Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Lonjakan Harga Bibit Tembakau di Pasongsongan, Sumenep: Tembus hingga Rp 70 Ribu

Gambar
Harga bibit tembakau di Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, saat ini bertahan di kisaran lebih dari Rp 50 ribu per seribu bibit, bahkan ada yang menembus angka Rp 70 ribu.  Meskipun dinilai cukup tinggi, harga tersebut relatif stabil dan sama dengan kondisi pada tahun lalu.  Biasa, bibit tembakaunya masih sedikit, sedang yang mau menanam banyak.  Kestabilan harga ini mencerminkan tingginya antusiasme para petani yang bersiap memasuki masa tanam, di mana bibit berkualitas dengan perawatan prima jadi faktor penentu utama keberhasilan panen nantinya. Fenomena harga tersebut dibenarkan oleh Matsuri, seorang warga yang berasal dari Dusun Sempong Barat, Desa Pasongsongan.  ”Permintaan bibit tembakau di Pasongsongan terbilang cukup tinggi menjelang musim tanam tahun ini," ungkap Matsuri. Ahad (3/5/2026)  Matsuri bahkan mengakui bahwa dirinya telah menjual bibit tembakaunya kepada seorang petani berasal dari Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan...

Kebersihan Lingkungan Sekolah: Tanggung Jawab Bersama untuk Generasi Masa Depan

Gambar
PASONGSONGAN - Kebersihan lingkungan sekolah bukan hanya tugas petugas kebersihan semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.  Mulai dari kepala sekolah, guru, staf, hingga para siswa memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, asri, dan sehat.  Kesadaran untuk menjaga kebersihan harus terus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan positif yang melekat pada diri siswa.  Langkah nyata dalam menanamkan kesadaran ini ditunjukkan Zainal Arifin, S.Pd, seorang pendidik di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.  Ia tidak hanya menyampaikan teori di dalam kelas, tapi juga secara konsisten memberikan teladan langsung kepada para siswanya untuk selalu membuang sampah pada tempatnya.  "Melalui tindakan sederhana seperti memungut sampah yang berserakan di sekitar lingkungan sekolah, Zainal mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui perbuatan nyata," ucap Zainal. Sabtu (2/5/2026)....

Prestasi Membanggakan, Siswa SDN Padangdangan 2 Sumenep Tembus Semifinal Olimpiade PAI Jawa Timur

Gambar
PASONGSONGAN – Ahmad Zainul Abidin, siswa kelas VI SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan melangkah ke babak semifinal Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Provinsi Jawa Timur. Sabtu (2/5/2026).  Keberhasilan Zainul ini jadi angin segar sekaligus motivasi besar bagi dunia pendidikan di Kecamatan Pasongsongan, karena mampu menunjukkan kapasitas dan bersaing dengan perwakilan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Menjelang babak semifinal, Zainul terus melakukan persiapan yang intensif di bawah bimbingan para guru di sekolahnya.  Guru PAI SDN Padangdangan 2, Siti Endang Junnur Aida, S.Pd., menyatakan keyakinannya bahwa Zainul memiliki peluang besar untuk melaju ke babak selanjutnya.  "Kami sangat optimis anak didik kami akan mampu masuk ke babak final, melihat dedikasi dan semangat belajarnya yang sangat tinggi selama proses persiapan ini," ujar Siti Endang. [Kaiy]

Peringatan Hardiknas 2026 di SDN Panaongan 3: Apresiasi Tulus untuk Guru Ngaji

Gambar
  PASONGSONGAN -- SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, gelar Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung khidmat dan sarat akan makna. Sabtu (2/5/2026) Seluruh peserta didik yang kompak mengenakan seragam Pramuka tampak antusias mengikuti jalannya upacara yang dipimpin Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto.  Pada Hardiknas kali ini menghadirkan kejutan istimewa berupa apresiasi kepada salah seorang guru ngaji dari lingkungan sekitar sekolah, yaitu Ustadz Namsura. Agus Sugianto mengalungkan bunga melati secara simbolis kepada Ustadz Namsura sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya.  Dalam amanatnya, Agus Sugianto menegaskan bahwa guru ngaji memiliki kontribusi yang tidak kalah penting dengan pendidik formal.  "Di tengah keterbatasan, tanpa gaji tetap dan honor pemerintah, guru ngaji tetap istiqomah mengajar anak-anak kita. Meski hanya dalam waktu singkat setiap malam dari pukul 18.00 hingga 20.00 WIB, mereka telah menanamkan pendi...

Klinik Ar-Rahman Pasongsongan Sumenep: Pelayanan Prima yang Memuaskan Warga

Gambar
Keberadaan Klinik Ar-Rahman yang berlokasi di Dusun Morasen, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat setempat. Ahad (1/5/2026).  Sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau, klinik ini dinilai mampu memberikan pelayanan medis yang prima, ramah, dan tanggap.  Berbagai kalangan masyarakat, mulai dari generasi muda hingga para lansia, merasa sangat terbantu dengan kehadiran layanan kesehatan yang berkualitas di wilayah mereka. Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat tersebut adalah Niyatun (67), wanita asal Dusun Sempong Barat.  Ia mengungkapkan rasa puas dan syukurnya ketika berobat ke Klinik Ar-Rahman karena mendapatkan penanganan cepat serta perawatan yang penuh empati dari para tenaga medis.  " Kaule (saya) puas aobat ka ka'dinto , (berobat ke sini). kejelasan informasi, dan kebersihan fasilitas klinik membuat proses berobat terasa lebih nyaman dan menenangkan," ujar Niyatun, wanit...

Komitmen SDN Panaongan 3 Cegah Perundungan Melalui Program Guru Tamu

Gambar
PASONGSONGAN -- Menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman terus diperkuat SDN Panaongan 3, Pasongsongan, Sumenep, melalui kegiatan Program Guru Tamu. Kamis (30/4/2026).  Mengusung tema "Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying", acara ini jadi langkah nyata pihak sekolah dalam mencegah perundungan sejak dini.  Hadir dua narasumber berkompeten, yakni Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd (guru SRT 49 Sumenep) dan Amilia Rahma Sania, S.Pd (guru SMPN 2 Sumenep), untuk memberikan edukasi langsung kepada para siswa. Selama kegiatan berlangsung, materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh para peserta.  Narasumber membahas tuntas berbagai jenis perundungan, dampak psikologis yang dialami korban, serta cara menghindari dan melaporkan tindakan tersebut.  Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto,S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah harus jadi tempat aman bagi siswa. "Karena bullying bisa berdampak serius terhadap mental ...