Agus Sugianto (kanan) sekarang resmi jadi Kepala SDN Panaongan lll Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP – Serah Terima Jabatan
(Sertijab) Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
berlangsung di sekolah tersebut. Sabtu (28/5/2022).
Agus Sugianto,S.Pd sebelum menjadi Kepala SDN
Panaongan lll, dirinya adalah seorang guru di SDN Pasongsongan l.
Acara Sertijab dihadiri pengawas SD/TK, yakni
Sutiksa,M.Pd. Ia berpesan; “Untuk Kepala SDN Panaongan lll yang baru diharapkan
bisa memajukan lembaga pendidikannya dengan baik. Ibarat jalan, kalau ada yang
berlubang, maka segera diperbaiki.” (Kay)
SUMENEP – Persoalan tambak udang ilegal
yang ada di bumi Kota Keris masih menjadi trending topik hingga saat ini.
Sebagian masyarakat berharap dilematika tersebut segera final. Segera menemukan
formulasi bijak.
Tentu harus melewati rel prosedural yang disetujui
bersama lewat balutan perundangan berlaku. Pro-kontra dari berbagai kalangan jelas
takkan bisa lagi dihindari.
Meski begitu, Moh Ramli sebagai Ketua Tim Terpadu
Pengawasan dan Penertiban Perizinan tambak udang telah menjalankan amanat Bupati
Sumenep.
“Kami tetap akan memberikan pembinaan dan edukasi
kepada para pelaku usaha tambak udang. Step by step,” tandas Moh Ramli didepan
para jurnalis. Senin (23/5/2022).
Dirinya tentu tidak bisa melakukan tindakan asal main
tutup tambak udang. Ada beberapa tahapan yang harus dilewati. (Kay)
SUMENEP – Bertempat di kediaman
Sudahri,S.Pd.I, Dusun Panyepen Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan
Sumenep, telah dilangsungkan pertemuan rutin bulanan PAC Pergunu (Persatuan
Guru Nahdlatul Ulama) Pasongsongan. Ahad (22/5/2022).
“Pada pertemuan kali ini ada tiga hal yang dibahas.
Pertama tentang menyelaraskan akselerasi dalam membumikan NU melalui masjid-masjid
dan pendidikan. Kedua pembentukan ranting dan pelaksanaan program pelatihan
untuk para guru,” ujar Sudahri selaku Ketua PAC Pergunu Pasongsongan.
Dia menambahkan, kalau Pergunu Pasongsongan terus
berbenah. Semua bertujuan supaya para guru senantiasa bisa menjawab tantangan. (Kay)
Sebagian masyarakat Desa Pasongsongan-Sumenep mulai menanam bibit tembakau Madura. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP – Meskipun cuaca tidak menentu, sering turun hujan, sebagian para petani tembakau di wilayah Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten
Sumenep, saat ini telah mulai melakukan penanaman bibit tembakau. Ahad
(22/5/2022).
“Kami sudah terbiasa menanam tembakau tiap tahun pada
bulan ini. Terus terang, agak kepikiran kalau tidak bercocok tanam tembakau
walau hasilnya kurang dari cukup. Kadung terbiasa,” ujar Matsuri (62 tahun), warga Dusun Sempong Barat Desa Pasongsongan.
Apakah tidak kepikiran juga, kalau dalam prakiraan
cuaca diterangkan hujan akan turun hingga Agustus 2022.
Jembatan sisi utara Sungai Angsana Pasongsongan-Sumenep yang pagarnya rusak parah. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP – Sungai Angsana menjadi
pembatas dua desa, yakni Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan. Kedua desa ini
berada dalam kawasan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.
Ada dua jembatan yang menjadi penghubung kedua desa
ini. Jembatan sebelah selatan biasa dilintasi kendaraan roda empat dan dua.
Sedangkan sebelah utara jarang dilalui kendaraan roda empat. Hal itu disebabkan
oleh jalan tertutup oleh lapak pedagang sisi barat sungai.
“Sejatinya jembatan utara Sungai Angsana bisa
dilintasi kendaraan roda empat. Tapi lapak pedagang menghalanginya. Bahkan
kalau Selasa dan Sabtu ada pedagang yang menjajakan dagangannya di atas
jembatan,” ucap Ivan, salah seorang warga Desa Pasongsongan. Sabtu (21/5/2022).
Lebih parahnya lagi, pagar jembatan tersebut rusak
parah akibat tidak dirawat.
“Sebagian besar masyarakat berharap pada dinas
terkait untuk segera memperbaiki pagar jembatan tersebut. Karena pagar itu
penting, sebagai pengaman supaya para pelintas tidak tercebur ke sungai,”
tandas Ivan. (Kay)
Matrasit,M.Pd, Kepala SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP –Ada sesuatu yang baru dari
acara “Lepas-Pisah Kelas VI SDN Padangdangan l” untuk tahun ini. Acara tersebut
direncanakan bakal menampilkan pagelaran seni budaya dari murid-murid setempat.
Rabu (18/5/2022).
“Persiapan itu masih belum final. Kami masih akan
mengadakan rapat dengan para wali murid. Tapi sebagian para murid sudah ada
yang berlatih,” terang Matrasit,M.Pd, Kepala SDN Padangdangan l Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep.
Pentas seni budaya akan menampilkan kesenian tari dan
lagu daerah Madura yang dikreasikan dengan drama serta musikalisasi puisi.
Ketika ditanya soal anggaran, Matrasit menjelaskan;
“Dana akan dipikul bersama, antara wali siswa dan dewan guru SDN Padangdangan
l.”
Acara “Lepas-Pisah Kelas VI SDN Padangdangan I” akan
digelar pada Juni 2022 di halaman sekolah tersebut. (Kay)
Agus Sugianto,S.Pd, Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)
SUMENEP -Ujian Sekolah serentak khusus kelas VI SD/SDI di wilayah Kecamatan
Pasongsongan Kabupaten Sumenep saat ini sudah memasuki hari kedua. Rabu
(18/5/2022).
Jauh hari sebelumnya, Agus Sugianto,S.Pd sebagai Kepala
SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan seringkali mewanti-wanti kepada
seluruh siswanya untuk meningkatkan jam belajarnya di rumah masing-masing.
“Karena kita tahu anak-anak zaman sekarang sudah
akrab dengan hp android. Tentu para murid tidak dilarang menggunakannya, tapi
diatur sebijak mungkin,” ujar Agus Sugianto.
Dari sinilah dibutuhkan kontrol aktif atau peran
serta orang tua, tambah lelaki berkacamata di Kantor Guru SDN Panaongan lll.
“Karena yang saya tahu, berdasar pengalaman, ternyata
anak-anak lebih suka bermain game lewat hp,” tegas Agus Sugianto.
Lebih jauh, dirinya tetap optimis kalau
siswa-siswinya bakal mendapatkan nilai terbaik seiring evaluasi yang pernah
dilakukannya beberapa hari yang lalu. (Kaiy)
Amirudin,S.Pd, guru kelas VI SDN Sapekan l Kecamatan Sapeken. (Foto; Yant Kaiy)
SUMENEP - DimulainyaPelaksanaan Ujian Sekolah (US) tahun pelajaran 2021/2022 tidak hanya berlangsung di daratan saja. Di Pulau Sapeken, yakni SDN Sapeken l Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep juga tengah berlangsung US. Selasa pagi (17/5/2022).
"Hari ini US di SDN Sapeken l dilangsungkan di tiga ruangan. Tentunya, semua komponen pendidikan berharap mendapat nilai terbaik dalam US ini," ujar Amirudin,S.Pd salah seorang guru kelas VI SDN Sapeken l.
Lebih jauh Amirudin menambahkan, ikhtiar untuk mendapatkan nilai terbaik bagi para peserta didik telah ditempuh dengan memotivasi mereka lewat cara memberikan pekerjaan rumah (PR).
"Dengan memberikan PR kepada para murid, nantinya guru bisa mengevaluasi kemampuan para peserta didiknya," tandas Amirudin.
Menurutnya, PR adalah salah satu bagian ikhtiar lantaran para murid saat ini banyak menyukai game online. Jadi peserta didik lebih fokus belajar di rumah. (Kay)