begini:

"Dan Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya: 107).

Ayat ini menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus bukan hanya untuk satu kaum, golongan, atau bangsa tertentu, melainkan untuk seluruh umat manusia di atas muka bumi. 

Syafaat beliau tidak terikat oleh sebuah identitas etnis, kebangsaan, atau mazhab, melainkan terbuka bagi siapa saja yang mengikuti ajaran Islam dan berusaha meneladani akhlak mulia beliau.

Sayangnya, ada beberapa kelompok yang mengklaim bahwa mereka adalah pihak yang paling layak dan paling berhak menerima syafaat Nabi Muhammad SAW. 

Klaim seperti ini, selain tidak didukung oleh dalil yang kuat, juga berisiko memecah belah umat. 

Perpecahan semacam ini berlawanan dengan misi Nabi SAW, yang selalu mengajarkan persatuan dan kesatuan umat Islam.

Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya menekankan pentingnya persaudaraan sesama Muslim. 

Beliau bersabda: "Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal kasih sayang, cinta, dan keakraban di antara mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila satu bagian tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan sakit yang sama." (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadits ini, jelas bahwa Nabi Muhammad SAW ingin membangun masyarakat yang saling peduli dan menghormati, bukan masyarakat yang merasa superior dan memandang rendah kelompok lain. [Surya]

Siswa SDN Prancak 3 Berhasil Lolos Seleksi ISCO MIPA 2024 Tingkat Kecamatan

Sdn prancak 3 kecamatan Pasongsongan
Miftahul Ulum AS (tengah) diapit oleh beberapa peserta didiknya. [Foto; Surya]

apoymadura.com - Kembali prestasi gemilang ditorehkan oleh salah satu siswa SDN Prancak 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dalam ISCO MIPA jenjang SD. Senin (16/9/2024). 

Adalah Liyana Nurin Najwa, siswa SDN Prancak 3, berhasil lolos dalam seleksi ISCO MIPA 2024 tingkat kecamatan, dan siap melenggang ke kompetisi tingkat kabupaten yang akan diselenggarakan pada 18 September mendatang.

Kepala SDN Prancak 3, Miftahul Ulum AS, M.Pd, mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi yang diraih oleh Nurin panggilannya. Kendati sekolahnya berada di pelosok desa, tak menyurutkan semangat peserta didiknya untuk terus berkiprah. 

"Amazing! Saya sangat bangga, salah satu siswa kami berhasil berprestasi dalam bidang MIPA. Ini menunjukkan bahwa dengan usaha dan bimbingan yang tepat, setiap siswa memiliki potensi besar untuk bersinar," terang Ulum.

Menurut Ulum sapaan akrabnya, prestasi ini tidak terlepas dari ketekunan Nurin dalam belajar, serta dukungan penuh dari para guru yang setiap hari membimbingnya. 

"Para guru kami selalu mendampingi Nurin, memberikan bimbingan intensif, dan memastikan bahwa ia siap dalam menghadapi kompetisi berikutnya," ucap Ulum meniscaya.

Keberhasilan Nurin ini juga menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain di SDN Prancak 3 untuk terus berprestasi di berbagai bidang akademik. 

Pihak sekolah berharap Nurin dapat memberikan yang terbaik di ajang ISCO MIPA tingkat kabupaten, dan menjadi peserta terbaik pula. 

ISCO (Intelligent Student Competition) MIPA merupakan ajang bergengsi yang diadakan setiap tahun sebagai wadah bagi siswa-siswa berbakat di bidang Matematika dan IPA. 

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan penuh dari sekolah, Nurin diharapkan mampu mengharumkan nama SDN Prancak 3 dan Kecamatan Pasongsongan dalam kompetisi tersebut. 

Semoga langkah Nurin di ajang ISCO MIPA 2024 tingkat kabupaten bisa berjalan lancar dan membuahkan hasil yang gemilang. [Surya]

Kemahiran Siswa-Siswi SDN Pasongsongan 1 dalam Memainkan Gamelan

Beny widarman Sumenep
Siswa-siswi SDN Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan asyik memainkan gamelan dibawah bimbingan Beny Widarman. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasongsongan 1 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, telah menunjukkan kemahiran luar biasa dalam memainkan gamelan. 

Di bawah bimbingan guru dan pembina seni, mereka tidak hanya belajar mengenal alat musik tradisional ini, tetapi mereka juga mampu menguasai teknik memainkannya dengan baik. Ahad (15/9/2024). 

Beny Widarman, salah satu pembimbing seni gamelan di SDN Pasongsongan 1, mengungkapkan rasa bangganya terhadap kemahiran dan kemajuan peserta didiknya. 

“Siswa-siswi kami telah seringkali tampil di berbagai kegiatan formal, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten," ungkap Beny yang acapkali dipercaya jadi inspirator seni pertunjukan tingkat nasional. 

Menurut Beny, kesuksesan ini bukan hasil instan. Proses latihan yang intensif dan dedikasi yang tinggi dari para peserta didik menjadi kunci keberhasilan mereka. 

Para siswa ini tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dengan alat-alat gamelan yang diajarkan secara bertahap. 

"Awalnya anak-anak diperkenalkan untuk mengenali nada, ritme, hingga memainkan komposisi lagu tradisional," terang Beny. 

Kehadiran grup gamelan dari SDN Pasongsongan 1 kerap menjadi perbincangan di berbagai acara resmi. Seperti peringatan hari besar nasional, kegiatan budaya di provinsi Jawa Timur, hingga upacara perayaan adat lokal. 

Performa dan aksi panggung mereka yang memukau mampu membuktikan bahwa generasi muda dapat berperan dalam melestarikan budaya tradisional, bahkan di tengah perkembangan zaman yang serba modern.

"Para siswa kami tidak hanya berlatih di dalam kelas, tetapi mereka juga mendapatkan pengalaman langsung dalam berbagai pertunjukan," ujar Beny yang juga jadi tenaga pengajar di sekolah tersebut. 

Kehadiran gamelan di SDN Pasongsongan 1 juga menjadi salah satu bukti bahwa seni tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat, bahkan di kalangan anak-anak usia sekolah dasar. 

Dengan bimbingan yang tepat, mereka mampu mengeksplorasi dan melestarikan warisan budaya bangsa melalui gamelan.

Terakhir Beny berpesan agar pemerintah dan pihak sekolah terus memberikan dukungan berarti bagi kegiatan ini, sehingga kedepan generasi muda di Sumenep terus mencintai dan menjaga warisan seni tradisional ini. [Surya]

Sabtu, 14 September 2024

Kegiatan Berkesenian dengan Gamelan di SDN Pasongsongan 1 Terus Menyala

Sdn Pasongsongan 1 Pasongsongan
Moningra (berdiri kiri) sedang memberi arahan kepada para murid. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Pasongsongan 1, yang terletak di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, telah menjadi salah satu sekolah yang aktif melestarikan budaya tradisional melalui kegiatan berkesenian, khususnya gamelan. Ahad (15/9/2024). 

"Aktivitas ini tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi siswa, tapi juga jadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat modern," terang Moningra. 

Moningra, salah satu pembina kesenian gamelan di sekolah itu, menjadi sosok penting di balik semaraknya kegiatan berkesenian. 

Dengan dedikasinya, Moningra sukses membimbing para siswa untuk mencintai musik gamelan. 

"Setiap Sabtu, sepulang sekolah, para siswa antusias mengikuti latihan gamelan. Mereka belajar berbagai macam instrumen gamelan seperti gong, kendang, bonang, dan saron," ucapnya.

Latihan ini bukan hanya tentang bermain alat musik, tetapi juga mengajarkan kepada siswa nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kepekaan nuansa kesenian.

Moningra mengungkapkan, bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua siswa. 

Mereka merasa bangga karena anak-anaknya dibekali pengetahuan dan keterampilan di bidang seni tradisional.

Dalam jangka panjang, diharapkan para siswa akan menjadi generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap budayanya sendiri, dan ikut serta melestarikan dimasa depan. [Surya]

Berikut ini Adalah Para Juara ISCO MIPA 2024 yang Sukses Digelar di SDN Pasongsongan 1, Sumenep

Isco Pasongsongan
H Akhmad Busri (kiri) bersama panitia seleksi ISCO MIPA Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Lomba ISCO MIPA (Intelligent Student Competition Matematika dan IPA) 2024 sukses diselenggarakan di SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (14/9/2024). 

Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi berbakat dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Pasongsongan berjalan lancar. 

"Acara ini merupakan ajang kompetisi untuk mengukur kemampuan para siswa dalam bidang Matematika dan IPA," terang Agus Sugianto selaku Ketua Panitia Seleksi ISCO MIPA Pasongsongan. 

Setelah proses rekapitulasi nilai selesai, Agus Sugianto langsung mengumumkan siapa saja para juaranya. 

Pengumuman ini dilakukan dengan penuh semangat dan antusiasme yang disambut hangat oleh para peserta serta pendukung yang hadir.

Agus Sugianto dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara dan berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan prestasi di bidang akademik, khususnya Matematika dan IPA. 

“Kita melihat potensi besar dari siswa-siswi Pasongsongan dalam bidang ini, dan kami berharap ke depannya mereka bisa mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Agus.

Lomba ISCO MIPA ini juga dihadiri oleh H. Akhmad Busri, Ketua KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Pasongsongan, yang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara tersebut. 

Dalam sambutannya, H. Akhmad Busri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara, terutama kepada para guru yang telah membimbing siswa-siswinya dengan baik.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk melatih siswa kita agar lebih siap dalam menghadapi tantangan akademik di masa depan. Saya berharap lomba ISCO MIPA ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya,” kata H Akhmad Busri.

Berikut ini adalah nama-nama pemenang ISCO MIPA Kecamatan Pasongsongan:

Isco MIPA Kecamatan Pasongsongan

Selamat dan sukses selalu kepada seluruh pemenang. [Surya]

Jumat, 13 September 2024

Penyelenggaraan ISCO MIPA 2024 Tingkat SD Kecamatan Pasongsongan

Isco mipa kecamatan Pasongsongan
H Akhmad Busri,M.Pd (kiri) dan Agus Sugianto,S.Pd. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Lomba ISCO MIPA (Intelligent Student Competition Matematika dan IPA) 2024 yang diselenggarakan di SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses digelar. Sabtu (14/9/2024). 

Kompetisi yang mempertemukan siswa-siswi berbakat dari berbagai sekolah dasar ini bertujuan untuk mencari peserta didik terbaik dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut keterangan H Akhmad Busri, selaku Ketua KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Pasongsongan, lomba ini menjadi salah satu sarana bagi siswa untuk mengasah kemampuan akademis sekaligus melatih sikap kompetitif. 

"Para juara dari ISCO MIPA akan diikutsertakan dalam ajang yang sama di tingkat Kabupaten," ucap H Akhmad Busri.

Dari hasil seleksi ketat yang melibatkan dewan juri profesional, lima siswa terbaik dari masing-masing mata pelajaran, yaitu Matematika dan IPA, akan diambil sebagai pemenangnya. 

"Melalui lomba ini diharapkan siswa tidak hanya berkembang dari segi akademis, tetapi juga dari segi karakter dan mental," tegas H Akhmad Busri. 

Kompetisi ISCO MIPA 2024 di SDN Pasongsongan 1 menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pengembangan potensi siswa di bidang ilmu pengetahuan sejak usia dini. 

Sementara itu Agus Sugianto, Ketua Panitia ISCO MIPA berharap, kedepan akan muncul lebih banyak siswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.

"Setelah berhasil di tingkat kecamatan kali ini, para juara akan bersiap menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat Kabupaten Sumenep," ucap Agus Sugianto. 

Para pemenang lomba nantinya akan berhadapan dengan para juara dari sekolah lain, yang tentunya juga memiliki kemampuan unggul di bidang Matematika dan IPA. [Surya]

Intelligent Student Competition Matematika dan IPA (ISCO MIPA) Kecamatan Pasongsongan Dibuka

Isco MIPA Kecamatan Pasongsongan
Dari kiri: Agus Sugianto, H Akhmad Busri, dan Abu Thalib. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Sebuah ajang bergengsi di bidang pendidikan, Intelligent Student Competition Matematika dan IPA (ISCO MIPA), resmi dibuka di SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (14/9/2024). 

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, H Akhmad Busri.

Dalam sambutannya, H Akhmad Busri menyampaikan bahwa ISCO MIPA merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Pasongsongan, khususnya dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 

"Kompetisi ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi para siswa berbakat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus memupuk semangat kompetisi yang sehat," jelas H Akhmad Busri. 

ISCO MIPA bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mata pelajaran Matematika dan IPA yang merupakan dasar penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan. 

Kompetisi ini diikuti oleh sejumlah sekolah dasar yang ada di Kecamatan Pasongsongan.

Para guru yang mengantarkan anak didiknya berharap kegiatan ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi siswa, sekaligus kesempatan untuk memperbaiki metode pembelajaran di sekolah.

Selanjutnya, Agus Sugianto sebagai ketua panitia ISCO MIPA 2024 memberikan penjelasan kepada para peserta didik untuk mengikuti petunjuk pengerjaan soal dan pengisian nomor peserta. [Surya]

Joint Venture KBMI: Kolaborasi Antara PT Bintang Banyu Urip dan Multy Beauty International

Theray banyu urip pusat yogyakarta
MS Arifin (tengah) bersama owner Multy Beauty International. [Foto: Surya]

apoymadura.com - PT Bintang Banyu Urip dan Multy Beauty International secara resmi telah menjalin kerja sama strategis yang mereka namakan KBMI (Kolaborasi Banyu Urip dan Multy Beauty Internasional). 

"Joint venture ini merupakan langkah besar yang menggabungkan kekuatan dua perusahaan berbeda sektor, yaitu industri kesehatan yang sudah go internasional dan industri kecantikan modern," terang MS Arifin, CEO PT Bintang Banyu Urip. 

PT Bintang Banyu Urip dikenal luas melalui produk herbal unggulannya, Ramuan Banyu Urip. Ramuan ini menggabungkan bahan-bahan alami yang telah teruji secara turun-temurun untuk menjaga kesehatan para penggunanya. 

Produk ini memiliki basis konsumen yang kuat di luar negeri, khususnya di kalangan yang mengedepankan pengobatan alami tanpa efek samping.

Sementara itu, Multy Beauty International merupakan perusahaan lokal yang bergerak di bidang produksi barang-barang kecantikan. 

Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan produk kecantikan yang tidak hanya mempercantik tampilan luar, tetapi juga menjaga kesehatan dari dalam.

CEO PT Bintang Banyu Urip, MS Arifin, tegas mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk simbiosis mutualisme, di mana kedua perusahaan akan saling melengkapi.  

"Dengan menggabungkan teknologi dari Multy Beauty International dan khasiat ramuan kami, kami optimis bisa memberikan nilai lebih," ungkap Arifin.

Dengan adanya joint venture ini, kedua perusahaan optimis dapat memperkuat posisi mereka di pasar global, sekaligus memberikan solusi kecantikan dan kesehatan yang lebih holistik kepada konsumen. [Surya]

Menggabungkan Metode Dasar Therapy Banyu Urip dengan Teknik Lain, Solusi Efektif Mengatasi Keluhan Penyakit

Therapy banyu urip
MS Arifin (duduk) bersama mitra kerja. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dalam dunia pengobatan alternatif, inovasi dalam menggabungkan berbagai teknik dan metode pengobatan menjadi hal yang tak terelakkan. Lantaran persaingan pengobatan alternatif sangat ketat. 

Therapy Banyu Urip sendiri memiliki beberapa metode dasar yang mampu mempercepat proses penyembuhan suatu penyakit. 

Menurut MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip, metode dasar ramuannya meliputi:

1. Terapi Minum: Minum Ramuan Banyu Urip untuk membersihkan tubuh dari racun dan membantu metabolisme.

2. Terapi Oles: Mengoleskan Ramuan Banyu Urip pada bagian tubuh yang mengalami keluhan luka busuk atau bengkak.

3. Terapi Kumur: Membilas mulut dengan Ramuan Banyu Urip untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan sistem pencernaan.

4. Terapi Tetes: Meneteskan Ramuan Banyu Urip pada bagian tubuh tertentu seperti mata untuk mengatasi masalah yang terkait.

5. Terapi Kompres: Mengompres area yang sakit atau bengkak dengan Ramuan Banyu Urip untuk meredakan inflamasi atau nyeri.

"Dalam prakteknya, beberapa terapis kami menemukan bahwa penggabungan Therapy Banyu Urip dengan teknik lain, seperti akupunktur, pijat refleksi, atau kretek kretek, ternyata bisa memberikan hasil lebih baik," ungkap MS Arifin. 

Hal ini dikarenakan pendekatan holistik dari pengobatan alternatif dapat saling melengkapi, sehingga mempercepat proses penyembuhan.

Tapi MS Arifin mengingatkan, bahwa meskipun penggabungan teknik lain dengan Therapy Banyu Urip diperbolehkan, hal ini tetap harus dikonsultasikan dengan para terapis senior. 

"Tujuannya untuk menghindari komplikasi yang tidak diinginkan yang bisa terjadi akibat kombinasi metode yang kurang tepat," pesan eks-Polisi Militer ini menyarankan. 

Dengan berkonsultasi dan mendapatkan arahan dari terapis senior, risiko terjadinya kesalahan dalam pengobatan dapat diminimalisir, sehingga pasien bisa mendapatkan manfaat dari terapi yang dijalani. [Surya]

Kamis, 12 September 2024

Keberhasilan Puji Suwuk dalam Mengembangkan Pengobatan Alternatif di Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi

Thetapy banyu urip cabang bekasi jawa barat
Dari kiri: MS Arifin sebagai CEO PT Bintang Banyu Urip, dan Puji Suwuk sebagai pimpinan Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Puji Suwuk, seorang praktisi pengobatan alternatif yang telah dikenal luas, berhasil mengembangkan klinik Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi hingga jadi tempat yang ramai dikunjungi pasien. 

"Keberhasilan ini karena saya memadukan berbagai metode pengobatan tradisional dengan Ramuan Banyu Urip," ujar Puji Suwuk di tempat praktiknya, Bantar Gebang, Bekasi. Jumat (13/9/2024). 

Puji Suwuk dikenal karena kemampuannya menguasai berbagai teknik pengobatan tradisional, seperti bekam, akupunktur, akupresur, shiatsu, totok saraf, totok punggung, pijat refleksi, hingga metode unik seperti kretek-kretek dan glayut. 

Yang membedakan Puji Suwuk dari terapis lainnya adalah kemampuannya dalam memadukan teknik-teknik tersebut dengan Ramuan Banyu Urip. 

"Ramuan Banyu Urip merupakan racikan herbal yang telah lama dipercaya mampu memberikan keseimbangan energi tubuh secara alami," terang Puji Suwuk. 

Kolaborasi antara metode pengobatan tradisional dan Ramuan Banyu Urip ini memberikan hasil yang maksimal dalam proses penyembuhan pasien.

Dengan berbagai macam teknik pengobatan yang ia kuasai, Puji Suwuk mampu memberikan layanan yang komprehensif sesuai dengan kebutuhan pasien. 

Kesaksian positif dari para pasien yang sembuh atau mengalami perbaikan kondisi kesehatan dari terapinya, menjadi salah satu faktor penting yang membuat tempat praktiknya selalu ramai dengan pasien. 

Setiap hari, klinik Therapy Banyu Urip Cabang Bekasi dipadati oleh pasien dari berbagai kalangan yang datang untuk mendapatkan perawatan. 

Kesuksesan ini membuktikan bahwa pengobatan alternatif, jika dilakukan dengan baik dan profesional, dapat menjadi solusi efektif bagi mereka yang mencari alternatif dari pengobatan konvensional. [Surya]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...