Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Dampak Migrasi Penduduk, Kuota Siswa Baru SDN Panaongan 3 Belum Tembus 20 Orang

Gambar
PASONGSONGAN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, masih menghadapi tantangan pemenuhan kuota kelas.  Hingga saat ini, jumlah pendaftar di sekolah tersebut sementara waktu memang belum menyentuh angka 20 peserta didik baru. Ahad (28/6/2026).  Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd., mengungkapkan bahwa kondisi ini amat dipengaruhi oleh dinamika demografi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah yang cenderung stagnan. Menurut pria yang dijuluki "Bapak Pendidikan Pasongsongan" ini, ada dua faktor utama yang menyebabkan minimnya pertumbuhan jumlah anak usia sekolah di wilayah tersebut: - Faktor Merantau: Sebagian besar warga usia produktif memilih untuk merantau ke luar daerah untuk mencari nafkah. Hal ini menyebabkan anak-anak mereka ikut pindah dan menempuh pendidikan di tempat perantauan orang tuanya. - Pernikahan Antardaerah: Banyak war...

SDN Padangdangan 1 Pasongsongan Sukses Jaring 40 Siswa Baru pada SPMB

Gambar
PASONGSONGAN -- Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses mencatatkan lonjakan signifikan dengan menjaring 40 siswa baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.  Capaian ini jadi bukti kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pengelolaan sekolah di tingkat desa. Ahad (28/6/2026).  Sundari, S.Pd., guru di sekolah tersebut mengungkapkan bahwa perolehan ini merupakan hasil dari keterbukaan, komunikasi yang baik, serta program pembelajaran yang berfokus pada kenyamanan anak dan pembentukan karakter. 5 Kiat Sukses ala SDN Padangdangan 1: - Optimalisasi Media Sosial: Aktif mendokumentasikan aktivitas belajar yang menyenangkan sebagai "etalase digital" sekolah agar orang tua mendapatkan gambaran lingkungan yang aman dan suportif. - Fokus Karakter & Akhlak: Mengutamakan pembiasaan ibadah harian, sopan santun, dan kemandirian yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh orang tua di rumah. - Guru sebagai Brand ...

Raih Kepercayaan Masyarakat, SDN Padangdangan 1 Pasongsongan Jaring 40 Siswa Baru

Gambar
PASONGSONGAN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menunjukkan tren amat positif. Sabtu (27/6/2026).  Hingga saat ini, sekolah dasar tersebut tercatat telah berhasil menjaring sebanyak 40 peserta didik baru untuk sementara waktu. Angka ini jadi bukti nyata meningkatnya animo dan kepercayaan orang tua di wilayah sekitar terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan SDN Padangdangan 1. Menanggapi pencapaian tersebut, Sundari, S.Pd., salah satu guru yang baru bertugas selama satu tahun di sekolah tersebut, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya yang mendalam kepada warga sekitar.  Menurutnya, antusiasme ini adalah sebuah amanah besar yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. "Kepercayaan yang telah diberikan masyarakat Desa Padangdangan ini sangat luar biasa. Tugas kita sekarang adalah menjaga, merawat, dan mempertahankan kepercayaan tersebut dengan terus membe...

Peduli Warisan Budaya, SDN Panaongan 3 Pasongsongan Luncurkan Program SAKOPENG

Gambar
PASONGSONGAN – Setelah sukses membumikan tembang macapat, SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, kembali membuat gebrakan dalam pelestarian budaya lokal.  Memasuki Tahun Pelajaran 2026–2027, sekolah dasar ini resmi meluncurkan program intrakurikuler baru bernama SAKOPENG (Sakolaan Topeng). Ketika diwawancarai di kediamannya, Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, mengungkapkan bahwa program inovatif ini digagas sebagai wujud kepedulian amat mendalam terhadap keberlangsungan seni Topeng Madura.  Seni tradisional ini dinilai mulai asing dan jarang dikenal oleh generasi muda, khususnya anak-anak usia sekolah. "Kami tidak ingin anak-anak kehilangan jati diri budayanya. SAKOPENG hadir agar seni Topeng Madura tidak sekadar menjadi cerita masa lalu, melainkan tetap hidup dan dicintai oleh generasi penerus sejak dini," ujar Agus Sugianto. Sabtu (27/6/2026). Melanjutkan Kesuksesan Program MALESMAMA Langkah SDN Panaongan 3 dalam mengintegrasikan kebudayaan lokal ke ...

Keren! SDN Panaongan 3 Sukses Hidupkan Topeng Madura Lewat SAKOPENG

Gambar
PASONGSONGAN – Di tengah gempuran arus modernisasi yang perlahan menggeser kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah, SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, memilih dan mengambil langkah yang tidak biasa.  Sabtu (27/6/2026).  Sekolah ini justru menjadikan budaya lokal sebagai jantung pendidikan lewat peluncuran program intrakurikuler baru SAKOPENG (Sakolaan Topeng) pada Tahun Pelajaran 2026–2027. Program tersebut digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan seni Topeng Madura, salah satu warisan budaya yang mulai jarang dikenal oleh anak-anak.  Melalui SAKOPENG, sekolah ingin memastikan bahwa budaya tidak hanya dikenang, tapi juga dipelajari, dipraktikkan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd, mengatakan bahwa lahirnya SAKOPENG merupakan hasil dari sebuah pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam. Pada malam pisah kenang siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025–2026, sejumlah siswa menampi...

Luar Biasa! SDN Padangdangan 1 Pasongsongan Jaring 40 Siswa Baru di SPMB 2026/2027

Gambar
PASONGSONGAN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, membuahkan hasil yang sangat menggembirakan. Sabtu (27/6/2026).  Sekolah ini berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dalam menggaet minat masyarakat sekitar. Untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar dan tertib, pihak sekolah menerapkan sistem piket harian yang terstruktur.  Setiap harinya, ada dua orang guru yang ditugaskan secara bergantian di posko SPMB untuk melayani para orang tua dan calon peserta didik baru. Strategi pelayanan prima dan kerja keras seluruh elemen sekolah ini terbukti sangat efektif.  Hingga saat ini, tercatat sudah ada puluhan calon siswa yang resmi mendaftar. "Saat ini sudah ada 40 peserta didik baru yang terdaftar. Ini merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang patut kita apresiasi bersama," ujar Risqon Muttaqin, S.Pd, salah satu guru di SDN Padangdangan 1. Keberhasilan menjar...