Minggu, 25 Agustus 2024

Pemenang Lomba Karnaval Pasongsongan dan Ucapan Terima Kasih Ketua Panitia Bidang Seni HUT RI ke-79 Kecamatan Pasongsongan

Agus sugianto, ketua koordinator panitia bidang seni hut ri ke-79
Agus Sugianto (2 dari kanan) didampingi para panitia lomba karnaval HUT RI ke-79 Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Agus Sugianto, Ketua Koordinator Panitia Bidang Seni HUT RI ke-79 Kecamatan Pasongsongan, dengan tulus menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kemeriahan karnaval. Ahad (25/8/2024). 

Agus Sugianto mengungkapkan apresiasinya atas partisipasi aktif dari seluruh pelajar, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta Pemerintah Desa se-Kecamatan Pasongsongan. 

"Karnaval ini tidak akan berjalan dengan sukses tanpa adanya kerja sama dari berbagai pihak. Semua peserta, baik pelajar, instansi, maupun organisasi, telah memberikan penampilan yang kreatif, dan menjadi daya tarik utama dalam perayaan ini," ujarnya. 

Selain itu, Agus Sugianto juga memberikan penghargaan khusus kepada seluruh warga masyarakat yang telah bahu-membahu bekerja sama untuk kelancaran arus lalu lintas selama acara berlangsung. 

"Kami juga berterima kasih kepada warga Kecamatan Pasongsongan yang telah menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas, sehingga karnaval dapat berlangsung dengan aman dan nyaman," imbuh Agus Sugianto. 

Harus diakui, peran serta masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif adalah kunci dari kesuksesan acara ini.

Agus Sugianto juga menyampaikan terima kasih kepada aparat keamanan dan aparat Pemerintah Desa Panaongan yang telah mengawal dan mengatur jalannya kegiatan karnaval, sehingga semua berjalan lancar tanpa hambatan berarti. [Sury4]

Berikut Pemenang Lomba Karnaval Kecamatan Pasongsongan Sumenep:

Karnaval di Kecamatan Pasongsongan Sukses Digelar, Arus Lalu Lintas Lancar

Camat Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Camat Pasongsongan (2 dari kanan) didampingi Kapolsek Pasongsongan dan panitia penyelenggara melepas peserta karnaval pada pukul 13.00 WIB. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Karnaval yang digelar di Kecamatan Pasongsongan  Sumenep, berlangsung sukses dan jauh dari prediksi awal mengenai potensi kemacetan. Ahad (25/8/2024). 

Meski dihadiri ribuan warga dari berbagai penjuru, acara tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.

Karnaval ini secara resmi dilepas oleh Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, yang memberikan sambutan singkat sebelum memberangkatkan para peserta. 

Dalam sambutannya, Fariz mengapresiasi semangat dan antusiasme warga yang turut serta dalam karnaval ini. 

"Kami berharap acara tahunan ini terus menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong diantara masyarakat," harap Fariz. 

Peserta karnaval yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, pelajar, dan organisasi lokal dengan berbagai kostum unik dan kreatif. 

Mereka berbaris rapi di sepanjang jalan utama Pasongsongan, menampilkan beragam atraksi yang memukau para penonton. Berbagai kendaraan hias juga turut meramaikan suasana dengan tema-tema yang menggambarkan kekayaan budaya lokal.

Meskipun sebelumnya ada kekhawatiran akan terjadinya kemacetan akibat banyaknya peserta dan penonton yang hadir, namun berkat kerja sama yang baik antara panitia penyelenggara, aparat keamanan, dan warga setempat, arus lalu lintas tetap terkendali. 

Acara karnaval ini bukan hanya sekadar hiburan, namun juga menjadi ajang bagi warga untuk menampilkan kreativitas dan kebersamaan. [Sury4]

Sabtu, 24 Agustus 2024

Nasib Sungai Angsono Pasongsongan, Luput dari Perhatian Pemerintah

Karnaval pasongsongan Sumenep

apoymadura.com - Sungai Angsono jadi pemisah antara dua desa, yakni Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan. Kedua desa tersebut masuk kedalam sebuah kecamatan, yaitu Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura. 

Saat ini kedua desa tersebut menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah. 

Masalah ini tentu tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat setempat. 

Salah satu penyebab utama dari permasalahan ini adalah tidak adanya tempat penampungan atau tempat pembuangan sampah yang memadai di wilayah tersebut.

Sehingga Sungai Angsono jadi bulan-bulanan sebagai tempat pembuangan sampah. Akibatnya sungai tersebut mengalami pendangkalan cukup serius. 

Sampai saat ini, belum ada Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang cukup untuk menampung volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. 

Selain masalah infrastruktur, ketidakpedulian dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah juga menjadi persoalan serius. 

Masyarakat cenderung membuang sampah sembarangan karena tidak adanya tempat yang layak untuk menampung sampah. Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga masih rendah.

Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan solusi komprehensif. Pertama, pemerintah daerah harus segera menyediakan tempat penampungan sampah yang memadai, seperti TPS atau TPA. 

Selanjutnya, perlu adanya upaya peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan kampanye tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 

Masalah sampah di Sungai Angsono adalah persoalan yang kompleks dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat. 

Dengan adanya tempat penampungan sampah yang memadai dan peningkatan kesadaran masyarakat, diharapkan masalah sampah di Sungai Angsono dapat diselesaikan dengan bijak. [Sury4]

Bisnis Potong Rambut dengan Modal Kecil dan Alat Tahan Lama

Potong rambut

apoymadura.com - Memulai bisnis di era modern ini seringkali dihadapkan dengan berbagai tantangan, salah satunya adalah modal awal. 

Namun, ada beberapa jenis bisnis yang bisa dimulai dengan modal kecil namun tetap menjanjikan keuntungan yang stabil, salah satunya adalah bisnis potong rambut. 

Bisnis ini tidak hanya memiliki permintaan yang stabil, tetapi juga dapat dijalankan dengan alat yang bertahan lama, menjadikannya pilihan yang ideal bagi mereka yang ingin memulai usaha dengan modal terbatas.

DR Rambut, salah satu salon potong rambut yang ada di Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, ada di sebelah Toko Ungu.

"Kalau hari-hari biasa, salon saya buka dari pagi hingga pukul 21.00 WIB," ucap pemuda bertubuh padat. 

Tanya punya tanya, ternyata pemuda tersebut berasal dari Desa Tamba Agung Kecamatan Ambunten Sumenep.

Pulang pergi ia naik sepeda motor. Dari rumah ke salonnya berjarak 13 km. Tarif potong rambut disitu Rp 13.000.

Kalau sehari ada 10 orang saja yang potong rambut, tentu sangat cukup untuk belanja dapur. 

Salah satu keunggulan utama dari bisnis potong rambut adalah modal awal yang relatif terjangkau. 

Anda hanya perlu membeli beberapa peralatan dasar, seperti gunting rambut, mesin cukur elektrik, sisir, cermin, dan kursi potong rambut. 

Jika dihitung, modal awal untuk memulai bisnis ini bisa di bawah 5 juta rupiah, tergantung pada kualitas alat yang Anda pilih.

Alat-alat yang digunakan dalam bisnis potong rambut ini biasanya memiliki masa pakai yang lama jika dirawat dengan baik. Misalnya, gunting rambut berkualitas tinggi bisa bertahan hingga puluhan tahun.

Bagaimana, Anda tertarik? [Sury4]

Karnaval Pasongsongan,Tradisi Meriah Bikin Jalan Utama Macet

Karnaval pasongsongan Sumenep membuat macet jalan utama

apoymadura.com - Karnaval sudah jadi bagian tak terpisahkan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Karnaval adalah tradisi yang sarat akan makna dan semangat kebersamaan.

Tahun ini, HUT Kemerdekaan RI memasuki usia ke-79. Berkaca pada kegiatan karnaval sebelumnya, sejatinya ada pembenahan dari semua aktivitas yang melingkupi kesemarakan 17 Agustus. 

Tiap tahun, kegiatan ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas. Di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep karnaval akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2024.

Karnaval tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi cerminan budaya lokal. Perayaan ini sekaligus jadi kebanggaan bagi masyarakat dalam merayakan kemerdekaan bangsa.

Namun, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan karnaval di Pasongsongan, terkait dengan kemacetan yang selalu terjadi di jalan utama. 

Kemacetan ini tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi  bisa mengurangi kenyamanan peserta dan penonton karnaval itu sendiri. 

Oleh karena itu, perlu adanya solusi konkret untuk mengatasi masalah ini.

Salah satu langkah yang bisa diambil oleh pemangku kebijakan di Kecamatan Pasongsongan adalah membagi karnaval menjadi dua hari.

Hari pertama, karnaval diadakan untuk pelajar. Biasanya menampilkan kreativitas dan kebolehan dalam seni dan budaya. 

Dan hari kedua diperuntukkan bagi masyarakat umum. Biasanya lebih variatif dan melibatkan banyak elemen masyarakat.

Pengaturan seperti ini memungkinkan masyarakat untuk menikmati karnaval dengan lebih nyaman, tanpa harus berdesakan dan terjebak dalam kemacetan mengular.

Pemangku kebijakan dan tokoh masyarakat di Kecamatan Pasongsongan perlu lebih jeli dalam mengatur kegiatan ini agar karnaval tetap menjadi perayaan yang menyenangkan, tanpa harus mengorbankan kelancaran lalu lintas dan kenyamanan publik. [Sury4]

Jumat, 23 Agustus 2024

Agus Sugianto Puas dengan Pelaksanaan Lomba Baca Puisi dan Pidato Madura HUT RI

Hut ri ke-79 pasongsongan Sumenep
Agus Sugianto (kiri) bersama panitia lomba baca puisi dan pidato Madura. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Ketua Koordinator Bidang Seni peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto, menyatakan puas terhadap sukses pelaksanaan lomba baca puisi dan pidato Madura. Sabtu (24/8/2024). 

Kedua lomba tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep kemarin. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan Indonesia yang tahun ini memasuki usia ke-79.

Sebagai ketua koordinator bidang seni, Agus Sugianto tidak hanya memimpin penyelenggaraan lomba baca puisi dan pidato Madura, tapi juga membawahi berbagai lomba lainnya, termasuk lomba lukis, menggambar, kolase, kaligrafi, serta karnaval. 

"Berbagai lomba ini diadakan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air lewat seni dan budaya, sekaligus mengapresiasi bakat dan kreativitas para pelajar di wilayah Kecamatan Pasongsongan," cetusnya. 

Menurut Agus Sugianto, lomba baca puisi dan pidato Madura yang diadakan di Pendopo Kecamatan Pasongsongan berlangsung dengan penuh antusiasme, baik dari peserta maupun penonton. 

“Saya sangat senang dan merasa puas dengan pelaksanaan lomba kali ini. Peserta menunjukkan semangat yang tinggi dalam menyampaikan karya-karya mereka, baik dalam bentuk puisi maupun pidato dalam bahasa Madura," tambahnya. 

Lomba-lomba yang diselenggarakan di bidang seni ini bertujuan untuk menggali potensi seni dan budaya yang ada di masyarakat.

“Kami ingin menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan ini sebagai momen untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui berbagai kegiatan yang positif dan bermakna," harap Agus Sugianto. [Sury4]

Pemenang Lomba Baca Puisi dan Pidato Madura Kecamatan Pasongsongan Diproyeksikan untuk Mengikuti Lomba Tingkat Kabupaten

Hut kemerdekaan ri ke-79
Sapulan (kiri) bersama dewan juri lomba baca puisi dan pidato Madura dalam rangka memperingati HUT RI ke-79 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Sukses penyelenggaraan Lomba Baca Puisi dan Pidato Madura Semarak 17 Agustus di Pendopo Kecamatan Pasongsongan tadi siang, nantinya para juara dari kompetisi ini diproyeksikan untuk melanjutkan perjuangan mereka di tingkat Kabupaten Sumenep. Jumat (23/8/2024). 

Pernyataan ini disampaikan oleh Sapulan, anggota panitia pelaksana kegiatan bidang seni , usai perlombaan selesai dilaksanakan.

"Para pemenang telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam menunjukkan talentanya," ucap Sapulan. 

Pakar bahasa Madura ini melihat potensi besar dari para juara lomba kali ini. Mereka tidak hanya unggul dalam kemampuan bahasa, tetapi juga sanggup menyampaikan pesan dengan penuh penghayatan dan kepercayaan diri. 

"Kami sangat yakin mereka dapat bersaing dengan baik di tingkat kabupaten," ujar pria subur yang saat ini masih betstatus Kepala SDN Panaongan 4 Kecamatan Pasongsongan. 

Lomba yang berlangsung dengan meriah ini diikuti oleh peserta dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Pasongsongan. 

Sapulan menambahkan bahwa para pemenang akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut sebelum berkompetisi di tingkat kabupaten. 

"Kami akan memberikan pembinaan khusus agar mereka bisa tampil lebih percaya diri dan maksimal," imbuhnya.

Sapulan juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan lomba di Pendopo Kecamatan Pasongsongan. [Sury4]

Kamis, 22 Agustus 2024

Inilah Juara Lomba Baca Puisi dan Pidato Berbahasa Madura dalam Rangka HUT RI ke-79 di Pasongsongan

Hut ri ke-79
Panitia dan juri lomba baca puisi dan pidato saat mengumumkan par pemenang lomba. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menyelenggarakan lomba baca puisi dan lomba pidato berbahasa Madura. 

Kedua lomba ini diadakan di Pendopo Kecamatan Pasongsongan dan diikuti oleh siswa-siswi dari SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Pasongsongan. Jumat (23/8/2024). 

"Acara ini merupakan bagian rangkaian kegiatan memeriahkan peringatan kemerdekaan, sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya dan bahasa Madura bagi generasi muda," terang Agus Sugianto, Ketua Koordinator Panitia Lomba Seni. 

Lomba baca puisi dan pidato ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para peserta yang tampil penuh semangat dan percaya diri.

Lebih jauh Agus Sugianto berharap agar kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswi untuk terus mengasah kemampuannya dalam bidang sastra dan semakin mencintai bahasa dan budaya Madura.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta yang telah berani tampil dan menunjukkan bakatnya.

Sedangkan pengumuman pemenang lomba disampaikan Salehodin Khoir, bertindak sebagai panitia kedua lomba. 

Menurut informasinya, bahwa para pemenang lomba bakal mendapat penghargaan berupa trofi, piagam, dan hadiah dari panitia. 

Selain itu, mereka juga diundang untuk tampil dalam acara puncak peringatan HUT RI ke-79 yang akan diselenggarakan di Lapangan Sawunggaling Pasongsongan. [Sury4]

SDN Padangdangan 2 Senantiasa Berpartisipasi Aktif pada Tiap Lomba HUT Kemerdekaan RI ke-79

Hut ri ke-79
Madun,S.Pd (tengah) bersama para guru dan siswanya ketika mau mengikuti lomba gerak jalan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Padangdangan 2, terletak di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, selalu menunjukkan komitmennya dalam mengirimkan siswanya pada setiap pelaksanaan lomba Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79. 

Partisipasi sekolah ini dalam berbagai lomba HUT RI tidak pernah absen. 

Tujuannyabukan sekadar ajang untuk berkompetisi, melainkan juga sebagai sarana membentuk karakter. Kamis (22/8/2024). 

"Mengikutsertakan siswa dalam setiap perlombaan merupakan salah satu strategi pendidikan efektif dalam membangun mental yang berintegritas," ucap Madun, S.Pd, Kepala SDN Padangdangan 2.

Dengan ikut lomba, siswa tidak hanya belajar tentang semangat kompetisi, tetapi juga bagaimana menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan tanggung jawab. 

Madun menekankan, bahwa kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, disiplin, dan rasa tanggung jawab pada diri siswa. 

Ia percaya bahwa pendidikan tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tapi juga melalui pengalaman nyata seperti mengikuti berbagai lomba. 

"Kami selalu mendukung penuh kepada para siswa yang ingin berpartisipasi dalam tiap lomba," ungkap Madun ketika  mengikutsertakan siswanya pada lomba gerak jalan. 

Ia dan para guru siap menyediakan pembinaan dan pelatihan bagi siswa yang akan bertanding. 

"Para guru juga terlibat aktif dalam mengarahkan dan mendampingi siswanya, sehingga mereka dapat memberikan performa terbaiknya,” tambahnya.

SDN Padangdangan 2 telah membuktikan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan di luar sekolah, seperti lomba HUT Kemerdekaan RI, dapat menjadi sarana yang efektif dalam membangun karakter peserta didik. [Sury4]

Pelepasan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD/MI dan SMP/MTs oleh Abu Supyan, Pengawas Binaan SD/SDI Kecamatan Pasongsongan

Hut ri ke-79 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Dari kiri: Miftahul Ulum, Haji Ahmad Busri, dan Dafirudin. Ketiganya merupakan panitia utama lomba gerak jalan tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep menggelar lomba gerak jalan tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Kamis (22/8/2024). 

Lomba ini dihadiri oleh peserta dari berbagai sekolah di wilayah Pasongsongan, yang dengan penuh semangat mengikuti lomba sebagai bagian dari perayaan tahunan.

Lomba gerak jalan ini secara resmi dilepas oleh Abu Supyan, Pengawas Binaan SD/SDI Kecamatan Pasongsongan. 

Dalam sambutannya, Abu Supyan menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar menjaga sportifitas dan menaati segala aturan lomba yang telah disepakati sebelumnya. 

"Lomba ini bukan tentang siapa yang menjadi pemenang, tapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menjaga nilai kebersamaan dan sportifitas," ujar Abu Supyan.

Secara terpisah, Miftahul Ulum sebagai panitia lomba juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan semangat juang dalam mengikuti perlombaan ini. 

"Lomba gerak jalan bukan hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga merupakan ajang untuk membangun karakter siswa yang kuat dan berintegritas," ucap Miftahul Ulum. 

Dengan dilepasnya peserta lomba, seluruh peserta tampak antusias dan siap untuk menempuh rute yang telah ditentukan. 

Rute lomba kali ini melintasi jalan utama di Kecamatan Pasongsongan, dengan disaksikan oleh warga setempat yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta. [Sury4]

Rabu, 21 Agustus 2024

Inilah Juara Lomba Gerak Jalan Pasongsongan Pelajar SD/MI dan SMP/MTs Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79

Hut ri ke-79 pasongsongan
Dafirudin, nomor 3 dari kiri. [Foto: Sury4]

apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, panitia pelaksana menggelar lomba gerak jalan yang diikuti oleh para pelajar dari tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) se-Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Kamis (22/8/2024). 

Lomba gerak jalan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kedisiplinan di kalangan pelajar. 

Dafiruddin, salah satu anggota panitia pelaksana lomba, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dan guru pendamping yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

"Kami sangat berterima kasih kepada semua pelajar dan guru yang telah turut serta menyukseskan lomba gerak jalan ini," ucapnya. 

Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan penuh semangat, diikuti oleh puluhan regu dari berbagai sekolah. 

Dafiruddin juga menambahkan bahwa lomba gerak jalan ini diharapkan bisa menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan antar pelajar serta menumbuhkan semangat gotong royong dan cinta tanah air. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para pelajar untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. 

Dengan suksesnya penyelenggaraan lomba gerak jalan ini, diharapkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di kalangan pelajar terus tumbuh dan berkembang. [Sury4]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...