MBG Makan Gratis, Perut Kenyang tapi Warung Sekolah Sekarat?

Menyoal mbg yang jadi pesaing bagi warung dekat sekolah

Program MBG terdengar mulia. Makan bergizi gratis. Judulnya saja sudah kenyang. 

Tapi di balik nasi dan lauk itu, aroma bisnis tercium lebih dulu. Tender berputar. Vendor berdatangan. 

Perut siapa yang sebenarnya diutamakan, masih jadi teka-teki.

Sebagian orang mulai curiga. MBG bukan sekadar soal gizi. Tapi juga soal peluang. 

Anggaran besar. Porsi tetap. Untung terjamin. 

Warung kecil di depan sekolah hanya bisa menatap dari kejauhan, sambil menghitung sisa sendok dan harapan. [kay]

Postingan populer dari blog ini

Dedikasi Tanpa Batas, Guru PJOK di Pasongsongan Tetap Gembleng Siswa Meski Cabang Lomba HUT RI Berkurang

Deretan Santri Pondok Pesantren Annidhamiyah Raih Prestasi Gemilang Selama Bulan Juli 2026

Ketulusan Anak-Anak Pasongsongan di Tengah Riuhnya Negeri