Berbaik Sangka
Pentigraf: Yant Kaiy
Mencintainya menentramkan jiwa. Merindukannya membuataku
besemangat untuk senantiasa menjumpainya. Hari-hariku terasa indah karena saat
pernikahan telah ditentukan. Banyak gagasan bermunculan menjelang hari
bersejarah itu. Beberapa hal yang kadang terlupa, keluargaku selalu
mengingatkan.
Aku merasa tersanjung dengan semua perhatian mereka. Orang
yang selama ini merasa bosan denganku, kini berubah menjadi merasa memiliki aku
sebagai bagian darinya.
Kurang dua hari dari pernikahan itu, tiba-tiba ada berita
kalau calon istriku mengalami kecelakaan. Ia terjatuh saat hendak ke dapur dan
kepalanya membentur lantai keramik. Ia pingsan. Kata orang, ini pertanda tidak
baik bagi pernikahanku. Tapi aku tak menggubrisnya. Aku tetap harus
berprasangka baik kepada-Nya. Pasti ada hikmah dibalik musibah.
Pasongsongan, 14/3/2020
