Jumat, 02 Agustus 2024

Kendang Dumek, Warisan Budaya Masyarakat Pulau Kangean Sumenep

Pulau Kangean Sumenep Madura
Arif Mahmud (kanan) bersama pemilik kanal YouTube Pendopo Madura dalam acara podcast. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura - Musik Kendang Dumek merupakan salah satu kesenian tradisional asli dari Pulau Kangean. Pulau yang terkenal dengan sebutan Pulau Cukir ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep Madura. 

Kesenian ini memiliki karakteristik unik dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat setempat. Sabtu (3/8/2024). 

"Permainan musik Kendang Dumek biasanya dimainkan oleh empat orang yang masing-masing memiliki peran khusus," terang Arif Mahmud yang berasal dari Dusun Cangkreng Desa Angon-Angon Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. 

Para pemain musik Kendang Dumek terdiri dari 4 orang, antara lain:

Dua pemukul kendang; mereka memainkan kendang dengan irama yang dinamis dan penuh semangat.

Satu pemukul gong; pemain ini menambah dimensi bunyi yang lebih dalam dan ritmis pada keseluruhan musik.

Satu peniup saronen; saronen adalah alat musik tiup tradisional yang menghasilkan nada-nada melengking dan melodis, menjadi pelengkap sempurna bagi kendang dan gong.

"Kendang Dumek bukan sekadar hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai pengiring dalam berbagai acara adat dan upacara penting di Pulau Kangean," terang Arif Mahmud. 

Lelaki murah senyum ini sekarang jadi guru di SDN Padangdangan 2 Pasongsongan. 

Arif Mahmud juga menjelaskan, bahwa musik Kendang Dumek seringkali dimainkan dalam acara pernikahan, pencak silat, karapan kerbau, dan acara ritual adat lainnya. 

"Musik ini menghadirkan suasana meriah, semarak dan penuh semangat pada setiap perhelatan yang digelar," ungkap Arif Mahmud. 

Musik Kendang Dumek juga seringkali ditampilkan pada acara-acara formal ketika ada kunjungan pejabat atau menyambut kedatangan tokoh penting.

"Kendang Dumek merupakan permainan musik lengkap yang menggabungkan beberapa unsur bunyi dan ritme dalam satu kesatuan sangat dunamik," tegas Arif Mahmud. 

Kendang Dumek tidak hanya mencerminkan kreativitas masyarakat Kangean, tetapi juga menunjukkan betapa kayanya warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kangean. 

"Adalah tanggung jawab kita untuk terus melestarikannya dengan cara ikut peduli. Tidak anti pati terhadap keberadaannya," harapnya. [Surya]

Kamis, 01 Agustus 2024

Gratis! Bakti Sosial PT Bintang Banyu Urip dan DPC PAP3I Jawa Timur di Gresik dan Trenggalek

Pt bintang banyu urip
MS Arifin bersama istri. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - PT Bintang Banyu Urip bersama dengan DPC PAP3I (Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyembuh Indonesia) Jawa Timur akan menggelar bakti sosial berupa pengobatan massal gratis. 

Acara terjadwal itu akan dilangsungkan didua tempat. Tanggal 10 Agustus di Kabupaten Gresik dan 15 Agustus di Trenggalek.

MS Arifin, yang merupakan CEO PT Bintang Banyu Urip sekaligus Ketua DPP PAP3I Jawa Timur, menjadi pemrakarsa utama dari kegiatan mulia ini. 

MS Arifin mengungkapkan, bahwa tujuan dari acara ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak.

"Saya pribadi berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap sesama, dan kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujar MS Arifin via voice note di aplikasi WA. Jumat (2/8/2024). 

Kegiatan bakti sosial ini mencakup berbagai jenis layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan umum, pengobatan penyakit ringan dan berat hingga terapi pijat. 

Selain pelayanan pengobatan, MS Arifin akan membagikan Ramuan Banyu Urip secara gratis kepada masyarakat kurang mampu. 

Ramuan tradisional ini dikenal luas memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit ringan dan berat. 

Pembagian Ramuan Banyu Urip ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang menerima.

Melalui kegiatan ini, MS Arifin berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi sosial serupa. 

"Kesehatan adalah hak semua orang. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin dan lebih banyak lagi pihak yang peduli untuk membantu sesama," cetus Arifin. 

Acara bakti sosial pengobatan massal gratis ini menjadi bukti nyata komitmen PT Bintang Banyu Urip dan DPC PAP3I Jawa Timur dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. 

"Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas di masa mendatang. PT Bintang Banyu Urip punya semboyan, tiada hari tanpa sedekah," tutup Arifin. [Surya]

Senantiasa Berbagi, Penyaluran Keuntungan PT Bintang Banyu Urip

Ceo pt bintang banyu urip
Bakti sosial PT Bintang Banyu Urip bagi masyarakat Pasean Pamekasan. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Keberhasilan PT Bintang Banyu Urip dalam meraih keuntungan setiap tahunnya tidak membuat MS Arifin lupa diri. 

Sebaliknya, MS Arifin sebagai CEO PT Bintang Banyu Urip justru memilih untuk menyalurkan sebagian besar keuntungan perusahaan bagi kegiatan sosial. Kamis (1/8/2024). 

Setiap bulan perusahaan ini rutin memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Bantuan ini tentu sangat berarti, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit.

"Biasanya bantuan sembako saya salurkan lewat cabang-cabang kami yang tersebar di berbagai kota di tanah air," terang keturunan Syekh Ali Akbar Syamsul Arifin, tokoh penyebar Islam di Madura pada abad 14 Masehi ini kalem. 

Tidak hanya berhenti di situ, MS Arifin juga terlibat dalam kegiatan pemotongan hewan qurban setiap tahunnya. 

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama. 

Daging qurban yang dibagikan kepada masyarakat di sekitar tempat tinggalnya menjadi simbol nyata dari komitmen MS Arifin dalam membantu mereka yang kurang beruntung.

Kepedulian dan komitmen MS Arifin dalam membantu masyarakat lewat berbagai kegiatan sosial menjadikannya sosok yang sangat dihormati dan dihargai. 

Ia tidak hanya berhasil sebagai pebisnis, tetapi juga sebagai pribadi yang dermawan dan peduli terhadap sesama. 

"Memang kadang ada anggapan sebagian orang, kalau sedekah saya hanya untuk menyombongkan diri. Cuek saja. Saya tak mau ambil peduli. Niat saya ikhlas, " tandas MS Arifin santai. 

Keberhasilannya dalam menyeimbangkan antara kesuksesan bisnis dan tanggung jawab sosial menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dalam dunia yang semakin materialistis, tindakan nyata MS Arifin dalam berbagi dan membantu sesama merupakan teladan yang patut ditiru. [Surya]

MS Arifin: CEO PT Bintang Banyu Urip yang Dermawan

pt bintang banyu urip
MS Arifin (kanan) ketika memberi sedekah Ramuan Banyu Urip untuk para leader Mulai Beauty. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura - Di tanah kelahirannya, Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, nama MS Arifin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat luas. 

Kegiatan sosial berupa pengobatan gratis sudah ribuan kali dilakukan sejak sebelum PT Bintang Banyu Urip go international. 

Bahkan dia menjadi donatur tetap pada beberapa yayasan yatim piatu, baik di kampung halamannya atau di Yogyakarta tempat dimana ia tinggal saat ini. 

Sebagai CEO PT Bintang Banyu Urip, MS Arifin juga acapkali diminta untuk menyuntikkan dana segar pada kegiatan-kegiatan keagamaan. 

Perlu diketahui, PT Bintang Banyu Urip adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi Ramuan Banyu Urip, sebuah produk herbal terkenal. 

Pun yang membuat MS Arifin begitu dikenal bukan hanya keberhasilannya dalam bisnis, tetapi juga dedikasinya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Saya percaya kalau kesuksesan ini karena doa dari kedua orang tua,"  komentar MS Arifin sambil mengenang masa lalunya dalam sebuah bakti sosial di Pendopo Banyu Urip Pasongsongan Sumenep.  Kamis (1/8/2024). 

Salah satu bentuk bakti sosial yang sering dilakukan oleh MS Arifin adalah pengobatan gratis kepada masyarakat. 

Lewat kegiatan ini, ia bersama timnya dari PT Bintang Banyu Urip sering mengadakan acara pengobatan massal di berbagai tempat, baik di tanah air atau diluar negeri. 

Ramuan Banyu Urip, produk andalan perusahaannya, menjadi bagian penting dari pengobatan ini. 

Dengan memberikan pengobatan gratis, MS Arifin berharap dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. [Surya]

Rabu, 31 Juli 2024

Nilai Pendidikan Karakter dalam Pementasan Macopat Madura

Macopat Sumenep madura

Pagelaran Macopat Madura, yang sering dipentaskan oleh Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan Sumenep, merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang kaya akan nilai-nilai pendidikan karakter. 

Kesenian Macopat sendiri merupakan jenis kesenian yang berbentuk syair atau puisi berirama yang dibacakan atau ditembangkan dengan berbagai pola irama tertentu. 

Pola iramanya sesuai dengan pakem dan sudah dikenal luas dikalangan para pakar Macopat Madura. 

Dalam setiap pagelaran Macopat Madura, terdapat berbagai nilai yang dapat diambil sebagai pelajaran hidup, terutama bagi kalangan generasi muda. 

Berikut adalah beberapa nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam pagelaran Macopat Madura. 


Akhlak Mulia

Macopat Madura kerap menyajikan cerita-cerita yang mengandung pesan-pesan akhlak mulia. Contohnya, berbagai kisah yang menggambarkan para tokoh yang memiliki sifat jujur, amanah, dan rendah hati. 

Pesan-pesan ini disampaikan melalui syair-syair yang indah dan penuh makna, sehingga dapat menginspirasi penonton untuk meneladani aneka sifat baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari.


Sikap Baik

Dalam setiap pagelaran Macopat Madura, adab baik seperti memberi salam hormat kepada sesama pemain sebelum melagukan tembang Macopat menjadi syarat tak tertulis. 

Begitu pula ketika selesai tampil, biasanya vokalis Macopat akan memberi salam hormat dengan mengangkat kedua tangan dan ditempelkan ke hidung (menyembah).  

Selama pertunjukan para pemain Macopat tabu berbicara dengan sesama temannya. Mereka akan menjaga sikapnya dengan baik. 

Sedangkan melalui cerita yang dibawakan, penonton diajak untuk memahami pentingnya menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama dan membangun masyarakat yang saling peduli satu sama lain

Pesan Moral

Pagelaran Macopat Madura juga sarat dengan pesan moral yang disampaikan melalui beragam kisah rakyat atau legenda yang penuh dengan hikmah. 

Misalnya, cerita tentang akibat buruk dari keserakahan, kebohongan, dan ketidakadilan. 

Semua pesan moral tersebut berfungsi sebagai cermin bagi penonton untuk mengevaluasi diri dan berperilaku lebih baik.


Pelestarian Budaya

Selain mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, pagelaran Macopat Madura juga berperan penting dalam pelestarian budaya lokal. 

Dengan menggairahkan dan menghidupkan kembali kesenian tradisional ini, Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan tidak hanya menjaga warisan budaya nenek moyang, tetapi juga menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya sendiri kepada generasi muda.

Kebersamaan dan Keterlibatan Komunitas

Pementasan Macopat Madura sering kali melibatkan berbagai elemen masyarakat tanpa membedakan strata sosial. 

Pada akhirnya menciptakan rasa kebersamaan dan memperkuat ikatan sosial diantara anggota perkumpulan. 

Selain itu, keterlibatan berbagai pihak dalam pagelaran ini juga mengajarkan tentang kerja sama dan saling menghargai satu sama lain.

Melalui nilai-nilai yang terkandung dalam pagelaran Macopat Madura, Perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga memberikan pendidikan karakter yang sangat berharga. 

Dengan demikian, pagelaran ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan yang efektif untuk membentuk generasi yang berakhlakul karimah, bersikap baik, dan memiliki moral yang tinggi. [Surya]

Bakti Sosial PT Bintang Banyu Urip di Hotel Nirvana In Yogyakarta

Ms arifin
MS Arifin, duduk paling kiri. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Kembali PT Bintang Banyu Urip mengadakan acara bakti sosial yang diselenggarakan di Hotel Nirvana Inn, Yogyakarta. 

Acara ini secara khusus ditujukan untuk pasien diabetes. Didalamnya juga ada edukasi tentang cara merawat serta mengobati luka atau borok yang disebabkan oleh penyakit kencing manis. Kamis (13/6/2024). 

Bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PT Bintang Banyu Urip terhadap kesehatan masyarakat, terutama mereka yang menderita diabetes. 

"Karena semakin tingginya angka penderita diabetes di Indonesia, edukasi mengenai penanganan luka diabetes menjadi sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius," ungkap MS Arifin, CEO PT Bintang Banyu Urip. 

MS Arifin juga menekankan pentingnya pemahaman dan pengetahuan yang cukup tentang cara merawat luka akibat diabetes. Tujuannya untuk mencegah infeksi dan komplikasi lainnya. 

"Kami berharap melalui bakti sosial ini, para peserta nantinya akan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka," ujar MS Arifin dihadapan para awak media. 

Para peserta diberikan penjelasan mendalam mengenai diabetes, penyebab luka, serta cara perawatan yang benar.

Tim dari PT Bintang Banyu Urip juga mempraktikkan cara membersihkan dan merawat luka diabetes secara langsung.

"Kami berikan ruang bagi peserta untuk berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan mereka masing-masing," ungkap MS Arifin. 

Dengan diselenggarakannya bakti sosial ini, CEO PT Bintang Banyu Urip berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi para penderita diabetes. 

Diharapkan pula para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang didapat untuk merawat diri dengan lebih baik, mengurangi risiko infeksi, dan meningkatkan kualitas hidup.

PT Bintang Banyu Urip berkomitmen untuk terus mendukung kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif. 

Acara ini mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat setempat dan dihadiri oleh lebih dari 20 peserta. 

Suasana Hotel Nirvana In yang nyaman turut mendukung kesuksesan pelaksanaan bakti sosial ini. [Surya]

Selasa, 30 Juli 2024

Pelatihan dan Bakti Sosial Terapi Gratis Bersama MS Arifin

Ceo therapy Banyu urip
MS Arifin, dua dari kanan. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Sebuah acara pelatihan dan bakti sosial berupa terapi gratis telah diselenggarakan di Pendopo Ki Dalang Surono (Abah Surono) yang berlokasi di Dusun Balongan, Desa Janti, RT.12/RW.03, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Ahad (30/6/2024). 

Acara ini dipimpin langsung oleh MS Arifin, CEO Banyu Urip International, dan dihadiri oleh sekitar 80 peserta.

Pelatihan dimulai pukul 08.30 WIB dengan suasana yang penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. 

Dalam pembukaannya, MS Arifin menyampaikan bahwa tujuan dari pelatihan ini untuk menjadikan seseorang sebagai penyembuh bagi diri sendiri dan keluarga. 

"Memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang-orang terdekat adalah sebuah keterampilan yang sangat berharga, terutama dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan keluarga," ucap MS Arifin. 

Selama sesi pelatihan, MS Arifin memberikan berbagai pengetahuan dan teknik terapi yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Peserta diajarkan berbagai metode terapi yang tak diragukan lagi keampuhannya dalam menyembuhkan penyakit. 

Karena MS Arifin sudah berpengalaman dalam menangani berbagai kasus penyakit yang kadang tak terpecahkan oleh medis. 

"Selain teori, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik-teknik yang saya ajarkan, sehingga mereka bisa merasakan manfaatnya secara langsung," terang MS Arifin. 

Kegiatan bakti sosial berupa terapi gratis ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar. 

Ini merupakan wujud nyata dari komitmen Banyu Urip International dalam membantu masyarakat untuk mencapai kesehatan yang optimal.

Umumnya para peserta mengaku sangat puas dengan pelatihan ini. 

Banyak diantara mereka yang merasakan perubahan positif setelah mengikuti sesi terapi dan berencana untuk terus mempraktikkan di rumah masing-masing. [Surya]

Senin, 29 Juli 2024

Pelatihan Pemijat Penyehatan Tradisional Indonesia di Pendopo Banyu Urip Pasongsongan Sumenep

Therapy banyu urip
MS Arifin. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Bertempat di Pendopo Banyu Urip Pasongsongan Sumenep diselenggarakan pelatihan pemijat penyehatan tradisional. Acara ini diprakarsai oleh Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur, MS Arifin, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pemijat tradisional di daerah tersebut. Ahad, (30/6/2024).

Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, perwakilan dari Yankestrad Sumenep, Camat Pasongsongan, Koramil Pasongsongan, dan Kapolsek Pasongsongan. 

Selain itu, acara ini juga didukung oleh pendidik dari lembaga kursus dan pelatihan ABBASY Surabaya yang turut memberikan materi dan bimbingan praktis kepada para peserta.

Ms arifin, ceo therapy banyu urip

"Pelatihan ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan metode pemijatan tradisional, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan alternatif di masyarakat," terang MS Arifin dihadapan para jurnalis.

Ia berharap agar para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di sekitar mereka.

Para peserta sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang mencakup teori dan praktik pemijatan. 

Ms arifin

Mereka diajarkan berbagai teknik pemijatan tradisional yang sudah terbukti efektif dalam membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan. 

"Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan tentang anatomi tubuh dan cara-cara menjaga kesehatan pribadi sebagai seorang pemijat,' cetus MS Arifin. 

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pemijat tradisional di Jawa Timur, khususnya di Sumenep, dapat lebih profesional dalam menjalankan tugas mereka.

Acara ini juga menunjukkan komitmen P-AP3I Jawa Timur dalam mendukung pengembangan potensi lokal dan melestarikan warisan budaya melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. [Surya]

Visi dan Misi MS Arifin, Ketua DPD PAP3I Jawa Timur: Target Tahun Pertama

MS arifin ceo therapy banyu urip international
MS Arifin (kiri) bersama salah satu personil TNI dari Koramil Pasongsongan Sumenep. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Ketua DPD PAP3I (Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia) Jawa Timur, MS Arifin, memiliki visi untuk menjadikan PAP3I sebagai organisasi terdepan. 

Terutama dalam memberikan layanan pemijatan dan penyehatan bagi masyarakat di seluruh Jawa Timur. Senin (29/7/2024). 

Selaras dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pemijat, PAP3I diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam bidang kesehatan alternatif.

"Target tahun pertama saya, yaitu pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAP3I di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur," ungkap MS Arifin. 

CEO Therapy Banyu Urip International ini terpilih jadi Ketua DPD PAP3I Jawa Timur lewat Musda  (Musyawarah Daerah) di Mojokerto beberapa bulan lalu. 

MS Arifin menambahkan, bahwa saat ini, DPC PAP3I Jawa Timur baru terbentuk di 14 kabupaten/kota. 

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pemijatan yang berkualitas serta memperluas jaringan di seluruh provinsi.

Diawal kepemimpinannya, untuk bulan ini saja MS Arifin telah menyelenggarakan dua event. Pertama menggelar pelatihan. Kedua  menggelar Rakerda. Kedua event tersebut ditempatkan di Pendopo Banyu Urip Pasongsongan Sumenep. 

"Melalui program pelatihan dan sertifikasi, PAP3I Jawa Timur akan fokus pada peningkatan kualitas dan profesionalisme para pemijat," tegas MS Arifin. 

Hal ini meliputi pelatihan teknik pemijatan yang benar, pemahaman tentang anatomi tubuh manusia, serta etika profesi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

"Dalam waktu dekat, kami juga akan berencana untuk memperkuat kelembagaan PAP3I di tingkat provinsi dan cabang," ucapnya meniscaya. 

Dengan visi dan misi yang jelas, MS Arifin berharap dapat membawa PAP3I Jawa Timur ke arah yang lebih maju dan memberikan kontribusi nyata. [Surya]

Minggu, 28 Juli 2024

Besok, Rakerda PAP3I Jawa Timur di Pendopo MS Arifin Pasongsongan Sumenep

Ms arifin, ceo therapy banyu urip international
MS Arifin (kiri), CEO Therapy Banyu Urip International. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (PAP3I) Jawa Timur akan mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang direncanakan berlangsung di Pendopo MS Arifin, Jalan Kiai Abubakar Sidik Pasongsongan Sumenep. 

Acara ini dijadwalkan besok (Ahad pagi, 28/7/2024) dan akan menjadi momen penting bagi para anggota PAP3I dalam merumuskan kebijakan dan strategi organisasi untuk kedepan.

"PAP3I adalah organisasi yang menaungi para pemijat kesehatan di Indonesia, dengan tujuan untuk meningkatkan standar pelayanan pijat kesehatan serta memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada para anggota," terang MS Arifin via voice note di aplikasi WA. Sabtu (27/7/2024). 

Ms arifin, ceo therapy banyu urip international

Organisasi ini memiliki peran penting dalam mengembangkan industri pijat kesehatan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Saat ini, PAP3I Jawa Timur dipimpin oleh MS Arifin, seorang tokoh yang dikenal luas dalam dunia pijat dan terapi kesehatan. 

MS Arifin juga diketahui sebagai CEO Therapy Banyu Urip International, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang terapi kesehatan yang cabangnya tersebar dibeberapa negara. 

Pendopo MS Arifin Pasongsongan Sumenep, dipilih sebagai lokasi Rakerda karena tempatnya strategis dan representatif.

"Dalam Rakerda PAP3I nanti akan membahas berbagai isu penting, salah satunya tentang penyusunan program kerja dan diskusi mengenai standar pelayanan profesional," beber MS Arifin. 

Eks Polisi Militet ini juga berharap supaya para anggota dapat saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan yang mereka berikan kepada masyarakat.

"Saya percaya kalau Rakerda kali ini tidak hanya jadi ajang rapat semata, tetapi juga akan memperkuat jaringan kerjasama diantara para anggota," ucap MS Arifin mengakhiri. [Surya]

Hasil Rakerda PAP3I DPD Jawa Timur di Pasongsongan akan Dibawa ke Rakernas DPP PAP3I Jakarta

Pendopo banyu urip Pasongsongan Sumenep
MS Arifin Ketua DPD PAP3I Jawa Timur (kiri), Abah Wiharso (tengah) saat memberikan kata sambutannya. [Foto: Yant Kaiy]

apoymadura.com - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (PAP3I) DPD Jawa Timur yang diadakan di Pendopo Banyu Urip Pasongsongan Sumenep telah menghasilkan beberapa keputusan penting. Ahad (28/7/2024). 

Nantinya hasil keputusan itu akan dibawa ke Rakernas (Rapat Kerja Nasional) DPP PAP3I di Jakarta.

Abah Wiharso, seorang pengurus senior DPP PAP3I, menyampaikan bahwa hasil-hasil yang dicapai dalam Rakerda ini sangat penting dan strategis bagi pengembangan organisasi ke depan. 

Semua keputusan yang dihasilkan sudah sesuai dengan sistem yang berlaku dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PAP3I.

"Keputusan yang diambil dalam Rakerda ini telah melalui proses yang transparan dan demokratis sesuai dengan aturan yang ada dalam AD/ART PAP3I. Ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk memajukan organisasi," ujar Abah Wiharso.

Dalam Rakerda tersebut, beberapa isu strategis dibahas, termasuk penguatan program kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung visi dan misi PAP3I. 

"Semua usulan yang dihasilkan dari Rakerda akan dibawa dan dipresentasikan dalam Rakernas di Jakarta untuk mendapatkan persetujuan dan pengesahan dari seluruh anggota," imbuhnya. 

Abah Wiharso mengungkapkan, bahwa dirinya berharap Rakernas DPP PAP3I di Jakarta nanti dapat menerima dan mengesahkan semua hasil dari Rakerda Pasongsongan Sumenep. 

"Dengan demikian, kita bisa melangkah lebih maju dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat dan bangsa," tambah pria sepuh tersebut. 

Ada tambahan sedikit. Dipilihnya Pendopo Banyu Urip Pasongsongan Sumenep sebagai penyelenggaraan Rakerda karena tempat ini menjadi kantor sekretariat DPD PAP3I Jawa Timur. [Surya]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...