Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Kekompakan Luar Biasa: KKG Gugus 02 Pasongsongan Bahas Sekolah Ramah Anak di SDN Panaongan 3

Gambar
Sundari, S.Pd (kanan) SUMENEP – Pertemuan rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 02 Kecamatan Pasongsongan kembali digelar dengan penuh antusias. Kamis (5/2/2026). Kali ini giliran SDN Panaongan 3 jadi tuan rumah bagi para pendidik yang ingin memperdalam strategi pendidikan lewat tema menarik: “Merajut Inklusivitas: Membangun Sekolah Ramah Anak.” Ada hal yang berbeda dan membanggakan dalam rapat kali ini. Tingkat kehadiran peserta menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini turut diamini Sundari, S.Pd., guru PAI (Pendidikan Agama Islam) dari SDN Padangdangan 1. "Rapat KKG 02 kali ini terbilang sangat sukses. Hampir seluruh guru, kepala sekolah, hingga tenaga kependidikan hadir dengan kompak dan tepat waktu. Semangat kebersamaan seperti ini yang kita butuhkan untuk maju bersama," ungkap Sundari ketika dimintai komentarnya oleh awak media. Menurut perempuan dari dua orang anak ini menjelaskan, bahwa rapat kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum pentin...

Sinergi Pendidik di Gugus 02 Pasongsongan: Wujudkan Sekolah Ramah Anak Melalui Inklusivitas

Gambar
Sariman, S.Pd (kiri). SUMENEP   – Semangat kolaborasi antar-pendidik kembali terlihat dalam pertemuan rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 02 Kecamatan Pasongsongan. Kamis (5/2/2026). Pertemuan bulan ini diselenggarakan di SDN Panaongan 3, dengan mengusung tema yang sangat relevan dengan dinamika pendidikan modern: “Merajut Inklusivitas: Membangun Sekolah Ramah Anak.” Tema ini dipilih untuk memperkuat pemahaman guru mengenai pentingnya menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan setiap anak, terlepas dari latar belakang maupun kondisi fisiknya. Hadir sebagai pemateri utama adalah Sariman, S.Pd., yang merupakan tenaga pendidik dari SDN Soddara 1. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa inklusivitas bukan sekadar menerima siswa berkebutuhan khusus, melainkan tentang bagaimana kurikulum dan pola pengajaran bisa beradaptasi dengan kebutuhan unik setiap individu. "Sekolah ramah anak dimulai dari hati seorang guru yang mampu melihat potensi ...

Pertemuan Rutin KKG Gugus 02 Pasongsongan Digelar di SDN Panaongan 3

Gambar
SUMENEP - Pertemuan rutin bulanan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 02 Kecamatan Pasongsongan berlangsung di SDN Panaongan 3. Kamis (5/2/2026).  Kegiatan ini dihadiri para guru dari sekolah-sekolah anggota gugus sebagai wadah koordinasi dan peningkatan profesionalisme pendidik. Agus Sugianto, S.Pd, selaku perwakilan tuan rumah, menyampaikan permohonan maaf atas molornya waktu pelaksanaan pertemuan.  Dalam undangan, kegiatan dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB, tapi pelaksanaannya sedikit tertunda. “Ini bukan unsur kesengajaan, tapi karena adanya pembagian MBG (Makanan Bergizi Gratis) kepada para siswa dan guru,” ungkap Agus Sugianto.  Ia menambahkan, pembagian MBG di SDN Panaongan 3 tersebut merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan, sehingga membutuhkan penyesuaian dalam pelaksanaannya . [kay]

Pengawas Bina Tekankan Integritas Moral Guru pada Pertemuan KKG Gugus 02 Pasongsongan

Gambar
Abu Sufyan (berdiri). ​ SUMENEP – Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 02 Kecamatan Pasongsongan kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang bertempat di SDN Panaongan 3. Kamis (5/2/2026).  Kegiatan ini jadi wadah koordinasi sekaligus peningkatan kompetensi bagi para pendidik di lingkungan gugus tersebut. ​Acara ini dihadiri langsung Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, Abu Supyan, M.Pd.  Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pengarahan terkait profesionalisme dan etika profesi guru sebagai teladan di masyarakat. ​Dalam amanat singkatnya, Abu Supyan memberikan peringatan keras bagi seluruh tenaga pendidik untuk senantiasa menjaga martabat diri dan institusi.  Ia menekankan agar para guru menjauhi segala bentuk tindakan yang melanggar norma, termasuk perselingkuhan. ​"Sebagai pendidik, kita adalah figur yang digugu dan ditiru. Menjaga integritas moral, termasuk menghindari perselingkuhan, adalah harga mati demi marwah pendidikan dan masa depan anak didik kita," tegas ...

Sinergi Warga dan Tokoh Masyarakat, Plesterisasi Jalan Buntu di Sempong Barat Rampung

Gambar
SUMENEP – Semangat gotong royong dan kepedulian tokoh masyarakat berhasil mengubah wajah infrastruktur di Dusun Sempong Barat, Desa Pasongsongan. Proyek plesterisasi jalan kampung sepanjang 50 meter yang sebelumnya rusak, kini telah rampung dikerjakan dan siap digunakan warga. Jumat (6/2/2026). Perbaikan jalan ini bermula dari inisiatif Adam Biyono Gafur. Meski statusnya adalah jalan buntu, Adam tetap bergerak menggalang dana swadaya dari masyarakat sekitar demi kenyamanan mobilitas sehari-hari. Langkah swadaya warga ini rupanya memantik simpati dari berbagai pihak. Kepala Desa Pasongsongan turun tangan langsung memberikan dukungan dana untuk memastikan pengerjaan jalan tersebut berjalan lancar. "Kami sangat mendukung langkah swadaya masyarakat seperti ini. Ini adalah bentuk nyata kepedulian warga terhadap pembangunan desa, dan tentu pemerintah desa akan selalu hadir untuk menyokongnya," ujar Kades Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto. Senada dengan hal tersebut,...

Dukung Literasi Digital, Owner Toko Ungu Pasongsongan Danai Plesterisasi Jalan Sempong Barat

Gambar
Owner Toko Ungu Pasongsongan. SUMENEP – Akses jalan kampung di Dusun Sempong Barat, Desa Pasongsongan, kini tampil lebih rapi dan nyaman. Proyek plesterisasi jalan sepanjang 50 meter tersebut dinyatakan rampung berkat kolaborasi apik antara inisiatif warga dan dukungan sektor swasta. Jumat (6/2/2026). Jalan pelosok yang kini sudah mulus tersebut salah satunya mendapatkan suntikan dana segar dari Zainollah, pemilik (owner) Toko Ungu Pasongsongan. Zainollah mengungkapkan bahwa keputusannya membantu perbaikan jalan tersebut bukan tanpa alasan. Ia melihat Dusun Sempong Barat memiliki potensi strategis karena jadi markas bagi media digital lokal. "Saya punya perhatian khusus terhadap jalan kampung tersebut karena di sana terdapat operasional website lokal www.apoymadura.com ," ujar Zainollah. Menurutnya, keberadaan media lokal tersebut seringkali menarik kunjungan dari berbagai pihak luar yang ingin bersilaturahmi atau melakukan koordinasi terkait informasi di wilayah...