Mengenal Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip


Hasil gambar untuk Komunitas therapy Ramuan Banyu Urip Yogyakarta
Foto: Dok. Komunitas Therapy Banyu Urip Yogyakarta







YOGYAKARTA, apoymadura.com - Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip berpusat di Yogyakarta. Adalah M.S. Arifin yang dilahirkan di Pasongsongan-Sumenep sebagai owner komunitas ini. Sudah banyak cabang komunitas ini berdiri, baik dalam dan luar negeri. Beribu-ribu pasien sudah merasakan kesembuhan dari terapi ramuan Banyu Urip. Ramuan yang diformulasikan khusus dari bahan-bahan alami, seperti daun sirih, daun mint, VCO. Tidak ada unsur kimia di dalamnya dan proses produksinya.

Sebagai pengobatan alternatif bagi pasien yang kurang mampu, komunitas ini memberi peluang kepada para pasien miskin untuk hadir pada hari Sabtu dan Ahad. Karena pada kedua hari tersebut pasien tidak dipungut biaya.

Komunitas ini menerapkan pola penyembuhan dari dua sisi. Yakni terapi fisik dan psikis.

“Semua pasien yang datang pada kami tentu menghendaki sembuh total dari penyakit. Maka kami selain mengobati fisik sang pasien, kami juga menyembuhkan psikisnya dengan cara merubah mindset buruk. Ini penting, karena penyakit itu 90% berasal dari pola pikir. Sedangkan 10% berasal dari pola makan yang salah,” terang M.S. Arifin pada apoymadura di tempat prakteknya Jl. Selokan Mataram No.197 A Sleman-Yogyakarta. Senin (10/2/2020)

Ia juga menambahkan, kalau seseorang sering menyimpan dendam misalnya, maka akan menyebabkan imun tubuh mati total. Dari sinilah muncul bermacam penyakit, seperti kolesterol, hipertensi, serangan jantung, stres, depresi, stroke (penyumbatan pembuluh darah), rhematik, arthritis. Sungguh begitu dahsyat pengaruh yang ditimbulkan oleh pola pikir dendam pada jasmani manusia.

Itu dari dendam. Belum lagi kalau punya sifat rendah diri dan suka sedih. Orang tersebut biasanya akan muda terserang penyakit leukimia (kanker darah putih).

“Orang awam sering tidak menyadari akan hal ini. Maka di komunitas kami menerapkan terapi menyeluruh agar pasien sembuh total dari penyakit yang dideritanya,” ujar M.S. Arifin yang sudah tidak aktif  sebagai Polisi Militer (pensiun dini).

Pasien di Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip akan mendapatkan anjuran, kalau sudah pulang ke rumah untuk terus menerapkan 5 kunci sehat, yaitu senantiasa olahraga, olah napas, olah pikir, olah batin, dan olah masakan 4 sehat 5 sempurna.

Sedangkan metode terapi di komunitas ini ada 5 macam. Diantara gurah minum, gurah di bawah lidah, gurah tetes mata, oleh, dan kompres. (Yant Kaiy)


Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Observasi Karakter Pancasila di SDN Padangdangan 2

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Siap Berlaga di Olimpiade PAI Jawa Timur