Lemah Keamanan Maritim di Kepulauan Masalembu, Modus Baru Penyebaran Narkoba via Laut😲

Pulau Masalembu kabupaten Sumenep

Temuan sabu-sabu akhir 2025 di perairan Masalembu, Sumenep, yang kini mencapai 38 kilogram setelah penyerahan terakhir oleh nelayan, menguak kerentanan keamanan laut di kawasan itu. 

Fakta bahwa narkoba bisa mengapung bebas hingga 4 mil dari pantai menunjukkan lemahnya pengawasan maritim dan potensi penyelundupan terorganisir lewat jalur laut. 

Peningkatan temuan ini harus jadi alarm bagi aparat keamanan, baik Polri maupun TNI AL, untuk memperketat patroli laut, terutama di perairan terpencil seperti Masalembu yang rawan dijadikan titik transaksi atau pembuangan narkoba. 

Langkah persuasif terhadap nelayan patut diapresiasi, tapi tidak cukup tanpa teknologi pemantauan (seperti radar atau drone) dan sinergi antarinstansi. 

Jika tidak, perairan Sumenep berisiko jadi pintu masuk baru sindikat narkoba, mengingat lokasinya yang strategis dekat jalur pelayaran nasional. 

Edukasi masyarakat dan penguatan keamanan laut harus berjalan beriringan guna memutus mata rantai peredaran sabu di Madura.[]

Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Syiar Al-Qur’an di Pasongsongan: Santriwati PP Annidhamiyah Gelar Tasmi’ Juz 30 dan Khatmil Qur'an

SDN Prancak 3 Gelar Tour Religi: Meneladani Perjuangan Wali Songo sebagai Fondasi Karakter Siswa