Antologi Puisi “Horizon Lara” (5)



Puisi Karya Yant Kaiy

Belajar Mandiri

bergelora naluri

di hamparan rumput menghijau

bimbang berganti lara

merombak derasnya topan

menghantamku dengan garang

tapi kuberikhtiar

sekuatnya berdiri pada kaki.

Sumenep, 24/03/1988

 

Horizon Lara

malam menghitam di penaku

suara suara kalong

bangkitkan kantukku

pulas bersama buku-buku

kuterjaga dari mimpi melelahkan

saat kucing - kucingku

berebut ikan di meja

sekejab lara

di kaki langit ada resah

akankah berlalu halimun

dari aubade musim.

Sumenep 24/03/1988

 

Keping - keping Rembulan

rayu menggoda jiwa

melebar jalan fikiranku

saat rembulan muncul

ke permukaan sabana

telanjang terang dirasa

tubuh balepotan darah

mengajak berdendang menjelang

subuh terlontar.

Sumenep, 25/03/1988

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Ijazah Jokowi Tak Kunjung Ditunjukkan, Cinta Rakyat Berubah Jadi Kekecewaan