Menabur Kebaikan dari Pelosok: Catatan Akhlak Berbagi di SDN Soddara 2 Sumenep
![]() |
| Para murid SDN Soddara 2 berbagi takjil kepada pengendara kendaraan bermotor. [Foto: kay] |
Ramadhan selalu punya cara unik untuk menyatukan hati. Menyatukan cinta sesama muslim.
Di tengah hiruk-pikuk kesibukan orang mengejar berkah, ada sebuah potret menyejukkan yang datang dari SDN Soddara 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.
Kendati secara geografis sekolah ini terletak jauh di pelosok desa, semangat mereka dalam menebar kebaikan justru melampaui batas jarak tersebut. Kamis (12/3/2026).
Bukan Sekadar Takjil, Tapi Pendidikan Karakter
Aksi pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Pos Takjil Ramadhan baru-baru ini bukan sekadar rutinitas musiman.
Di balik bungkusan makanan yang dibagikan, ada pesan moral yang sedang ditanamkan secara mendalam kepada para siswa.
Kepala SDN Soddara 2, Bambang Sutrisno, S.Pd, tampaknya sangat memahami bahwa pendidikan tidak boleh berhenti di dalam ruang kelas.
Melalui kegiatan ini, beliau sedang mempraktikkan pembelajaran kontekstual—mengajarkan siswa bagaimana menjadi manusia yang bermanfaat bagi lingkungannya.
Menepis Keterbatasan dengan Kepedulian
Seringkali ada stigma bahwa sekolah di pelosok memiliki keterbatasan dalam bergerak.
Tapi, siswa-siswi SDN Soddara 2 membuktikan sebaliknya. Jarak desa yang jauh dari pusat kota tidak menyurutkan binar kebahagiaan di wajah mereka saat menyapa para pengendara yang melintas.
Ada beberapa poin penting yang bisa kita petik dari inisiatif ini:
- Menanamkan Empati: Siswa diajak merasakan indahnya memberi, bukan hanya menerima.
- Melawan Keterbatasan: Semangat berbagi tidak butuh kemewahan, tapi butuh ketulusan.
- Keteladanan Pemimpin: Sosok Bambang Sutrisno menunjukkan bahwa visi seorang kepala sekolah sangat menentukan warna karakter anak didiknya.
Akhlak Mulia sebagai Bekal Masa Depan
Pelajaran matematika atau bahasa mungkin bisa dilupakan seiring waktu, tapi memori tentang "indahnya berbagi" akan membekas seumur hidup.
Inilah yang disebut dengan penanaman akhlak mulia.
Dengan membiasakan anak-anak senang berbagi sejak dini.
SDN Soddara 2 sedang menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga memiliki kecerdasan sosial dan spiritual yang tinggi.
Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik di SDN Soddara 2.
Mereka telah membuktikan bahwa dimanapun sekolah berada, selama ada kemauan untuk menebar kebaikan, cahaya pendidikan karakter akan tetap bersinar terang.
Saya mau memetik kalimat bijak tentang SDN Soddara 2:
Kebaikan itu seperti wangi bunga; ia akan tetap harum meskipun tumbuh di tempat yang paling tersembunyi sekalipun. [kay]

