Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Pemkab dan BPN Sumenep Lakukan Pengukuran Tanah di SDN Padangdangan 2 untuk Inventarisasi Aset

Gambar
PASONGSONGAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep menerjunkan tim untuk melakukan pengukuran tanah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Jumat (24/7/2026).  Kegiatan ini difokuskan untuk memastikan batas-batas wilayah sekolah serta legalitas kepemilikan lahan secara resmi. Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.SD, mengonfirmasi bahwa pengukuran lahan tersebut merupakan langkah nyata dalam menata administrasi daerah.  Menurutnya, proses ini merupakan bagian integral dari program pengamanan dan inventarisasi aset milik Pemkab Sumenep. "Pengukuran tanah di lingkungan sekolah kami ini bertujuan untuk pengamanan serta inventarisasi aset Pemkab Sumenep, agar ke depannya memiliki kejelasan status hukum dan pendataan yang teratur," ujar Madun. Langkah pendataan dan sertifikasi aset fasilitas pendidikan ini diharapkan dapat mencegah potensi sengketa lahan di masa mendatang, sekaligus...

Tumbuhkan Karakter Religius, Guru PAI SDN Padangdangan 1 Biasakan Siswa Baca Surah Yasin Setiap Pagi

Gambar
PASONGSONGAN — Ada pemandangan berbeda setiap pagi di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Jumat (24/7/2026).  Sebelum bel masuk berbunyi dan kegiatan belajar mengajar dimulai, para siswa tampak khusyuk berkumpul untuk membaca Surah Yasin bersama. Kegiatan rutin ini dipimpin Sundari, S.Pd., selaku guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut.  Pembiasaan positif ini digelar di awal hari agar menjadi fondasi spiritual bagi para murid sebelum menerima materi pelajaran di kelas. Sundari mengungkapkan bahwa rutinitas pagi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam membentuk karakter peserta didik.  Menurutnya, penanaman nilai-nilai religius sejak dini sangat krusial di tengah perkembangan zaman saat ini. "Rutinitas pagi ini sangat penting agar para peserta didik bisa memiliki dan melekatkan nilai-nilai religius dalam diri mereka. Kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga memiliki akhlak yang...

Tak Semua Pahlawan Memakai Seragam, Ada yang Berblangkon dan Mengantar Seorang Bocah Menjemput Langkah Pertamanya

Gambar
PASONGSONGAN – Di sebuah sekolah dasar yang berdiri di tengah hamparan sawah Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, lahir sebuah kisah yang mengajarkan bahwa kemanusiaan tidak mengenal jabatan, profesi, ataupun batas wilayah. Kisah itu bermula dari kepedulian seorang kepala sekolah. Namanya Agus Sugianto, S.Pd, Kepala SDN Panaongan III. Masyarakat mengenalnya sebagai sosok yang selalu tampil sederhana dengan blangkon Madura di kepalanya. Namun, di balik penampilan khas itu, tersimpan hati yang meyakini bahwa tugas seorang pendidik bukan hanya mengajar di ruang kelas, melainkan juga menghadirkan harapan bagi sesama. Harapan itu kemudian menemukan wajahnya pada seorang bocah bernama Irsya. Sejak dilahirkan, kedua kaki Irsya mengalami kelainan. Ia tidak pernah merasakan bagaimana rasanya berlari mengejar teman-temannya, apalagi bermain tanpa batas. Setiap kali ingin berpindah tempat, bocah itu hanya mampu mengesot menggunakan kedua tangannya. Pemandangan itu berkali-kali mengetuk hati Ag...

Membangun Komunitas Digital Lewat Konten Menghibur dan Soft Selling

Gambar
SUMENEP -- Di tengah ketatnya persaingan kreator konten, Arrijal Faiz dan Moh. Heriawan memilih pendekatan berbeda melalui akun TikTok @papibubub.daily.  Awalnya dibuat untuk memperkenalkan bisnis mereka, AF Store Sumenep, akun ini kini berkembang pesat dengan mengedepankan hiburan, interaksi, dan kedekatan dengan audiens dibanding sekadar berjualan secara agresif. Lewat strategi soft selling—seperti video komedi, vlog, tantangan, hingga sesi live streaming yang interaktif—akun mereka berhasil berkembang secara organik hingga meraih puluhan ribu pengikut dan jutaan tayangan tanpa promosi berbayar.  Kepercayaan dan loyalitas komunitas yang terbentuk juga membuka peluang kerja sama endorsement serta promosi UMKM lokal secara alami. Ariz (Arrijal Faiz) menegaskan bahwa kepercayaan audiens adalah aset utama.  "Kami ingin orang terhibur dan merasa nyaman dulu. Jika sudah percaya, promosi produk akan terasa lebih natural," ujar Ariz di tempat kerjanya. Kamis (23/7/2026).  ...

Keren! Pembina Upacara SDN Padangdangan 1 Minta Siswa Kelas Tinggi Jadi Contoh

Gambar
PASONGSONGAN — Kedisiplinan dan pembentukan karakter sejak dini terus jadi fokus utama di lingkungan sekolah dasar.  Hal ini ditegaskan kembali dalam upacara bendera hari Senin yang berlangsung khidmat di halaman SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Senin (20/7/2026).  Bertindak sebagai Pembina Upacara, Yudi Hariyanto, S.Pd., menyampaikan amanat penting yang ditujukan kepada seluruh warga sekolah.  Dalam arahannya, ia memberikan penekanan khusus mengenai adab dan perilaku santun, khususnya penghormatan siswa terhadap seluruh guru di sekolah. Menurut Yudi, adab merupakan pondasi utama dalam menuntut ilmu.  Oleh karena itu, ia meminta seluruh siswa untuk selalu menjaga sopan santun, mendengarkan nasihat, dan menghormati bapak dan ibu guru yang telah mendidik mereka dengan ikhlas. Selain masalah adab, Yudi Hariyanto juga menyoroti pentingnya peran keteladanan di lingkungan sekolah.  Ia mengimbau agar para siswa di kelas tinggi (kelas IV, ...

Guru SDN Padangdangan 2 Pasongsongan: Stop Bullying, Yuk Berani Melapor!

Gambar
PASONGSONGAN — Upaya pencegahan aksi perundungan (bullying) terus digalakkan di lingkungan sekolah. Senin (20/7/2026).  Dalam amanat upacara bendera, Guru Kelas V SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Akbar Cholik, S.Pd., memberikan peringatan keras kepada seluruh siswa agar sama sekali tidak melakukan tindakan perundungan. Di hadapan peserta upacara, Akbar menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar.  Ia mengimbau kepada seluruh siswa-siswi untuk saling menghargai dan tidak ragu melaporkan kepada pihak guru jika melihat atau mengalami tindakan perundungan. "Jika ada yang melakukan perundungan, segera melapor kepada guru. Jangan takut," tegas Akbar Cholik dalam amanatnya. Ia juga menjelaskan bahwa perundungan biasanya dilakukan oleh pihak yang merasa lebih kuat atau lebih dewasa secara usia kepada mereka yang lebih lemah.  Oleh karena itu, Akbar mengingatkan pentingnya keberanian untuk bersuara agar lingkaran p...