Prediksi Swalayan Jaya Samudra Pasongsongan

Kades Ahmad Saleh Harianto dalam satu acara di
Balai Desa Pasongsongan. (Foto: Yant Kaiy)

 

Catatan: Yant Kaiy

Di wilayah Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep saat ini bermunculan toserba modern (swalayan) milik pemodal besar yang membuka cabang di mana-mana. Sayangnya semua swalayan itu bukan milik warga desa setempat. Maka secara otomatis keuntungan keluar dari Pasongsongan.

Menyikapi situasi dan kondisi demikian, Kepala Desa Pasongsongan Ahmad Saleh Harianto, S.Pt mengambil satu kebijakan membangun Swalayan Jaya Samudra di eks lahan Balai Desa, persis di simpang tiga Jalan Pelabuhan Pasongsongan. Awal 2021 nanti swalayan BUMDes Pasongsongan akan beroperasi.

Ditelisik persaingan bisnis toserba yang semakin sengit, maka diperlukan satu manuver agar terus survive. Kalau hanya sekadar memakai jurus harga promo untuk menarik minat pembeli, jelas akan kalah bersaing. Maka Kades Pasongsongan harus memutar otak lagi agar tidak “keok” di tengah jalan.

Salah satu ide besar yang mungkin bisa menanggulangi kekalahan, Kades Ahmad Saleh Harianto bisa memanfaatkan produk lokal yang digawangi para ibu-ibu PKK Desa Pasongsongan. Bukankah selama ini sering ada bimbingan tentang kerajinan rumahan yang berprospek cerah. Satu sisi warga dituntut kreatif, sisi lainnya mereka memiliki pendapatan. Jadikan mereka sebagai pemain, bukan terus-menerus jadi penonton.[]

Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com

LihatTutupKomentar