Tekad Kuat Lesbumi MWC NU Pasongsongan Lestarikan Macopat Lewat Pentas Bergilir

macopat lesbumi pasongsongan sumenep
Akhmad Jasimul Ahyak (2 dari kiri).

SUMENEP  -- Para pengurus dan anggota perkumpulan Macopat Lesbumi MWC NU Pasongsongan menyatakan kebulatan tekad untuk terus melestarikan kesenian tradisional Madura melalui sistem pentas bergilir dari rumah ke rumah. Sabtu (3/1/2026).

Tradisi anjangsana ini tetap dipertahankan bukan hanya sebagai ruang ekspresi seni, tapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan menjaga nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap bait macopat.

Ketua Lesbumi MWC NU Pasongsongan, Akhmad Jasimul Ahyak, S.Pd.I, menegaskan bahwa dirinya mengakomodir keinginan penuh dari seluruh pengurus dan anggota untuk menjaga warisan leluhur ini agar tidak punah ditelan zaman.

“Kami menghidupkan kembali macopat di tengah masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan identitas budaya Madura tetap eksis di tengah gempuran modernisasi,” ucap Jasimul.

Melalui komitmen ini, Lesbumi MWC NU Pasongsongan berharap kegiatan rutin tersebut bisa jadi benteng pertahanan budaya yang kokoh.

“Dengan terus memutar jadwal pertemuan, kami berupaya memastikan bahwa napas kesenian macopat akan terus terdengar dan diwariskan kepada generasi berikutnya di wilayah Pasongsongan,”  tegas Jasimul.  [k4y]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1