Ahli Sejarah



Pentigraf: Yant Kaiy

Siska terkejut ketika didatangi oleh dua mahasiswi dari perguruan tinggi negeri dari Jakarta di rumah jeleknya. Sedangkan pendidikan terakhir Siska hanya lulus SMA swasta. Walau begitu, Siska aktif di semua organisasi pemuda di kampungnya.

Siska direkomendasikan oleh seorang kepala desa menjadi narasumber dalam penulisan disertasi tentang sejarah seorang tokoh penyebar agama Islam pertama di desanya. Siska menjawab meniscaya segala pertanyaan tanpa menambah dan mengurangi dari cerita apa yang ia dapat dari kakeknya.

Setahun kemudian Siska dinobatkan sebagai orang ahli sejarah oleh kapala desa setempat, tapi hidupnya tetap miskin.[]

Pasongsongan, 13/2/2021




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

SDN Prancak 2 Pasongsongan Gelar Istighosah Shonar Yalil untuk Tingkatkan Spiritual Siswa

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Aksi Nyata Warga Sempong Barat: Bangun Jalan Pelosok Lewat Patungan Mandiri

Cuaca Cerah Selimuti Upacara Bendera di SDN Padangdangan 2: Sekolah Adalah Rumah Kedua