Selasa, 17 Mei 2022

Lepas-Pisah SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan

Matrasit,M.Pd, Kepala SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Ada sesuatu yang baru dari acara “Lepas-Pisah Kelas VI SDN Padangdangan l” untuk tahun ini. Acara tersebut direncanakan bakal menampilkan pagelaran seni budaya dari murid-murid setempat. Rabu (18/5/2022).

“Persiapan itu masih belum final. Kami masih akan mengadakan rapat dengan para wali murid. Tapi sebagian para murid sudah ada yang berlatih,” terang Matrasit,M.Pd, Kepala SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Pentas seni budaya akan menampilkan kesenian tari dan lagu daerah Madura yang dikreasikan dengan drama serta musikalisasi puisi.

Ketika ditanya soal anggaran, Matrasit menjelaskan; “Dana akan dipikul bersama, antara wali siswa dan dewan guru SDN Padangdangan l.”

Acara “Lepas-Pisah Kelas VI SDN Padangdangan I” akan digelar pada Juni 2022 di halaman sekolah tersebut. (Kay)



Peran Serta Wali Murid pada Ujian Sekolah di SD

Agus Sugianto,S.Pd, Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

 

SUMENEP -  Ujian Sekolah serentak khusus kelas VI SD/SDI di wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep saat ini sudah memasuki hari kedua. Rabu (18/5/2022).

Jauh hari sebelumnya, Agus Sugianto,S.Pd sebagai Kepala SDN Panaongan lll Kecamatan Pasongsongan seringkali mewanti-wanti kepada seluruh siswanya untuk meningkatkan jam belajarnya di rumah masing-masing.

“Karena kita tahu anak-anak zaman sekarang sudah akrab dengan hp android. Tentu para murid tidak dilarang menggunakannya, tapi diatur sebijak mungkin,” ujar Agus Sugianto.

Dari sinilah dibutuhkan kontrol aktif atau peran serta orang tua, tambah lelaki berkacamata di Kantor Guru SDN Panaongan lll.


“Karena yang saya tahu, berdasar pengalaman, ternyata anak-anak lebih suka bermain game lewat hp,” tegas Agus Sugianto.

Lebih jauh, dirinya tetap optimis kalau siswa-siswinya bakal mendapatkan nilai terbaik seiring evaluasi yang pernah dilakukannya beberapa hari yang lalu. (Kaiy)



Ta’ Kera Loppa

 


Ta’ Kera Loppa

Puisi Madura: Yant Kaiy

 

duh… guru…

buru apangrasa

abdina raja parotangan

sabben are ajunan aburuk

nanceppaghi elmo

mateppa’ se korang sepa’

madepa’ pangaoningan

 

guru…

salanjenga ajunan ngaparloagi

mapenter abdina

tak parduli ojen-panas

tak ngarep belessen

teros maloros pekker

se seggut abdina posang

 

ta’ cokop pamator sakalangkong

dheri talebet bennya’ pangatahuan

se ampon abdina kaolle

sampe’ daddi oreng molje tor parjuga

 

tade’ belessen se bisa abdina eatoragi

nanging coman pandu’a

ka Allah subhanahu wata’ala

samoga ajunan eparengi

gilian rahmat dunnya-aherat

 

duh… guru…

tak kera elang sadheje

amal becce’ ajunan…

salanjenga omor teptep

ebuntel eate

sampe’ nyabe tapesa raga.

 

Pasongsongan,17/5/2022



Senin, 16 Mei 2022

Pelaksanaan Ujian Sekolah di SDN Sapeken l Kecamatan Sapeken

Amirudin,S.Pd, guru kelas VI SDN Sapekan l Kecamatan Sapeken. (Foto; Yant Kaiy)

SUMENEP - Dimulainya Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) tahun pelajaran 2021/2022 tidak hanya berlangsung di daratan saja. Di Pulau Sapeken, yakni SDN Sapeken l Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep juga tengah berlangsung US. Selasa pagi (17/5/2022).

"Hari ini US di SDN Sapeken l dilangsungkan di tiga ruangan. Tentunya, semua komponen pendidikan berharap mendapat nilai terbaik dalam US ini," ujar Amirudin,S.Pd salah seorang guru kelas VI SDN Sapeken l.

Lebih jauh Amirudin menambahkan, ikhtiar untuk mendapatkan nilai terbaik bagi para peserta didik telah ditempuh dengan memotivasi mereka lewat cara memberikan pekerjaan rumah (PR).

"Dengan memberikan PR kepada para murid, nantinya guru bisa mengevaluasi kemampuan para peserta didiknya," tandas Amirudin. 

Menurutnya, PR adalah salah satu bagian ikhtiar lantaran para murid saat ini banyak menyukai game online. Jadi peserta didik lebih fokus belajar di rumah. (Kay)



Pelaksanaan Ujian Sekolah di SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan

Kepala SDN Padangdangan II Kecamatan Pasongsongan, Matrasit,M.Pd. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP - Dimulainya Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) tahun pelajaran 2021/2022 di SDN Padangdangan l Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep berlangsung sesuai harapan semua pihak. Selasa pagi (17/5/2022).

"Hari ini US di SDN Padangdangan l dilangsungkan di tiga ruangan. Tentunya, semua komponen pendidikan berharap mendapat nilai terbaik dari US," ujar Matrasit, M.Pd. selaku Kepala SDN Padangdangan l.

Lebih jauh Matrasit menambahkan, upaya untuk mendapatkan nilai terbaik bagi para peserta didik telah ditempuh dengan memotivasi mereka., yakni dengan memberikan tugas berupa pekerjaan rumah (PR).

"Dengan memberikan PR kepada para murid, nantinya guru bisa mengevaluasi kemampuan mereka," tambah Matrasit. (Kay)



Sabtu, 14 Mei 2022

Mencuat: Moh Ramli di Pemkab Sumenep

Moh Ramli, Ketua Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Perizinan tambak udang ilegal Pemkab Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)

Catatan: Yant Kaiy

Tugas pokok dan fungsi Moh Ramli di Pemerintahan Kabupaten Sumenep selalu di garda terdepan dalam soal kepentingan masyarakat luas. Posisi vital dan sensitif dijalankannya sesuai sistem yang berlaku, tegak-lurus dengan mandat Bupati.

Selama ini urgensi kebijakannya melahirkan panorama indah menyejukkan hati segenap penghuni bumi Aria Wiraraja, Sumenep.

Sebelumnya, Moh Ramli sukses menggawangi DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Sumenep. Kecerdasan dalam menentukan keputusan ternyata bisa diterima lapang dada oleh semua pihak.

Saat ini, Moh Ramli mengemban tugas sebagai Ketua Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Perizinan tambak udang ilegal Pemkab Sumenep. Memang ada sebagian masyarakat pesimis, karena tugas dia berhadapan langsung dengan orang-orang berduit.

Namun sebagian besar masyarakat luas percaya, bahwa kebijakan Moh Ramli pasti akan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Sesuai hukum yang berlaku.

Tak berlebihan kalau akhirnya Bupati Sumenep menunjuk dia untuk segera beraksi. Sebab “gerakan” Moh Ramli sudah terbukti cantik dalam mengemban amanat.[]

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com



Jumat, 13 Mei 2022

Terkini: Pagelaran Sapi Sono' se-Madura di Pasongsongan

Kontes sapi sono' se-Madura di Desa Padangdangan-Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP - Pagi ini, Sabtu (14/5/2022), Pagelaran sapi sono' se-Madura tengah berlangsung di lapangan sepak bola Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Menurut salah seorang pemilik sapi sono' dari Kabupaten Sampang, bahwa tempat pertunjukan sapi sono' cukup representatif.

Sebagian besar pemilik sapi sono' dan para penjual makanan berharap tidak turun hujan. (Kay)



Kamis, 12 Mei 2022

SDN: Rekreasi atau Haflatul Imtihan

Catatan: Yant Kaiy

Sebagian besar Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Keris Sumenep cenderung memilih berwisata pada masa libur sekolah. Terutama pada waktu memasuki musim libur kelulusan bagi kelas VI.

Kegiatan rekreasi ini dinilai positif bagi banyak tenaga kependidikan untuk mengenal wisata dan budaya daerah lain. Tapi sisi lainnya, wali murid terbebani soal anggaran. Lantaran biaya transportasi dan tiket masuk tempat wisata, plus uang jajan anak didik tidak sedikit.

Berbeda dengan Lembaga Pendidikan Islam (LPI), mereka lebih memilih Haflatul Imtihan sebagai bentuk lepas-pisah peserta didiknya.

Pada dasarnya Haflatul Imtihan diisi oleh kegiatan lomba-lomba, mengasah kecerdasan dan ketangkasan para siswa.

Biasanya penutupan Haflatul Imtihan diisi acara doa bersama dan pengajian. Seluruh komponen tenaga kependidikan dilibatkan, termasuk komite sekolah, tokoh masyarakat setempat dan wali murid. Mereka lebur jadi satu, bersuka-cita.

Jurus ini ternyata signifikan dalam menjaring peserta didik baru. Tak ayal LPI lebih diminati calon wali murid baru ketimbang SDN. Tak berlebihan pula kalau akhirnya SDN peserta didiknya bisa dihitung dengan jari.[]

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com





Segera: Sikat Habis Tambak Udang Ilegal

Moh Ramli, Ketua Tim Penanganan Tambak Udang Pemkab Sumenep.

Catatan: Yant Kaiy

Menjamurnya tambak udang di Kabupaten Sumenep mendapat atensi dari Moh Ramli selaku ketua tim penanganan tambak udang Pemkab Sumenep.

Seperti diberitakan banyak media online di Kota Keris Sumenep, Kamis (12/5/2022), bahwa ada sebanyak 700 lebih tambak udang ilegal yang beroperasi.

Sedangkan yang mengantongi izin dari Pemkab Sumenep ada 26 tambak udang. Ini tentu sangat ironis.

Masyarakat awam hanya bisa menanti action tim penanganan tambak udang Pemkab Sumenep. Mampukah tim bekerja maksimal untuk menertibkannya?

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com



Gempa Berkekuatan 3,9 M Guncang Batuputih Sumenep


SUMENEP – Gempa bumi mengguncang Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur dengan kekuatan 3.9 Magnitudo. Kamis dini hari (12/5/2022).

Salah tokoh masyarakat Desa Badur Kecamatan Batuputih, Atnawi menyampaikan melalui WhatsApp, bahwa getaran gempa dengan kekuatan 3.9 magnitudo sangat dirasakan sekali di warga masyarakat di wilayah Desa Badur. 

“Getaran gempa sampai 2 kali secara beruntun dan cukup keras dirasakan masyarakat Desa Badur. Tak ayal masyarakat yang sedang tidur sontak terjaga. Mereka banyak keluar rumah,“ terangnya.

Lebih lanjut, Atnawi menyampaikan, ”Kalau korban jiwa insya Allah tidak ada. Saya hanya bisa mengimbau para Kadus untuk mengkroscek keadaan di setiap dusun agar mendata, barangkali ada kerusakan bangunan," pungkasnya.

Sebelumnya, melansir dari Twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa berada di 21 kilometer arah timur laut Sumenep pada kedalaman 10 kilometer.

Lokasi gempa ada di koordinat 6.89 Lintang Selatan (LS) dan 113.99 Bujur Timur (BT). Gempa dengan kekuatan 3,9 magnitudo ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. (SL/Jv/Kay)



Senin, 09 Mei 2022

Desa Pasongsongan Bakal Miliki Pengolahan Sampah

Kades Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Informasi kalau Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep bakal memiliki sarana pengolahan sampah terlontar dari Kades Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto. Sabtu (7/5/2022).

“Kami telah melakukan studi banding di Kediri dan Malang tentang pengolahan sampah masyarakat. Sampah tersebut nantinya dimanfaatkan menjadi pupuk,” terang Harianto dikediamannya.

Tindakan peduli lingkungan Kades Pasongsongan ini akan menjawab kekhawatiran warga setempat. Karena sungai di Pasongsongan sudah lama menjadi tempat pembuangan sampah.

“Selama ini sampah di daerah padat penduduk menjadi keprihatinan semua pihak. Tidak terkecuali di Desa Pasongsongan,” ujar Harianto lebih jauh.

Impian seluruh warga untuk memiliki pengolahan sampah bakal menjadi kenyataan dalam tempo yang tak terlalu lama. Hal itu seiring adanya keterlibatan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan dinas terkait. (Kay)



# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...