Sinergi Warga dan Tokoh Masyarakat, Plesterisasi Jalan Buntu di Sempong Barat Rampung
SUMENEP – Semangat gotong royong dan kepedulian tokoh masyarakat
berhasil mengubah wajah infrastruktur di Dusun Sempong Barat, Desa
Pasongsongan.
Proyek plesterisasi jalan
kampung sepanjang 50 meter
yang sebelumnya rusak, kini telah rampung dikerjakan dan siap digunakan warga. Jumat (6/2/2026).
Perbaikan
jalan ini bermula dari inisiatif Adam Biyono Gafur. Meski statusnya adalah
jalan buntu, Adam tetap bergerak menggalang dana swadaya dari masyarakat
sekitar demi kenyamanan mobilitas sehari-hari.
Langkah swadaya warga ini
rupanya memantik simpati dari berbagai pihak. Kepala Desa Pasongsongan turun
tangan langsung memberikan dukungan dana untuk memastikan pengerjaan jalan
tersebut berjalan lancar.
"Kami
sangat mendukung langkah swadaya masyarakat seperti ini. Ini adalah bentuk
nyata kepedulian warga terhadap pembangunan desa, dan tentu pemerintah desa akan
selalu hadir untuk menyokongnya," ujar Kades Pasongsongan, Ahmad Saleh
Harianto.
Senada
dengan hal tersebut, Zainollah, pemilik (owner) Toko Ungu Pasongsongan, juga turut memberikan
suntikan dana.
“Saya
punya perhatian terhadap jalan kampung tersebut karena di situ ada website
lokal
Menurut Zainollah, akses
jalan yang layak sangat penting untuk menjaga citra desa, terutama saat
menyambut tamu-tamu penting yang berkunjung ke kantor media lokal tersebut.
Sedangkan
inisiator perbaikan, Adam Biyono Gafur, menyampaikan rasa terima kasih yang
mendalam atas kolaborasi lintas sektor ini.
“Terima kasih kepada Bapak
Kades Pasongsongan dan Toko Ungu Pasongsongan atas bantuan dananya,” ungkap
Adam.
Kini,
jalan buntu sepanjang 50 meter di Dusun Sempong Barat sudah mulus dan
representatif, memberikan kenyamanan bagi warga sekitar maupun tamu yang datang
dari luar daerah. [kay]

Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung. Terima kasih.