PASONGSONGAN – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, saat ini tercatat belum menyentuh angka 20 peserta didik baru.
Kendati demikian, kondisi ini murni dipicu oleh faktor demografi wilayah setempat, bukan karena menurunnya kepercayaan masyarakat. Senin (29/6/2026).
Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd., mengungkapkan bahwa pertumbuhan penduduk usia anak SD di sekitar lingkungan sekolahnya saat ini memang sedang stagnan.
Faktor utamanya adalah dinamika sosial warga sekitar yang banyak melakukan mobilitas ke luar daerah.
"Sebagian dari warga di sini ada yang merantau dan akhirnya menyekolahkan anak mereka di tempat rantuan. Ada pula sebagian dari mereka yang menikah dengan orang luar daerah, lalu pindah dan menetap mengikuti keluarganya," ujar Agus saat dikonfirmasi.
Agus Sugianto juga menepis dengan tegas anggapan bahwa lembaga yang dipimpinnya mulai kurang dipercaya masyarakat.
Fakta di lapangan menjelaskan, justru menunjukkan hal sebaliknya.
Seluruh anak usia sekolah dasar yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah, saat ini menimba ilmu di SDN Panaongan 3.
Bahkan, daya tarik sekolah ini mampu menjangkau wilayah yang lebih luas.
Terbukti dengan adanya beberapa murid yang berasal dari desa tetangga yang sengaja memilih untuk bersekolah di SDN Panaongan 3.
"Pihak sekolah tetap berkomitmen untuk terus memberikan kualitas pendidikan terbaik bagi seluruh siswa, tanpa mengurangi semangat belajar-mengajar meskipun jumlah rombongan belajar tahun ini terbilang ramping," tutup Agus Sugianto. [Kaiy]
