Sabtu, 28 Mei 2022

Menghamba Pada-Mu



Menghamba Pada-Mu

Karya : Agus Sugianto

Apakah ku pantas menghamba pada rindu.

Sedang rindu bukan milikku

Tapi milik Dia sang maha segala tahu.


Apakah ku pantas menghamba pada sunyi.

Sedang sunyi hanyalah suasana tatkala bunyi tak bisa dikenali.

 

Apakah ku pantas menghamba pada gelap.

Sedang gelap tak lebih hanyalah sebuah ruang kosong,dimana cahaya tidak semburat.

 

Apakah ku pantas menghamba padaMu.

Sedangkan adaMu karena ketiadaanku.

Dan adaKu karena ketiadaanMu.

 

Menghamba pada DzatMu,sedang DzatMu menyelimuti jasadku.

Menghamba pada sifatMu,sedang sifatMu menjadi penyifat jasadku.

Menghamba pada jasadku,sedang jasadku musnah menjadi Sahara debu.

 

Lantas pada siapa aku harus menghamba?

 

Ya Rabb..

Biarlah aku menghamba pada ketidakmampuanku dan ketidaktahuanku untuk mengenal wujud keberadaanMu.

Sumenep, 27 Mei 2022



Sertijab Kepala SDN Panaongan lll

Agus Sugianto (kanan) sekarang resmi jadi Kepala SDN Panaongan lll Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)


SUMENEP – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep berlangsung di sekolah tersebut. Sabtu (28/5/2022).

Agus Sugianto,S.Pd sebelum menjadi Kepala SDN Panaongan lll, dirinya adalah seorang guru di SDN Pasongsongan l.

Acara Sertijab dihadiri pengawas SD/TK, yakni Sutiksa,M.Pd. Ia berpesan; “Untuk Kepala SDN Panaongan lll yang baru diharapkan bisa memajukan lembaga pendidikannya dengan baik. Ibarat jalan, kalau ada yang berlubang, maka segera diperbaiki.” (Kay)



Kamis, 26 Mei 2022

Moh Ramli dan Dilematika Tambak Udang

Moh Ramli


SUMENEP – Persoalan tambak udang ilegal yang ada di bumi Kota Keris masih menjadi trending topik hingga saat ini. Sebagian masyarakat berharap dilematika tersebut segera final. Segera menemukan formulasi bijak.

Tentu harus melewati rel prosedural yang disetujui bersama lewat balutan perundangan berlaku. Pro-kontra dari berbagai kalangan jelas takkan bisa lagi dihindari.

Meski begitu, Moh Ramli sebagai Ketua Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Perizinan tambak udang telah menjalankan amanat Bupati Sumenep.

“Kami tetap akan memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelaku usaha tambak udang. Step by step,” tandas Moh Ramli didepan para jurnalis. Senin (23/5/2022).

Dirinya tentu tidak bisa melakukan tindakan asal main tutup tambak udang. Ada beberapa tahapan yang harus dilewati. (Kay)




“ BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI “

KARYA : AGUS SUGIANTO

BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI

DI RELUNG KALBU HATI INI

KUSEMAI LEWAT CINTA KASIH MURNI

AGAR BISA KU PETIK BUAH BERAROMA KASTURI.


BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI

DI SEKOLAH PINGGIRAN ATAUPUN KOTA TANPA KECUALI

AGAR KELAK ESOK HARI

KU SUA GENERASI PINUNJUL LUHUR BERBUDI PEKERTI

 

BENIH KI HAJAR KU TANAM DISINI

DENGAN SEGALA KODRATALAMI PEMBERIAN SANG RABBI

TAK BISA KURUBAH KARENA BUKAN RANAH INSANI

YANG BISA MENGUBAH DALAM SEKEJAB LOYANG MENJADI BESI

 

JIKA KAU PADI KUTANAM KAU SEBAGAI PADI

JIKA KAU JAGUNG KUTANAM KAU SEBAGAI JAGUNG

JIKA KAU GANDUM KUTANAM KAU SEBAGAI GANDUM

DAN JIKA KAU SEJUMPUT RUMPUT

KAN KUTANAM KAU SEBAGAI RUMPUT

DAN JIKA KAU SEBUAH BENALU ATAU GULMA,ANAKKU…!

KAN KUTANAM  KAUJUGA SEBAGAI BENALU ATAU GULMA.

KU TAK BISA BERHARAP BANYAK DAN MEMAKSA SEGALA KUASA

AGAR DARI KELADI KAU BERUBAH MENJADI TANAMAN PADI

DARI REMPAH DAPUR KAU BERUBAH MENJADI BUAH MANIS SELAKSA ANGGUR

AKU TAK BISA,ANAKKU!

BAPAK HANYA BISA SEMAIKANMU APA ADAMU SESUAI KODRATMU

BAPAK HANYA BISA MERAWAT DAN MENJAGAMU

DARI TANAMAN GULMA SERTA TANAMAN PENGGANGGU

AGAR KELAK WALAU KAU SEJUMPUT RUMPUT

PALING TIDAK KAU BISA MEMBERI MANFAAT PADA MEREKA

WALAU HANYA SEKEDAR MELEPAS DAHAGA DENGAN DERAI TAWA CANDA

AGAR MEREKA BISA LUPAKAN SEJENAK DUKA YANG MEREBAK NESTAPA

 

DARI BILIK RUANG  SEDERHANAKELAS INI

BAPAK MEMULAINYA DENGAN LANGKAH KECIL MUNGILMU

AJARKANMU HURUF DEMI HURUF

HINGGA KAU BISA MENGEJA DAN BISA MEMBACA

AJARKANMU ANGKA DEMI ANGKA

YANG SELAMA INI HANYA TERBERSIT DALAM BENAK KEPALA

 

DARI HALAMAN YANG BERTUMBUH ILALANG DAN RUMPUT TEKI

BAPAK MENGAJAKMU BERMAIN GOBAK SODOR DAN BOLA KASTI

HINGGA KAU TAHU ARTI KERJA SAMA,ADU KETANGKASAN DAN SEMANGAT JUANG TINGGI

YANG DAPAT KAU ADOPSI SAAT KAU LULUS DAN BESAR  NANTI

 

DARI BUKU MUNGILMU YANG TERKADANG LUSUH TAK UTUH LAGI

BAPAK MENYURUHMU UNTUK MENCERITAKAN KEMBALI

DONGENG PENGANTAR TIDUR SIANG TADI

AGAR KAU KENALI BUDAYA LUHUR DAERAHMU SENDIRI

SEHINGGA TAK KAU ADOPSI BUDAYA LUAR

YANG TERKADANG AMORAL DILUAR NALAR

 

DARI SLOGAN BAPA’ BABU’ GURU RATO

KAU SERAP BUDAYA ADILUHUNG UNTUK MENGHORMATI

AYAH IBUMU,SEMUAGURUMU DAN JUGA PEMIMPINMU

 

DARI SLOGAN HOLLOPES KUNTOL BARIS

KAU BELAJAR BAHWA GOTONG ROYONG ADALAH KEBIASAAN MEMBUMI

YANG ADA PADA SEANTERO NEGERI INI

DIMANA PEKERJAAN BERAT SELESAI KARENA SEMANGAT EMPATI YANG TINGGI

 

DARI PERIBAHASA “KENNENGNGI KENNEGNGENNA,LAKONI LAKONA”

KAU BISA BELAJAR UNTUK MENGGALI SETIAP POTENSI YANG KAU MILIKI

HINGGA BISA HANTARKANMU TUK MERAIH MIMPI

 

DARI PERIBAHASA JE’ NOBI’EN TABU’NA PATE’,MON NOBI’ TABU’NA DIBI’ SAKE’

KAU BELAJAR BAHWA KAU TIDAK BOLEH MENYAKITI PERASAAN SESAMA

KARENA KAU TERCIPTA DAN TERLAHIR DARI RUANG MUARA YANG SAMA

 

DARI PERIBAHASA BILA ATANI ATANA’

KAU BISA TAHU BAHWA DENGAN BEKERJA KERAS

HASIL AKHIR YANG KAU PEROLEH TIDAK AKAN PERNAH MENGKHIANATI SETIAP PROSES AWALMU

 

DARI LAGU MERDU KE’ RANGKE’ KOKONENGAN”

YANG KAU NYANYIKAN TIAP PURNAMA MENDAYU

KAU BELAJAR SEMANGAT BERGANDENG TANGAN YANG TAK BEDAKAN LATAR BELAKANG DAN STATUS SOSIALMU

 

DARI LAGU SETSETSET MALOKO’

KAU BELAJAR MEMBERI  KASIH SAYANG PADA SEMUA MAKHUK TUHAN TANPA BEDA-BEDAKAN

 

HANYA INI YANG BISA BAPAK LAKUKAN

SETITIK TELADAN PADA SEANTERO LAUTAN,

SEBUTIR DEBU PADA SAHARA KEHIDUPAN

AGAR KELAK SETELAH BAPAK DIMAKAMKAN,BAPAK BANGGA.,ANAKKU!

KARENA KAU TELAH MENJADI KI HAJAR MASA DEPAN

DARI BENIH YANG DULU BAPAK RAWAT,BAPAK JAGA  DAN BAPAK SEMAIKAN

 

SUMENEP, 25 MEI 2022

- Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.





Minggu, 22 Mei 2022

Pertemuan Bulanan PAC Pergunu Pasongsongan

Pertemuan Rutin Pergunu Pasongsongan. (Foto:Yant Kaiy)

SUMENEP – Bertempat di kediaman Sudahri,S.Pd.I, Dusun Panyepen Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan Sumenep, telah dilangsungkan pertemuan rutin bulanan PAC Pergunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) Pasongsongan. Ahad (22/5/2022).

“Pada pertemuan kali ini ada tiga hal yang dibahas. Pertama tentang menyelaraskan akselerasi dalam membumikan NU melalui masjid-masjid dan pendidikan. Kedua pembentukan ranting dan pelaksanaan program pelatihan untuk para guru,” ujar Sudahri selaku Ketua PAC Pergunu Pasongsongan.

Dia menambahkan, kalau Pergunu Pasongsongan terus berbenah. Semua bertujuan supaya para guru senantiasa bisa menjawab tantangan. (Kay)

 


Menyambut Musim Tanam Tembakau 2022

Sebagian masyarakat Desa Pasongsongan-Sumenep mulai menanam bibit tembakau Madura. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Meskipun cuaca tidak menentu, sering turun hujan, sebagian para petani tembakau di wilayah Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, saat ini telah mulai melakukan penanaman bibit tembakau. Ahad (22/5/2022).

“Kami sudah terbiasa menanam tembakau tiap tahun pada bulan ini. Terus terang, agak kepikiran kalau tidak bercocok tanam tembakau walau hasilnya kurang dari cukup. Kadung terbiasa,” ujar Matsuri (62 tahun), warga Dusun Sempong Barat Desa Pasongsongan.

Apakah tidak kepikiran juga, kalau dalam prakiraan cuaca diterangkan hujan akan turun hingga Agustus 2022.

“Kita pasrah saja, Mas. Apalagi saya menanam tembakau tidak banyak,” tandasnya.

Menurut Matsuri, minat masyarakat menanam tembakau Madura saat sekarang sangat menurun ketimbang beberapa tahun terakhir. (Kay) 




Jumat, 20 Mei 2022

Jembatan Sungai Angsana Pasongsongan tak Terawat

Jembatan sisi utara Sungai Angsana Pasongsongan-Sumenep yang pagarnya rusak parah. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Sungai Angsana menjadi pembatas dua desa, yakni Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan. Kedua desa ini berada dalam kawasan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Ada dua jembatan yang menjadi penghubung kedua desa ini. Jembatan sebelah selatan biasa dilintasi kendaraan roda empat dan dua. Sedangkan sebelah utara jarang dilalui kendaraan roda empat. Hal itu disebabkan oleh jalan tertutup oleh lapak pedagang sisi barat sungai.

“Sejatinya jembatan utara Sungai Angsana bisa dilintasi kendaraan roda empat. Tapi lapak pedagang menghalanginya. Bahkan kalau Selasa dan Sabtu ada pedagang yang menjajakan dagangannya di atas jembatan,” ucap Ivan, salah seorang warga Desa Pasongsongan. Sabtu (21/5/2022).

Lebih parahnya lagi, pagar jembatan tersebut rusak parah akibat tidak dirawat.

“Sebagian besar masyarakat berharap pada dinas terkait untuk segera memperbaiki pagar jembatan tersebut. Karena pagar itu penting, sebagai pengaman supaya para pelintas tidak tercebur ke sungai,” tandas Ivan. (Kay)



Selasa, 17 Mei 2022

Lepas-Pisah SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan

Matrasit,M.Pd, Kepala SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Ada sesuatu yang baru dari acara “Lepas-Pisah Kelas VI SDN Padangdangan l” untuk tahun ini. Acara tersebut direncanakan bakal menampilkan pagelaran seni budaya dari murid-murid setempat. Rabu (18/5/2022).

“Persiapan itu masih belum final. Kami masih akan mengadakan rapat dengan para wali murid. Tapi sebagian para murid sudah ada yang berlatih,” terang Matrasit,M.Pd, Kepala SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Pentas seni budaya akan menampilkan kesenian tari dan lagu daerah Madura yang dikreasikan dengan drama serta musikalisasi puisi.

Ketika ditanya soal anggaran, Matrasit menjelaskan; “Dana akan dipikul bersama, antara wali siswa dan dewan guru SDN Padangdangan l.”

Acara “Lepas-Pisah Kelas VI SDN Padangdangan I” akan digelar pada Juni 2022 di halaman sekolah tersebut. (Kay)



Peran Serta Wali Murid pada Ujian Sekolah di SD

Agus Sugianto,S.Pd, Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

 

SUMENEP -  Ujian Sekolah serentak khusus kelas VI SD/SDI di wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep saat ini sudah memasuki hari kedua. Rabu (18/5/2022).

Jauh hari sebelumnya, Agus Sugianto,S.Pd sebagai Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan seringkali mewanti-wanti kepada seluruh siswanya untuk meningkatkan jam belajarnya di rumah masing-masing.

“Karena kita tahu anak-anak zaman sekarang sudah akrab dengan hp android. Tentu para murid tidak dilarang menggunakannya, tapi diatur sebijak mungkin,” ujar Agus Sugianto.

Dari sinilah dibutuhkan kontrol aktif atau peran serta orang tua, tambah lelaki berkacamata di Kantor Guru SDN Panaongan lll.


“Karena yang saya tahu, berdasar pengalaman, ternyata anak-anak lebih suka bermain game lewat hp,” tegas Agus Sugianto.

Lebih jauh, dirinya tetap optimis kalau siswa-siswinya bakal mendapatkan nilai terbaik seiring evaluasi yang pernah dilakukannya beberapa hari yang lalu. (Kaiy)



Ta’ Kera Loppa

 


Ta’ Kera Loppa

Puisi Madura: Yant Kaiy

 

duh… guru…

buru apangrasa

abdina raja parotangan

sabben are ajunan aburuk

nanceppaghi elmo

mateppa’ se korang sepa’

madepa’ pangaoningan

 

guru…

salanjenga ajunan ngaparloagi

mapenter abdina

tak parduli ojen-panas

tak ngarep belessen

teros maloros pekker

se seggut abdina posang

 

ta’ cokop pamator sakalangkong

dheri talebet bennya’ pangatahuan

se ampon abdina kaolle

sampe’ daddi oreng molje tor parjuga

 

tade’ belessen se bisa abdina eatoragi

nanging coman pandu’a

ka Allah subhanahu wata’ala

samoga ajunan eparengi

gilian rahmat dunnya-aherat

 

duh… guru…

tak kera elang sadheje

amal becce’ ajunan…

salanjenga omor teptep

ebuntel eate

sampe’ nyabe tapesa raga.

 

Pasongsongan,17/5/2022



Senin, 16 Mei 2022

Pelaksanaan Ujian Sekolah di SDN Sapeken l Kecamatan Sapeken

Amirudin,S.Pd, guru kelas VI SDN Sapekan l Kecamatan Sapeken. (Foto; Yant Kaiy)

SUMENEP - Dimulainya Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) tahun pelajaran 2021/2022 tidak hanya berlangsung di daratan saja. Di Pulau Sapeken, yakni SDN Sapeken l Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep juga tengah berlangsung US. Selasa pagi (17/5/2022).

"Hari ini US di SDN Sapeken l dilangsungkan di tiga ruangan. Tentunya, semua komponen pendidikan berharap mendapat nilai terbaik dalam US ini," ujar Amirudin,S.Pd salah seorang guru kelas VI SDN Sapeken l.

Lebih jauh Amirudin menambahkan, ikhtiar untuk mendapatkan nilai terbaik bagi para peserta didik telah ditempuh dengan memotivasi mereka lewat cara memberikan pekerjaan rumah (PR).

"Dengan memberikan PR kepada para murid, nantinya guru bisa mengevaluasi kemampuan para peserta didiknya," tandas Amirudin. 

Menurutnya, PR adalah salah satu bagian ikhtiar lantaran para murid saat ini banyak menyukai game online. Jadi peserta didik lebih fokus belajar di rumah. (Kay)



# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...