Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Rutin tiap Senin: Upacara Bendera di SDN Padangdangan 1 Berlangsung Tertib

Gambar
Indrayani Suci Lestari.  SUMENEP – Pelaksanaan upacara bendera di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung tertib dan lancar pada Senin pagi (2/2/2026).  Seluruh siswa dan dewan guru mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Indrayani Suci Lestary menyampaikan amanat singkat yang menekankan pentingnya kedisiplinan di lingkungan sekolah.  Ia mengajak para siswa untuk membiasakan datang tepat waktu, disiplin saat mengikuti pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. "Selain itu, jaga kerukunan dengan teman dan jangan ada yang saling membully,” ujar Indrayani Suci Lestary dalam amanatnya. Menurutnya, para siswa harus saling menghormati dan tidak melakukan perundungan atau membully sesama teman, demi terciptanya suasana sekolah yang aman dan nyaman. [k4y]

Cuaca Cerah Selimuti Upacara Bendera di SDN Padangdangan 2: Sekolah Adalah Rumah Kedua

Gambar
Upacara bendera SDN Padangdangan 2. ​ SUMENEP – Upacara bendera hari Senin di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung khidmat dan lancar.  Kondisi cuaca yang cerah menambah semangat para siswa dan jajaran guru dalam mengikuti prosesi rutin mingguan tersebut. Senin (2/2/2026).  ​Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Mohammad Zali, S.Pd., guru kelas IV yang juga merupakan guru PPPK Paruh Waktu.  Dalam amanat singkatnya, Zali menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional di lingkungan sekolah. ​"Jadikanlah sekolah ini sebagai rumah kedua kalian, dan anggaplah Bapak serta Ibu guru sebagai orang tua kedua kalian selama di sini," pesan Zali di hadapan para peserta didik. ​Dibalik ketegasannya sebagai pembina upacara, terselip kisah dedikasi yang luar biasa.  Mohammad Zali merupakan warga asal Kecamatan Kalianget. Setiap harinya, ia harus menempuh jarak sekitar 60 KM untuk sampai ke SDN Padangdangan 2. ​Demi menunaikan tugasnya mendidik generasi ba...

Aksi Nyata Warga Sempong Barat: Bangun Jalan Pelosok Lewat Patungan Mandiri

Gambar
Muhammad Nihram (kiri) SUMENEP – Lantaran tak ingin terus mengeluh akibat akses jalan rusak, warga Dusun Sempong Barat, Desa/Kecamatan Pasongsongan, akhirnya turun tangan. Secara swadaya, masyarakat di dusun tersebut bergotong royong melakukan pembangunan jalan pelosok guna mengakhiri penderitaan karena kesulitan melintas. Ahad (1/2/2026) Kondisi jalan berbatu yang selama ini jadi kendala utama, akhirnya masyarakat sepakat untuk mengumpulkan dana secara mandiri demi mewujudkan jalan yang lebih layak. Muhammad Nihram, seorang warga yang rumahnya tepat berada di sebelah barat lokasi pembangunan, menyambut antusias aksi nyata ini. Ia membenarkan bahwa selama ini kondisi jalan tersebut memang cukup memprihatinkan bagi pengguna jalan. "Kami sangat menyambut baik pembangunan ini. Memang benar jalan di sini sebelumnya berbatu, jadi siapapun yang lewat pasti kesulitan. Untuk dana, murni dari sumbangan warga sekitar yang memang peduli," jelas Nihram saat ditemui di lokasi...

Gotong Royong Mandiri, Warga Sempong Barat Bangun Jalan Pelosok Secara Swadaya

Gambar
Adam Biyono Gafur (kanan) SUMENEP – Semangat kebersamaan ditunjukkan warga Dusun Sempong Barat, Desa/Kecamatan Pasongsongan. Tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, warga setempat berinisiatif melakukan giat pembangunan jalan pelosok secara swadaya guna mempermudah akses transportasi masyarakat. Ahad (1/2/2026). Aksi ini dipicu karena kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi bebatuan. Medan yang sulit acapkali membuat para pengendara, terutama roda dua, merasa was-was dan kesulitan saat melintas. Adam Biyono Gafur, salah seorang warga sekaligus inisiator gerakan ini, mengungkapkan bahwa dirinya tergerak untuk mulai bertindak karena merasa prihatin dengan keluhan para pengguna jalan. "Saya mengambil inisiatif karena jalannya berbatu. Banyak orang yang mau melintas di sini sangat kesulitan, bahkan terkadang membahayakan keselamatan. Akhirnya, kami sepakat untuk memperbaikinya secara mandiri," ujar Adam di sela-sela kegiatan pembangunan. Pengerjaan jalan dilakuk...

Pertemuan Rutin KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Digelar di SDN Pasongsongan 4

Gambar
Rapat KKG PAI Pasongsongam.  SUMENEP — Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Pasongsongan kembali menggelar pertemuan rutin yang bertempat di SDN Pasongsongan 4. Kamis (29/1/2026).  Kegiatan ini diikuti oleh para guru PAI dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kecamatan Pasongsongan. "Bagi saya ini pertemuan kali pertama dan ini sangat istimewa," ucap Sundari, S.Pd. Sebelumnya, Sundari merupakan guru honorer yang bertugas sebagai guru kelas.  Wanita yang telah dikaruniai dua orang anak ini kemudian diangkat sebagai guru PPPK Paruh Waktu. Seiring dengan status barunya tersebut, Sundari mendapat penugasan di SDN Padangdangan 1 dan mengampu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.  Ia menyampaikan bahwa ijazah yang dimilikinya telah sesuai dengan bidang studi yang saat ini diampunya, sehingga mendukung pelaksanaan tugas profesionalnya sebagai guru PAI. Melalui forum KKG ini, diharapkan para guru PAI, termasuk guru baru, saling berbagi pe...

SDN Prancak 2 Pasongsongan Gelar Istighosah Shonar Yalil untuk Tingkatkan Spiritual Siswa

Gambar
SDN Prancak 2 Pasongsongan.  SUMENEP  – Pagi begitu cerah di SDN Prancak 2, Kecamatan Pasongsongan. Jumat (30/1/2026). Ratusan siswa berkumpul dengan antusiasme guna mengikuti istighosah bersama yang dikemas dalam program Shonar Yalil (Sholawat Nariyah, Yasin, dan Tahlil). Kegiatan kali ini terasa lebih istimewa. Atas arahan Kepala Sekolah, Taslim, S.Pd.SD, pihak sekolah melakukan inovasi dengan membagikan teks Sholawat Nariyah serta Syair KR. Mohammad Kholil As’ad Syamsul Arifin kepada seluruh siswa.  Pembagian teks ini bertujuan agar para siswa bisa. mengikuti pembacaan doa dengan lebih khidmat dan terarah. Pelaksanaan istighosah dipandu langsung oleh jajaran tenaga pendidik SDN Prancak 2 secara kolaboratif: "Tawassul dibacakan Masruroh, S.Pd. Sholawat Nariyah dipandu saya. Sedangkan Yasin dan Tahlil dipimpin Fathurrasyid, S.Pd.I," terang Abdul Wasik, S.Ud, guru PAI yang baru di sekolah tersebut.  Sebagai sekolah dengan jumlah peserta didik terbanyak di Kecama...

Rapat KKG PAI Pasongsongan di SDN Pasongsongan 4 Bahas EMIS, SIAGA, Safari, dan TPG

Gambar
SUMENEP — Rapat Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Pasongsongan digelar di SDN Pasongsongan 4, Kecamatan Pasongsongan. Kamis (29/1/2026).  Kegiatan ini diikuti oleh para guru PAI dari berbagai sekolah dasar sebagai wadah koordinasi dan musyawarah terkait program serta administrasi keagamaan. Ketua KKG PAI Pasongsongan, Abu Siri, S.Ag, memimpin rapat dengan mengangkat sejumlah agenda penting.  Di antaranya musyawarah terkait persoalan pengisian EMIS dan SIAGA yang jadi kebutuhan administrasi guru PAI, serta pembahasan rencana kegiatan safari keagamaan yang akan dilaksanakan ke depan. Selain itu, rapat juga membahas terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG).  Dalam kesempatan tersebut, Abu Siri menyampaikan adanya informasi awal terkait pencairan TPG.  “Ada bocoran informasi bahwa TPG direncanakan akan cair pada Maret. Mudah-mudahan informasi ini benar dan bisa jadi kabar baik bagi kita semua,” ujar Abu Siri.  [k4y]

KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Bahas Pengisian EMIS dan SIAGA Pendis

Gambar
KKG PAI Pasongsongan. SUMENEP - Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Pasongsongan menggelar pertemuan rutin yang berlangsung di SDN Pasongsongan 4. Kegiatan ini diikuti seluruh guru PAI SD/SDI se-Kecamatan Pasongsongan. Kamis (29/1/2026). Pada pertemuan kali ini, fokus pembahasan pada pengisian data pada aplikasi EMIS dan SIAGA Pendis. Materi disampaikan langsung tutor KKG, Abdul Karim Jailani, yang memberikan pendampingan teknis kepada para peserta agar proses pengisian data bisa dilakukan dengan benar dan sesuai ketentuan. Abdul Karim Jailani menegaskan bahwa seluruh guru PAI wajib mengisi data di EMIS dan SIAGA Pendis. “Kedua aplikasi tersebut saling terintegrasi dan memiliki peran penting dalam proses validasi data guru PAI. Data yang valid akan berdampak langsung pada berbagai layanan administrasi dan kebijakan di lingkungan Kementerian Agama,” terang Karim. Lewat kegiatan ini, diharapkan para guru PAI kian bisa memahami pentingnya ketertib...