Berpijak pada Lokalitas

Lesehan Sastra dengan tema "Berpijak pada Lokalitas" (Foto: Yant Kaiy)


Catatan: Yant Kaiy

Membangun silaturahmi dengan mengadakan kajian sastra dan ilmiah saban minggunya tentu akan memberikan pencerahan di kalangan nahdliyin. Seiring itu pula, nilai positif tentang wawasan keilmuan akan semakin hidup. Ini cukup urgen lantaran pencerahan terhadap permasalahan sosial budaya di sekitar kita selalu menyapa dalam kehidupan manusia. Karena sejatinya hidup tidak terlepas dari masalah-masalah itu sendiri. Maka lewat telaah dari perspektif keilmuan dipandang perlu digalakkan.


Bertempat di Kantor MWC NU Pasongsongan, tadi malam (Ahad, 25/4/2021), kajian kali ini mengambil tema “Berpijak pada Lokalitas”. Sebagai pemantik adalah Ebi Langkung dan Mohammad Junaidi menjadi moderator.


Tema ini tentu sangat menarik diperbincangkan. Semua peserta yang hadir diberikan kesempatan seluas-luasnya menyampaikan opini dan komentarnya.


Hadir dalam kajian kali ini Ketua MWC NU Pasongsongan Ahmad Riyadi, Ketua Lesbumi Akhmad Jasimul Ahyak, dan beberapa pengurus Badan Otonom (Banom) serta lembaga MWC NU Pasongsongan.[]

Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com

LihatTutupKomentar