In Memoriam Yuli (V)
In Memoriam Yuli (V)
Puisi: Yant Kaiy
detik ini
kuibaratkan kau adalah
makanan lezat
kumakan, kau....
masuk dalam perutku
tergilas kau
jadi tai busuk
seperti cintamu yang
menjijikkan
seperti kesetiaanmu
yang kau gadaikan
oh, betapa murah cinta
dan kesetiaanmu
kau terjebak pada
nafsu-nafsu iblismu sendiri
Yuli, kuibaratkan kau
adalah selembar kertas
kurobek - robek,
kau....
berkeping - kepinglah
kau dalam tong sampah
bernyanyi rianglah kau
di situ
bersama kemunafikan
hidupmu
bersama kelicikanmu
yang menyembelit ruang gerakku
kau memang tak ubahnya
batu
sebab kau tak
mempunyai perasaan
derita cintaku
lantaran ulahmu,
tak pernah kau
pikirkan,
bagaimana tersiksanya
diriku saat ini, dan
kau biarkan daku
terkapar
seolah dirimu tak
bersalah
kau tak mungkin dapat
mendustai dirimu, Yul
karena kau sudah
meracuni otakku
nempengaruhi
kepastianku
merusak konsep masa
depanku
bahkan kau telah
menghancur-leburkan citaku
coba bayangkan sejenak
nasib diriku ini!
Pasongsongan, medio 1993

