Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Sinergi Spiritual di Hari Jumat: SDN Padangdangan 2 Sumenep Gagas Program 'Rokat Pakarangan'

Gambar
PASONGSONGAN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 2 yang terletak di Dusun Dunggadung, Desa Padangdangan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, meluncurkan sebuah program pembelajaran keagamaan baru yang inovatif sekaligus kental dengan nilai tradisi lokal. Jumat (22/5/2026).  Program yang dilaksanakan setiap hari Jumat ini diberi nama Rokat Pakarangan. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat karakter spiritual seluruh warga sekolah, mulai dari guru, staf, hingga para murid, melalui jalur doa dan pembacaan Surah Yasin bersama. Menurut Suriyanto, penjaga sekolah di SDN Padangdangan 2, program Rokat Pakarangan ini memiliki esensi mendalam sebagai bentuk berserah diri kepada Sang Pencipta. "Rokat Pakarangan ini dimaksudkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar orang-orang yang berada di atas bumi—khususnya di lingkungan sekolah ini—selalu mendapat keberkahan," ujar pria berkulit sawo matang tersebut saat ditemui di lokasi. Lebih jauh, Suriyanto menjelaskan bahwa...

Perangi Perundungan, KKG Gugus 2 Pasongsongan Gelar Seminar "Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying"

Gambar
PASONGSONGAN – Guna memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan ramah anak, Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 SD Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar seminar pendidikan. Kamis (21/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying” ini ditempatkan di SDN Padangdangan 1 dan menjadi momentum penting bagi sekolah-sekolah di wilayah Gugus 2 untuk menyamakan visi dalam memerangi praktik perundungan (bullying) di lingkungan institusi pendidikan. Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd. (Guru SRT 49 Sumenep) dan Amilia Rahma Sania, S.Pd. (Guru SMPN 2 Sumenep). Hadir dalam acara tersebut perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, jajaran pengurus KKG, seluruh kepala sekolah negeri maupun swasta se-Gugus 2, serta seluruh guru di lingkungan Gugus 2 Kecamatan Pasongsongan. Dalam pemaparannya, salah satu narasumber, Amilia Rahma Sania, S.Pd....

Ambu (Stop) Bullying! Wujudkan Lingkungan Ramah Anak, KKG Gugus 2 Pasongsongan Gelar Seminar

Gambar
PASONGSONGAN – Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 SD Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar seminar pendidikan bertema “Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying”. Kamis (21/5/2026).  Kegiatan yang dipusatkan di SDN Padangdangan 1 ini jadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Seminar edukatif ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd. (Guru SRT 49 Sumenep) dan Amilia Rahma Sania, S.Pd. (Guru SMPN 2 Sumenep). Pantauan di lokasi, acara ini dihadiri perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan,  bersama jajaran pengurus KKG, seluruh kepala sekolah negeri maupun swasta se-Gugus 2, serta seluruh guru di lingkungan Gugus 2 Kecamatan Pasongsongan. Dalam sesi materi, kedua narasumber mengupas tuntas berbagai bentuk perundungan (bullying) yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, baik secara verbal, fisik, m...

Wujudkan Lingkungan Ramah Anak, KKG Gugus 2 Pasongsongan Gelar Seminar Anti-Bullying

Gambar
PASONGSONGAN – Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 SD Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar seminar pendidikan bertema “Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying”. Kamis (21/5/2026).  Kegiatan yang dipusatkan di SDN Padangdangan I ini jadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Seminar ini dihadiri para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Gugus 2 SD Kecamatan Pasongsongan.  Mereka tampak antusias menyimak materi demi membebaskan satuan pendidikan dari segala bentuk perundungan (bullying). Untuk mengupas tuntas strategi pencegahan perundungan di sekolah, panitia menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu: Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd. (Guru SRT 49 Sumenep) dan Amilia Rahma Sania, S.Pd. (Guru SMPN 2 Sumenep).  Kedua narasumber memaparkan materi mulai dari deteksi dini gejala bullying, dampak psikologis bagi korban, hingga langkah preventif yang bisa ...

Keren! SDN Panaongan 3 Lestarikan Bahasa Madura Lewat Pengeras Suara

Gambar
PASONGSONGAN -- SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, kembali mencuri perhatian publik lewat inovasi unik dan penuh makna budaya yang digagas kepala sekolahnya, Agus Sugianto. Kamis (21/5/2026).  Sosok yang dikenal ikonik dengan blangkon khasnya itu kembali menghadirkan gebrakan baru setelah sukses menjalankan program "Ba’cateng" (Ngamba’ Kanca Dateng), yakni kegiatan penyambutan siswa di gerbang sekolah oleh guru dan murid piket setiap pagi. Kini, sebelum kegiatan Apel Kelas dimulai, suasana pagi di SDN Panaongan 3 terasa semakin berbeda.  Dari pengeras suara sekolah terdengar lantunan pengumuman menggunakan bahasa Madura halus yang disampaikan langsung oleh salah satu siswa. "Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Ngatore pangaoningan. Kaatora dha’ sadaja mored dhari kelas 1 sampe kelas 6, eyatore kaangguy anggun eyadha’na kelas bang-sebanga, karana badhi epasamaktaagi sareng se nyeppowe kelas. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.” P...

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, KKG Gugus 2 SD Pasongsongan Gelar Seminar Anti-Bullying

Gambar
PASONGSONGAN – Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 SD Kecamatan Pasongsongan sukses menyelenggarakan seminar pendidikan dengan tema “Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying”. Kamis (21/5/2026).  Kegiatan yang ditempatkan di SDN Padangdangan I ini jadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Seminar ini menghadirkan dua praktisi pendidikan sebagai narasumber, yaitu Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd. (Guru SRT 49 Sumenep) dan Amilia Rahma Sania, S.Pd. (Guru SMPN 2 Sumenep).  Keduanya mengupas tuntas strategi pencegahan perundungan (bullying) serta pembangunan ekosistem sekolah yang inklusif. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting pendidikan di Kecamatan Pasongsongan, antara lain: Agus Sugianto, perwakilan KKKS Kecamatan Pasongsongan sekaligus Kepala SDN Panaongan 3, pengurus KKG Gugus 2, seluruh Kepala SD Negeri dan Swasta se-Gugus 2, seluruh jajaran guru di lingkungan Gugus 2 Kecamatan Pasongsong...

Gugus 2 Pasongsongan Gelar Seminar Cegah Bullying di Sekolah

Gambar
PASONGSONGAN – Gugus 2 Kecamatan Pasongsongan menggelar seminar pendidikan bertema “Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying” di SDN Padangdangan I, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Kamis (21/5/2026).  Acara yang dihadiri oleh pengurus KKG, serta seluruh kepala sekolah dan guru se-Gugus 2 ini bertujuan memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. Seminar ini menghadirkan dua narasumber: 1. Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd (Guru SRT 49 Sumenep): Menekankan pentingnya membangun empati dan nilai kemanusiaan pada siswa sejak dini. 2. Amilia Rahma Sania, S.Pd (Guru SMPN 2 Sumenep): Menegaskan bahwa penanganan bullying membutuhkan kolaborasi antara guru, kepala sekolah, orang tua, dan siswa. Perwakilan KKKS Pasongsongan, Agus Sugianto, serta Ketua KKG Gugus 2, Ririn Rahmawati, kompak mengapresiasi kegiatan ini.  Mereka berharap materi seminar mengenai bentuk, dampak, dan strategi pencegahan bullying bisa langsung diterapkan oleh para guru sebagai u...

Mengurai Benang Kusut Pasar Tumpah Pasongsongan: Hak Jalan yang Terampas dan Pembiaran yang Akut

Gambar
Setiap hari Sabtu dan Selasa pagi, sebuah ritual menyedihkan sekaligus menguji nyali rutin terjadi di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.  Alih-alih jadi pusat perputaran ekonomi yang tertib dan menguntungkan semua pihak, kehadiran pasar tumpah di Desa Panaongan dan Desa Pasongsongan justru berubah menjadi momok yang mengerikan bagi pengguna jalan.  Keberadaannya kini sungguh menyedihkan dan memprihatinkan. Bayangkan saja, dalam satu jalur kecamatan, terdapat tiga titik kemacetan parah yang beroperasi hampir bersamaan.  Di Desa Pasongsongan, kemacetan mengular di dua titik utama: di depan BRI Pasongsongan dan di simpang tiga Pasar Pao.  Sementara di Desa Panaongan, pemandangan serupa bergeser ke depan Kantor Kecamatan Pasongsongan.  Tiga titik ini sukses mengubah jalan raya menjadi lautan egoisme seketika matahari terbit. Akar masalahnya sudah jadi rahasia umum, tapi seolah dibiarkan tanpa solusi konkret.  - Pertama, ulah sebagian pedagang yang berju...