Karnaval Pasongsongan,Tradisi Meriah Bikin Jalan Utama Macet

Karnaval pasongsongan Sumenep membuat macet jalan utama

apoymadura.com - Karnaval sudah jadi bagian tak terpisahkan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Karnaval adalah tradisi yang sarat akan makna dan semangat kebersamaan.

Tahun ini, HUT Kemerdekaan RI memasuki usia ke-79. Berkaca pada kegiatan karnaval sebelumnya, sejatinya ada pembenahan dari semua aktivitas yang melingkupi kesemarakan 17 Agustus. 

Tiap tahun, kegiatan ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas. Di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep karnaval akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2024.

Karnaval tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi cerminan budaya lokal. Perayaan ini sekaligus jadi kebanggaan bagi masyarakat dalam merayakan kemerdekaan bangsa.

Namun, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan karnaval di Pasongsongan, terkait dengan kemacetan yang selalu terjadi di jalan utama. 

Kemacetan ini tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi  bisa mengurangi kenyamanan peserta dan penonton karnaval itu sendiri. 

Oleh karena itu, perlu adanya solusi konkret untuk mengatasi masalah ini.

Salah satu langkah yang bisa diambil oleh pemangku kebijakan di Kecamatan Pasongsongan adalah membagi karnaval menjadi dua hari.

Hari pertama, karnaval diadakan untuk pelajar. Biasanya menampilkan kreativitas dan kebolehan dalam seni dan budaya. 

Dan hari kedua diperuntukkan bagi masyarakat umum. Biasanya lebih variatif dan melibatkan banyak elemen masyarakat.

Pengaturan seperti ini memungkinkan masyarakat untuk menikmati karnaval dengan lebih nyaman, tanpa harus berdesakan dan terjebak dalam kemacetan mengular.

Pemangku kebijakan dan tokoh masyarakat di Kecamatan Pasongsongan perlu lebih jeli dalam mengatur kegiatan ini agar karnaval tetap menjadi perayaan yang menyenangkan, tanpa harus mengorbankan kelancaran lalu lintas dan kenyamanan publik. [Sury4]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik