Jumat, 01 April 2022

Bantuan Bibit Apokat Kades Beluk Kenek Ambunten

Hasyim, Kades Beluk Kenek (kanan) sedang menyerahkan bantuan bibit apokat. (Foto: Musleh Tikam)


SUMENEP – Hasyim, Kepala Desa Beluk Kenek Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep memiliki kepedulian luar biasa bagi kesejahteraan segenap warganya.

Desa Beluk Kenek warga masyarakatnya mayoritas adalah bercocok tanam. Hasyim terinspirasi untuk memberikan bantuan berupa bibit apokat, karena nilai jual buah apokat saat ini sedang tinggi. Sabtu pagi (2/4/2022).

“Tidak ada kata terlambat, walau tidak sekarang para petani bisa memetik hasilnya, tapi paling tidak kita sudah memulainya. Saya berkemauan keras agar Desa Beluk Kenek nanti bisa menjadi daerah penghasil buah apokat terbesar se-Kecamatan Ambunten,” terang Hasyim di hadapan para jurnalis media online.

Bantuan bibit apokat diserahkan langsung Kades Beluk Kenek kepada beberapa Kelompok Tani yang ada di wilayahnya.

“Bantuan bibit apokat ini dananya diambil dari DD. Ada seribu bibit apokat yang disalurkan kepada beberapa Kelompok Tani,” jelas Hasyim lebih jauh. (Mus/Kay)





Pentas Macapat Madura di MI Annajah Pasongsongan

ketua+mwc+nu+pasongsongan+sumenep+madura
Kiai Achmad Riyadi (kiri), Ketua MWC NU Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Pagelaran Macapat Madura di halaman MI Annajah Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep berlangsung sangat meriah. Jumat malam (1/4/2022).

Keluarga besar MI Annajah menghadirkan Perkumpulan Macapat Lesbumi MWC NU Pasongsongan dan beberapa pakar Macapat Madura dari Kabupaten Pamekasan.

“Saya sangat mengapresiasi pementasan seni budaya ini. Agar Macapat Madura terus membumi, maka perlu ada pembinaan terhadap kaum muda,” ucap Kiai Ahmad Riyadi ketika memberi kata sambutan.

Ia juga menambahkan, MWC NU Pasongsongan akan memfasilitasi para siswa MI Annajah yang mau belajar tembang-tembang Macapat kepada ahlinya. Rekan-rekan dari Perkumpulan Macapat Lesbumi Pasongsongan akan selalu siap membimbingnya. (Kay)





Kamis, 31 Maret 2022

Tetap Lestari: Tradisi Molang Are di Pasongsongan

Tradisi Molang Are di Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

Catatan: Yant Kaiy

Sebagian besar di Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, tradisi Molang Are tetap lestari hingga kini. Tak lekang oleh waktu. Tak luntur digerus modernisasi.

Tradisi Molang Are bagian budaya Islami setelah bayi lahir. Pada umumnya ketika bayi menginjak usia 40 hari. Tetangga diundang untuk mendoakannya lewat pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran dan Shalawat Nabi.

Selain itu didalamnya ada aqiqah, penyembelihan hewan ternak. Dua ekor kambing bagi bayi laki-laki, satu ekor kambing bagi bayi berjenis kelamin perempuan.

Hakikat aqiqah sebenarnya sebagai wujud syukur keluarga atas kelahiran bayi..[]

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com





Lewat Panggilan Jiwa, H Zainal Fatah Bangkit

Catatan: Yant Kaiy

Cakades Batukerbuy 01 Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, H Zainal Fatah berangkat dari panggilan jiwa maju ke pesta demokrasi langsung (Pilkades). Murni ingin membuat perubahan demi kesejahteraan, keadilan beradab dan kemandirian Desa Batukerbuy lebih baik.

Niat tulus itu bukan isapan jempol belaka. H Zainal Fatah sangat yakin bisa merubah Desa Batukerbuy lebih bermartabat. Karena desa luas yang didalamnya ada 21 dusun ini memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) tak tergarap maksimal dan tak tertata kelola apik selama ini.

Akhirnya, Desa Batukerbuy stagnan. Tidak bisa berinovasi. Terjebak dalam kubangan kemunduran bertahun-tahun.

Sekarang, tampaknya sebagian besar masyarakat Desa Batukerbuy satu keinginan dengan H Zainal Fatah. Satu aspirasi, ingin membuat perubahan.[]

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com





Igusty Madani Sampaikan Permintaan Maaf pada Kapolres Sampang

Kapolres Sampang dan Igusty Madani. 

SUMENEP - Korban kasus jual-beli mobil, Igusty Madani meminta maaf secara terbuka khususnya kepada Kapolres Sampang atas berita miring terkait anggotanya yang diduga menjadi beking pelaku penipuan jual-beli mobil. Kamis (31/3/2022).

"Atas nama pribadi dan keluarga saya meminta maaf atas berita yang sudah ditayangkan oleh rekan-rekan media yang menyebutkan, bahwa oknum Polwan diduga membekingi sindikat jual-beli mobil. Saya katakan itu tidak benar. Dan oknum Polwan tersebut bersih dari keterlibatan kasus ini," kata Igusty kepada sejumlah awak media.

Secara ksatria, pria yang berprofesi sebagai pewarta investigasi juga ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Sampang bersama jajarannya.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada orang nomor satu di Kepolisian Resor Sampang , AKBP Arman S.I.K, M.Si beserta jajarannya atas berita miring yang sudah menyebar luas hingga mengundang kegaduhan," terang Igusty secara terbuka.

Tidak hanya itu, pria berusia 35 tahun yang saat ini berdomisili di Kabupaten Sumenep ini juga mengapresiasi kinerja Polres Sampang, karena sudah mendengar keluh-kesah dirinya bersama keluarga. Bahkan memberikan solusi terbaik atas musibah yang menimpa.

"Secara pribadi, kami mengapresiasi kinerja dan keteladanan yang ditunjukkan Kapolres Sampang, AKBP Arman S.I.K, M.Si, dalam memberikan pemaparan, pemahaman dan edukasi terhadap persoalan yang sudah menimpa kami dan keluarga. Sehingga solusi yang diberikan sangat bermanfaat dan memberikan jalan terbaik agar kami tetap di jalur pemikiran rasional dan profesional," jelasnya.

Tak lupa, Direktur Utama Media detikzone.net  itupun meminta Kepolisian resort Sampang agar kekhilafan dan kesalahannya dapat dimaklumi serta dimaafkan dengan lapang dada.

"Sekali lagi, besar harapan kami sekeluarga agar keluarga besar Kepolisian Resor (Polres) Sampang menerima permintaan maaf saya dan keluarga. Sebagai manusia tentu tak luput dari khilaf dan salah," terang Igusty.

Jujur saja, kata Igusty melanjutkan, terkait berita viral dengan narasi berita yang berbeda terkait oknum Polwan Sampang yang diduga terlibat kasus jual-beli mobil tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian dari rekan-rekan jurnalis karena saudara se-profesinya kebetulan tertimpa musibah.

"Tentu dengan kejadian yang menimpa saya, banyak berita yang ditayangkan di beberapa media sebagai bentuk dukungan. Namun setelah saya tahu fakta yang sebenarnya, mbak Ayu Wandira yang berprofesi sebagai Polwan tersebut sama sekali tidak terlibat dalam persoalan ini," bebernya.

Kalau boleh jujur, lanjut Igusty, setelah saya menggali informasi dari beberapa famili yang ada di Banyuates, mbak Ayu ini ternyata masih famili saya sendiri.

"Kebetulan nenek saya asli Banyuates, dan saya ponakan sepupu dari Almarhum H.Adlan, tokoh masyarakat di Desa Masaran. Sesuai informasi yang didapat oleh keluarga besar saya bahwa, Ayu Wandira ini masih keponakan dari almarhum Paman (H. Adlan) ," tandasnya.

Berkenan dengan itu, Igusty Madani mengungkapkan rasa bersalahnya kepada anggota Polwan Polres Sampang karena sudah menabuh genderang perselisihan dan kesalahpahaman.

"Sekali lagi saya pertegas bahwa terkait pemberitaan dugaan Oknum Polwan jadi beking kasus yang menimpa saya itu tidaklah benar. Bahkan saya berani memastikan keluarga mbak Ayu adalah keluarga terhormat," tukas Igusty kepada awak media.

Terakhir, Igusty Madani menandaskan, bahwa jasa-jasa dari aparat penegak hukum Polres Sampang dalam membedah kasus ini sudah sangat maksimal dan cukup membantu. Sehingga membangunkan kesadaran agar nantinya ke-ekstra hati-hatian harus dikedepankan ketika melakukan transaksi melalui media online dengan orang yang tidak dikenal.

"Dari kasus ini, saya banyak belajar untuk lebih berhati-hati dengan orang yang tidak dikenal," urainya.

Dengan tegas dan lugas, Igusty Madani juga memuji perhatian dan atensi dari segenap keluarga besar Polres Sampang, Madura, Jawa Timur.

"Bapak Kapolres Sampang, AKBP Arman, S.I.K, M.Si, Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Irwan dan Kanit Pidum, Bapak Rendra beserta anggota yang lain bahkan mbak Ayu Wandira sendiri selaku Polwan memberikan nasehat bijak agar nantinya saya bersama keluarga jangan pernah melakukan transaksi melalui media online dan jangan percaya dengan modus jual mobil dengan harga murah," ucap Igusty Madani.

"Menjelang Bulan Suci Ramadhan ini, dengan kerendahan hati saya mengakui semua kesalahan kepada jajaran Polres Sampang, mohon dimaafkan lahir dan batin," tandasnya. (Sl/Kay)





Mengenal Cakades Batukerbuy 01 Pasean

Catatan: Yant Kaiy

Dalam pengundian nomor urut Cakades (Calon Kepala Desa) Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan beberapa waktu lalu, H Zainal Fatah menempati nomor urut 01.

Dia akan maju ke gelanggang Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) Batukerbuy pada 23 April 2022. H Zainal Fatah akan bertarung dengan satu kandidat, seorang perempuan.

Wilayah Desa Batukerbuy sangat luas. Didalamnya ada 21 dusun. Potensi SDA (Sumber Daya Alam) berupa hasil pertanian dan perikanan. Tapi SDA tersebut belum tergarap sempurna.

H Zainal Fatah terpanggil jiwanya untuk membuat perubahan menuju kesejahteraan yang adil dan beradab. Tak terbersit dalam benaknya mencari popularitas, kemewahan atau untuk memperkaya diri.

Dirinya percaya, bahwa Tuhan akan selalu bersama orang-orang yang punya niat tulus membuat perubahan lebih baik bagi Desa Batukerbuy. Manusia tidak punya kekuatan apa-apa. Semua hanya menunggu takdir-Nya.[]

Yant Kaiy, Pimred apoymadura.com





Rabu, 30 Maret 2022

Dua Ponpes di Madura dapat Bantuan P-CWIP Jakarta

Dari kiri: Camat Pasean (baju putih) dan Hairus Samad (baju hitam) dalam peletakan batu pertama di Bindang Pasean. (Foto: Yant Kaiy)

PAMEKASAN – Dua Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Pamekasan mendapat sentuhan bantuan Perkumpulan Cahaya Warisan Ibu Pertiwi (P-CWIP) Jakarta berupa pembangunan gedung megah. Rabu (30/3/2022)

Kedua ponpes tersebut adalah Al-Fauzu Walwari’ berlokasi di Dusun Garung Desa Bindang Kecamatan Pasean dan Nurul Falah berlokasi di Dusun Bunpandan Desa Maper Kecamatan Proppo.

“Diproyeksikan keduanya bakal menjadi ponpes modern. Sebab kedua ponpes tersebut memenuhi kriteria dari P-CWIP. Kriteria itu meliputi lahan dan jumlah santri,” komentar Hairus Samad, salah satu delegasi P-CWIP.

Hairus Samad bersama rekan datang langsung ke tempat peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung ponpes.

Turut hadir dalam acara peletakan batu pertama itu Kepala Desa Bindang dan Camat Pasean. (Kaiy)





Pertunjukan Terakhir Macapat Lesbumi Pasongsongan

Akhmad Jasimul Ahyak, Ketua Lesbumi MWC NU Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

SUMENEP – Perkumpulan Macapat Lesbumi MWC NU Pasongsongan Kabupaten Sumenep akan tampil di halaman MI (Madrasah Ibtidaiyah) Annajah Desa Pasongsongan pada Jumat malam (1/4/2022).

“Penampilan Macapat Lesbumi ini atas undangan keluarga besar MI Annajah dan ini akhir penampilan kami. Karena selama Ramadhan Macapat Lesbumi total istirahat,” ungkap Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.l pada apoymadura.com. Kamis (31/3/2022).

Ketua Lesbumi ini menambahkan, nanti bakal ada sesuatu yang baru dari pertunjukan Macapat Lesbumi Pasongsongan.

“Kami telah mengundang beberapa pakar Macapat Madura. Tentu nuansanya akan berbeda. Saksikan kami di kanal Youtube Apoy Madura,” pungkasnya. (Kay)





Bantuan P-CWIP Jakarta untuk Pembangunan Gedung Ponpes

Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung ponpes. (Foto: Yant Kaiy)


PAMEKASAN - Komunitas para pengusaha sukses di tanah air yang tergabung dalam Perkumpulan Cahaya Warisan Ibu Pertiwi (P- CWIP) Jakarta resmi menyalurkan bantuan untuk Pembangunan Gedung Ponpes (Pondok Pesantren) Al-Fauzu Walwari’ dan Ponpes Nurul Falah di Dusun Garung Desa Bindang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan.

Hairus Samad, S.Sos dan mitra kerja dari  P-CWIP datang langsung ke lokasi, melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung tersebut.

“Bantuan sosial ini murni dari orang-orang yang peduli terhadap lembaga pendidikan Islam. Kita harapkan bersama, semoga kedepan semuanya akan lebih baik dan lebih berkembang,” ucap Hairus Samad pada apoymadura.com. Rabu (30/3/2022).

Dalam peletakan batu pertama itu hadir Kepala Desa Bindang, para tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, para santri dan dewan guru. (Kay)





Selasa, 29 Maret 2022

P-CWIP Jakarta Peduli Pondok Pesantren Madura

Hairus Samad (baju hitam) diapit dua tokoh agama. (Foto: Yant Kaiy)

PAMEKASAN – Hairus Samad, S.Sos sebagai delegasi P-CWIP (Perkumpulan Cahaya Warisan Ibu Pertiwi) Jakarta, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung Pondok Pesantren Al-Fauzu Walwari’ dan Pondok Pesantren Nuruh Falah.

Acara tersebut dihelat di Dusun Garung Desa Bindang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Rabu pagi (30/3/2022).

“P-CWIP Jakarta merupakan sebuah lembaga yang bergerak di bidang sosial. Lembaga ini dibangun untuk tujuan kemaslahatan umat. Non profit. Karena orang-orang yang ada didalamnya adalah para pengusaha,” terang Hairus Samad.

Hairus Samad dipercaya sebagai salah satu delegasi penentu dalam pengambilan keputusan, kemana P-CWIP akan menggelontorkan bantuan. (Kay)





Daftar Pemilih Sementara Pilkades Batukerbuy Pasean

H Zainal Fatah, Cakades Batukerbuy nomor urut 1. (Foto: Yant Kaiy)


PAMEKASAN -  Calon Kepala Desa (Cakades) Batukerbuy Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, H Zainal Fatah menghadiri acara Penetapan Daftar Pemilih Sementara di Balai Desa Batukerbuy. Selasa sore (29/3/2022).

“Berdasar data yang kami terima, Daftar Pemilih Sementara tercatat ada 6.482 hak pilih. Tim Pemenangan kami akan mempelajarinya nanti,” ucap H Zainal ketika hendak pulang dari Balai Desa Batukerbuy.

Lebih jauh Cakades nomor urut satu ini membeberkan, Desa Batukerbuy terdiri dari dua puluh satu dusun.

Berikut jumlah hak pilih masing-masing dusun: Dusun Laok Lorong l (507), Dusun Bencek Barat ll (229), Dusun Gunung Belende (447), Dusun Bencek Tengah (148), Dusun Bencek Timur (342), Dusun Kowel (347), Dusun Kalak Barat (284), Dusun Bakong (452), Dusun Bandungan (283), Dusun Versel l (289), Dusun Laok Lorong ll (424), Dusun Versel ll (218), Dusun Lebak (527), Dusun Banlanjang (234), Dusun Rokem (349), Dusun Genteng dan Nyaknyang (381), Dusun Topoh (286), Dusun Duwek Buter (209), Dusun Kalak Timur (279), dan Dusun Bencek Barat l (247).

“Tim Pemenangan nomor urut 1 berharap, bagi masyarakat yang tidak tercover dalam data supaya mengajukan diri pada panitia Pilkades dengan membawa KTP,” pungkas H Zainal. (Kay) 





# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...