Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, DWP K3S Pasongsongan Gelar Pelatihan Olah Kecambah di SDN Pasongsongan 5

Ide Bisnis Ibu Rumah Tangga: Sukses Olah Kecambah Jadi Cuan

PASONGSONGAN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pasongsongan, kembali menggelar pertemuan rutin bulanan. Kamis (11/6/2026). 

Kegiatan yang berfokus pada silaturahmi sekaligus peningkatan kapasitas anggotanya ini ditempatkan di SDN Pasongsongan 5, Kabupaten Sumenep.

Berbeda dari pertemuan biasanya, agenda kali ini menghadirkan sesi edukasi praktis yang bernilai ekonomis. 

Pengurus DWP K3S Pasongsongan sengaja membidik sektor ketahanan pangan dan ekonomi kreatif keluarga sebagai tema utama, guna memberikan keterampilan tambahan bagi para anggota.

Hadir sebagai pemateri, Ainiyatul Hasanah, S.Pd., seorang guru berprestasi dari SDN Soddara 1. 

Dalam paparannya, ia mengupas tuntas secara detail mengenai tata cara mengolah kecambah (tauge) secara higienis, mudah, dan efisien, hingga siap menjadi produk pangan yang memiliki nilai jual tinggi.

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga dari Dapur

Menurut Ainiyatul Hasanah, kecambah merupakan salah satu bahan pangan lokal yang kaya nutrisi, tapi seringkali dipandang sebelah mata. 

Padahal, jika dikelola dengan manajemen produksi dan pemasaran yang tepat, budidaya serta pengolahan kecambah bisa jadi motor penggerak ekonomi rumah tangga yang sangat potensial.

"Mengolah kecambah tidak membutuhkan modal yang besar ataupun lahan yang luas. Ibu-ibu bisa memulainya langsung dari dapur rumah masing-masing. Dengan sentuhan kreativitas dan ketelatenan, usaha mikro ini bisa jadi pendongkrak pendapatan keluarga yang sangat menjanjikan," ujar Ainiyatul di hadapan para peserta.

Selama sesi berlangsung, peserta yang terdiri dari istri para kepala sekolah serta guru perempuan di lingkungan K3S Pasongsongan tampak sangat antusias. 

Mereka tidak hanya mendengarkan teori, tapi juga berdialog interaktif mengenai kiat-kiat menyiasati pemilihan bahan baku kacang-kacangan yang bermutu tinggi agar menghasilkan kecambah yang segar, putih alami, dan tahan lama tanpa bahan pengawet.

Apresiasi dan Keberlanjutan Program

Tuan rumah sekaligus pengurus DWP K3S Pasongsongan menyambut positif jalannya pelatihan ini. 

Kegiatan edukatif seperti ini dinilai sangat menyentuh kebutuhan praktis ibu-ibu, baik untuk memenuhi konsumsi gizi keluarga secara mandiri maupun untuk membuka peluang usaha baru.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para anggota DWP K3S Kecamatan Pasongsongan tidak hanya berperan sebagai pendukung karier suami, tapi juga mampu jadi pelopor ekonomi kreatif yang mandiri dan produktif di lingkungan tempat tinggal masing-masing. 

Pertemuan rutin ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk mempraktikkan ilmu pengolahan pangan tersebut di rumah. [Kaiy]