Rabu, 01 Januari 2025

Mobil Perpustakaan Keliling Hadir di SDN Panaongan 3, Murid Antusias Membaca

Sdn panaongan 3 pasongsongan Sumenep
Mobil perpustakaan keliling di SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Mobil perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep mengunjungi SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan. Kamis (2/1/2025). 

Kehadiran mobil ini merupakan bagian dari program literasi daerah yang bertujuan meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak sekolah.

Para murid SDN Panaongan 3 terlihat antusias saat menyambut kedatangan mobil perpustakaan keliling tersebut. 

Dengan deretan buku menarik yang tersedia, mereka langsung mencari buku-buku favorit seperti cerita rakyat, ilmu pengetahuan, hingga komik edukasi. 

Guru-guru sekolah turut mendampingi dan memotivasi murid untuk memilih buku yang sesuai dengan minat mereka.

“Kegiatan ini amat bermanfaat untuk menumbuhkan minat baca anak-anak. Banyak dari mereka yang mungkin belum memiliki akses ke buku-buku sebanyak ini di rumah,” ujar Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto. 

Ia berharap program ini terus berlanjut agar siswa semakin rajin membaca dan memperluas wawasan mereka. [Surya]

Selasa, 31 Desember 2024

Teknik Pengobatan Guasha dan Barqun di Griya Sehat Alami Holistik (GSAH) Yogyakarta

Therapy Banyu Urip
Bunda Rewin (kanan) sedang menerapi pasien. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pengobatan tradisional semakin diminati masyarakat yang mencari solusi kesehatan alami dan holistik. 

Salah satu teknik yang mulai berkembang adalah guasha, metode terapi tradisional yang telah dimodifikasi dengan pendekatan modern oleh Griya Sehat Alami Holistik (GSAH) Yogyakarta.

"Di tempat kami, alat guasha terbuat dari tanduk kerbau yang dipercaya memiliki sifat alami yang bermanfaat untuk tubuh," terang Bunda Rewin, 

Selain itu, GSAH juga mengembangkan metode barqun, yaitu teknik serupa yang menggunakan alat berbahan tanduk sapi qurban.

Menurut Bunda Rewin, pemilik GSAH, penggunaan bahan alami seperti tanduk kerbau dan sapi qurban yang memberikan efek merangsang sistem penyembuhan alami.

Untuk meningkatkan efektivitas terapi, GSAH tidak hanya mengandalkan guasha dan barqun. 

Mereka juga menggunakan Itera-care, alat modern yang memancarkan energi tertentu untuk membantu proses pemulihan tubuh. 

"Selain itu, pasien di tempat kami juga diberikan Ramuan Banyu Urip, herbal khusus yang diracik dari bahan-bahan alami untuk mempercepat penyembuhan," cetus Bunda Rewin. 

Kombinasi teknik tradisional dan teknologi modern ini menjadi ciri khas pengobatan di GSAH.

Bagi masyarakat yang tertarik mencoba terapi guasha atau barqun, GSAH siap melayani di alamat: Pogung Baru D35 RT.008/RW.050, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.

"Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi, Anda bisa menghubungi saya di nomor 0856 4350 0068," imbuh Bunda Rewin. [Surya]

Mengatasi Hernia dengan Ramuan Banyu Urip, Solusi Cepat dan Efektif

Therapy Banyu Urip

apoymadura.com - Penyakit hernia, kondisi dimana organ tubuh menonjol melalui celah otot atau jaringan sekitarnya, seringkali menjadi momok bagi penderitanya. 

Selain menimbulkan rasa kurang nyaman, hernia juga bisa memengaruhi aktivitas sehari-hari. 

Tapi, Ramuan Banyu Urip kini jadi viral karena klaimnya yang mampu menyembuhkan hernia hanya dalam hitungan menit.

Menurut MS Arifin, owner Ramuan Banyu Urip, solusi ini bekerja secara alami dan cepat. 

"Prosesnya sederhana, ramuan ajaib ini dioleskan langsung ke area hernia, kemudian dibungkus menggunakan plastik. Dalam waktu singkat, pembengkakan hernia mengempis, membawa kelegaan bagi pasien," ungkapnya. 

MS Arifin menjelaskan bahwa bahan-bahan dalam ramuan ini berasal dari alam dan diracik dengan teknik tradisional yang diwariskan turun-temurun. 

Kombinasi bahan-bahan tersebut dipercaya bisa meresap ke dalam jaringan, meredakan pembengkakan, dan mengembalikan posisi organ yang menonjol.

"Banyak pasien hernia yang pulih dengan Ramuan Banyu Urip," imbuh MS Arifin. 

Bahkan beberapa diantaranya melaporkan sembuh total tanpa perlu menjalani operasi. 

Kesederhanaan proses pengobatan ini menjadikannya pilihan populer di kalangan masyarakat yang mencari solusi alternatif.

Dengan kian banyaknya pasien yang memberikan testimoni positif, Ramuan Banyu Urip kini jadi harapan baru bagi penderita hernia.  [Surya]


Kisah Dr. Suwarti, Sp.A, Keajaiban Ramuan Banyu Urip untuk Kesehatan Keluarga

Therapy Banyu Urip

apoymadura.com - Dr. Suwarti, Sp.A, seorang dokter spesialis anak yang sudah berpengalaman bertahun-tahun di bidangnya, menemukan secercah harapan baru melalui sebuah ramuan tradisional yang bernama Banyu Urip. 

Ramuan ini bukan hanya sekadar solusi kesehatan, tetapi juga menjadi titik balik bagi kesehatan keluarganya, terutama dalam memulihkan penyakit ginjal yang telah bertahun-tahun diderita oleh anaknya.

Berawal dari usaha panjang yang tidak membuahkan hasil, Dr. Suwarti sempat membawa anaknya berkonsultasi dengan berbagai dokter ahli, baik di dalam maupun luar negeri. 

Tapi, kondisi penyakit ginjal anaknya tetap memburuk, bahkan banyak dokter akhirnya menyatakan tidak bisa memberikan solusi yang efektif. 

Dalam keputusasaan itu, ia diperkenalkan dengan Ramuan Banyu Urip oleh seorang kolega.

Ramuan Banyu Urip, yang berasal dari warisan leluhur Indonesia, dikenal sebagai pengobatan multi-fungsi yang telah digunakan turun-temurun. 

Mengandung berbagai bahan herbal, ramuan ini dipercaya mampu menyelaraskan keseimbangan tubuh, memulihkan fungsi organ, dan memperbaiki sistem imun secara menyeluruh.

"Setelah mengonsumsi Ramuan Banyu Urip secara rutin sesuai anjuran, anak kami mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan," ungkap Dr. Suwarti. 

Fungsi ginjalnya yang sebelumnya sangat terganggu perlahan pulih. 

Hasil tes medis pun menunjukkan perubahan positif yang tidak terduga. 

Hal ini menjadi titik awal ketertarikan Dr. Suwarti terhadap khasiat luar biasa dari ramuan ini.

"Awalnya saya skeptis terhadap pengobatan tradisional. Tapi pengalaman ini membuka mata hati saya bahwa pendekatan alami bisa memberikan hasil luar biasa," terang Dr. Suwarti.

Kisah Dr. Suwarti menunjukkan bahwa harapan selalu ada, bahkan di tengah keterbatasan. 

Ramuan Banyu Urip bukan hanya menyembuhkan anaknya, tapi juga jadi pelajaran berharga bagi dunia kesehatan. [Surya]

Senin, 30 Desember 2024

Khasiat Ramuan Banyu Urip: Penyembuh Alami Beragam Penyakit

Therapy Banyu Urip
Dari kiri: MS Arifin (owner Ramuan Banyu Urip), Salim bin Atan (Cabang Therapy Banyu Urip Makaysia), dan Wali Kota Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Ramuan Banyu Urip adalah salah satu warisan pengobatan tradisional Indonesia, dikenal luas karena kemampuannya bisa memulihkan berbagai macam penyakit. Senin (30/12/2024). 

Dengan penggunaan yang sederhana, ramuan ini tidak hanya populer di dalam negeri, tapi juga telah menarik perhatian dunia internasional. 

MS Arifin sebagai owner menerangkan beberapa khasiat yang terkandung di dalam Ramuan Banyu Urip. 

"Ramuan Banyu Urip bisa meningkatkan imunitas tubuh," cetusnya. 

Kandungan alami dalam ramuan ini mampu membantu tubuh melawan berbagai penyakit dengan meningkatkan daya tahan tubuh. 

MS Arifin menambahkan, bahwa Ramuan Banyu Urip juga bisa mengatasi peradangan. 

"Ramuan ini sering digunakan untuk meredakan peradangan, baik yang bersifat internal maupun eksternal," imbuh eks-Polisi Militer ini tegas. 

Selain itu, Ramuan Banyu Urip juga mampu membantu memperbaiki sirkulasi darah yang berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Lebih jauh MS Arifin menjelaskan, bahwa Ramuan Banyu Urip juga bisa menyembuhkan penyakit kronis. Seperti asma, diabetes, kanker darah, prostat, ginjal dan hipertensi.

Yang tak kalah pentingnya, Ramuan Banyu Urip juga bisa meningkatkan energi dan vitalitas tubuh. 

Popularitas Internasional

Ramuan Banyu Urip tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga telah menembus pasar internasional. 

Keberhasilan ramuan ini dalam mengatasi berbagai penyakit di berbagai negara membuktikan bahwa khasiatnya diakui secara global. 

Banyak cabang Therapy Banyu Urip yang berdiri di luar negeri, memberikan layanan penyembuhan tradisional dengan metode yang sama seperti di tanah air. 

"Pengguna dari berbagai negara memberikan testimoni positif, menunjukkan kecocokan dengan berbagai kondisi kesehatan di berbagai budaya," pungkas MS Arifin. [Surya]

Minggu, 29 Desember 2024

Penyerahan Bantuan Ramuan Banyu Urip dalam Bakti Sosial Berkah di Godean Yogyakarta

Therapy banyu urip international
Sri Wigati (paling kanan) dalam acara Bakti Sosial Berkah di Godean Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com -  Berbagi itu indah. Seindah alam semesta ini. Demikian banyak orang bijak bilang. 

Seperti Bakti Sosial Berkah yang dilaksanakan pada akhir pekan ini, menjadi momen istimewa bagi masyarakat sekitar Godean, Yogyakarta. Sabtu (28/12/2024). 

Acara dihadiri lebih dari 45 peserta ini mendapatkan perhatian khusus berkat kehadiran Komisaris PT Bintang Banyu Urip, Sri Wigati. 

Dalam acara ini, Sri Wigati menyerahkan bantuan berupa Ramuan Banyu Urip kepada seluruh peserta, sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat.

Ramuan Banyu Urip dikenal luas sebagai produk herbal yang bermanfaat untuk memulihkan berbagai macam penyakit. 

Penyerahan bantuan ini menjadi simbol kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, juga mencerminkan komitmen PT Bintang Banyu Urip dalam mendukung gaya hidup sehat.

Yang menarik, Bakti Sosial Berkah kali ini tidak hanya diikuti oleh warga lokal Godean, tetapi juga oleh peserta yang datang dari luar daerah, termasuk Jawa Timur. 

Kehadiran mereka yang jauh menunjukkan bahwa acara ini memiliki daya tarik yang luas dan mampu menjangkau masyarakat dari berbagai wilayah.

Dalam sambutan singkatnya, Sri Wigati menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan untuk berbagi dengan masyarakat. 

“Bakti Sosial Berkah ini adalah bentuk nyata dari kebersamaan dan rasa peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia," ucap Sri Wigati. 

Ia berharap Ramuan Banyu Urip yang diberikan bisa jadi manfaat bagi kesehatan kepada seluruh peserta. 

Acara ini juga diisi dengan pengobatan gratis kepada seluruh peserta. 

Kehangatan dan kebersamaan terasa kental sepanjang acara, menciptakan suasana yang penuh semangat dan harapan.

Dengan suksesnya Bakti Sosial Berkah ini, diharapkan akan ada lebih banyak lagi kegiatan serupa yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sri Wigati menutup acara dengan pesan inspiratif, “Kita semua memiliki peran untuk saling membantu dan mendukung. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua.” [Surya]

MS Arifin yang Menginspirasi dengan Inovasi dan Kolaborasi

Therapy banyu urip international
Dari kiri: MS Arifin dan bakti sosial Therapy Banyu Urip di Godean Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com - MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip, dikenal sebagai sosok pemimpin visioner yang selalu mendorong inovasi dan kolaborasi dalam dunia terapi kesehatan. Ahad (29/12/2024). 

Di bawah kepemimpinannya, Therapy Banyu Urip telah berkembang menjadi jaringan besar yang mencakup banyak cabang.

Di dalam negeri cabangnya hampir ada di tiap kota. Sedangkan di luar negeri ada di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika. 

Therapy Banyu Urip juga menjadi tempat bernaung bagi para terapis yang berbagi visi sama guna memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

"Kami memiliki keyakinan bahwa perpaduan antara metode pengobatan tradisional Therapy Banyu Urip dengan alat atau teknik modern akan menciptakan hasil lebih optimal," ungkap MS Arifin. 

Maka ia terus mendorong para terapis yang tergabung dalam keluarga besar Therapy Banyu Urip untuk berinovasi dan berkolaborasi.

“Inovasi adalah kunci keberlanjutan, sementara kolaborasi adalah fondasi kekuatan tim,” ucap MS Arifin di kantornya, Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. 

Pernyataan ini mencerminkan komitmennya untuk memberikan ruang kepada para terapis agar terus belajar metode pengobatan baru yang efektif dan efisien. [Surya]

Baksos Therapy Banyu Urip: Menghadirkan Manfaat Bagi Masyarakat di Godean, Yogyakarta

Therapy banyu urip international
Peserta baksos Therapy Banyu Urip di Godean Yogyakarta. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Pelaksanaan bakti sosial (Baksos) yang digelar Therapy Banyu Urip International di Godean, Yogyakarta, penuh makna kepedulian. Sabtu (28/12/2024). 

Kegiatan ini dipimpin langsung CEO Therapy Banyu Urip International, MS Arifin, bersama Sri Wigati selaku Komisaris PT Bintang Banyu Urip.

"Baksos ini tidak hanya jadi ajang pengobatan gratis, tapi juga memberikan dukungan nyata kepada masyarakat dengan menyediakan ramuan herbal secara gratis," terang MS Arifin. 

Sebanyak lebih dari 45 orang hadir mengikuti program ini, termasuk ada beberapa peserta datang jauh-jauh dari luar Yogyakarta, seperti Jawa Timur.

MS Arifin, yang dikenal atas komitmennya dalam dunia pengobatan alternatif, turun langsung untuk memberikan layanan terapi kepada masyarakat. 

Tidak hanya itu, Sri Wigati sebagai Komisaris PT Bintang Banyu Urip juga aktif mendampingi kegiatan ini dengan membagikan ramuan herbal khas Banyu Urip kepada para peserta. 

"Ramuan ini diharapkan bisa mendukung proses pemulihan mereka sekaligus menjaga kesehatan badan," ucap MS Arifin. 

Kegiatan berbagi manfaat ini mendapat sambutan luar biasa dari peserta yang datang. 

Hal ini menunjukkan bahwa program Baksos memiliki daya tarik yang luas dan dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baksos ini mencerminkan dedikasi Therapy Banyu Urip International dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan sosial. 

Sementara itu, Sri Wigati memberikan komentarnya:

"Melalui acara ini, PT Bintang Banyu Urip berharap bisa terus berkontribusi untuk kesehatan masyarakat di berbagai daerah."

Semangat kepedulian ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap sesama.

Baksos seperti ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat. [Surya]

Sabtu, 28 Desember 2024

MS Arifin, Pemimpin Visioner di Therapy Banyu Urip yang Mendorong Inovasi dan Kolaborasi

Ceo therapy banyu urip international
MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip International [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dalam dunia terapi kesehatan, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci penting untuk memberikan hasil terbaik bagi pasien. 

MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip, memahami hal ini dengan sangat baik. Sabtu (28/12/2024). 

Sebagai pemimpin yang visioner, ia terus mendorong para terapis yang tergabung di Komunitas Therapy Banyu Urip untuk tidak stagnan. 

"Berpegang pada metode dasar, kita perlu juga mengintegrasikannya dengan pendekatan baru yang relevan," imbuhnya. 

Metode dasar Therapy Banyu Urip telah dikenal luas sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung penyembuhan berbagai kondisi kesehatan. 

Para terapis yang tergabung dalam tim ini sudah terlatih, bersertifikat, dan menguasai metode tersebut dengan baik. 

"Saya percaya bahwa fondasi yang kuat harus dijadikan pijakan untuk eksplorasi lebih luas, bukan sekadar zona nyaman," ucap MS Arifin. 

Baginya, dunia kesehatan terus berkembang, dan para terapis perlu mengikuti perkembangan tersebut agar tetap relevan. 

Ia menginspirasi timnya untuk selalu belajar dan mencoba metode baru yang dapat mempercepat proses penyembuhan pasien. 

Inovasi ini mencakup integrasi teknologi, penelitian terbaru, hingga pengembangan teknik terapi yang lebih modern.

Dengan menggabungkan metode dasar Therapy Banyu Urip dengan pendekatan dari disiplin ilmu lainnya, para terapis bisa menciptakan solusi yang lebih komprehensif bagi pasien.

"Semua upaya yang kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses penyembuhan," cetus MS Arifin di tempat praktiknya, kawasan Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. 

Dengan menggabungkan metode dasar dengan pendekatan lain, para terapis mampu memberikan layanan lebih cepat dalam memperoleh hasil, juga lebih sesuai dengan kebutuhan setiap pasien. [Surya]

Drumband Gita Al-Husna SDN Pakandangan Sangra Raih Prestasi Tingkat Jawa Timur

Sdn pakandangan sangra kecamatan bluto kabupaten sume6

apoymadura.com - Drumband Gita Al-Husna dari SDN Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih juara ll dalam Festival Drumband Tingkat Jawa Timur.

Mereka berhasil menjadi Juara II dalam kategori kirab drumband non-brass, bersaing dengan tim-tim terbaik dari sekolah se-Jawa Timur.

Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-21 Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Hikmah (STAIDHI) Bangkalan, ajang STAIDHI Open Tournament 2024 telah digelar pada hari Jumat, 27 Desember 2024. 

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah kecil ini, yang jumlah muridnya tidak mencapai seratus orang.

Kepala SDN Pakandangan Sangra, Susilawati, S.Pd., mengungkapkan bahwa perjalanan menuju keberhasilan ini tidaklah mudah. 

Saat pertama kali dibentuk, grup drumband ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pendanaan. 

“Kami sempat kesulitan karena keterbatasan dana, tapi berkat kerja keras dan dukungan masyarakat serta beberapa perusahaan sekitar yang jadi sponsor, drumband ini akhirnya bisa berkembang,” ungkapnya.

Sukses ini tidak lepas dari peran pelatih mereka, Muhammad Imam Syaiful, yang dengan penuh dedikasi membimbing anak-anak agar mampu tampil maksimal. 

"Latihan intensif, disiplin tinggi, dan semangat para siswa menjadi kunci sukses dalam meraih prestasi ini," terang Susilawati. 

Drumband Gita Al-Husna kini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Sumenep, khususnya di daerah dengan jumlah siswa yang terbatas. 

"Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih prestasi. Dengan kerja keras dan semangat, semua bisa diwujudkan," tambah Guru Penggerak ini bangga. 

Prestasi ini menjadi motivasi bagi SDN Pakandangan Sangra untuk terus mengembangkan potensi siswa, khususnya di bidang seni dan olahraga. [Surya]

Jumat, 27 Desember 2024

Merangkul Keragaman Peserta Didik Kelas VI di SD Negeri Pasongsongan I, dalam Pembelajaran Matematika : Petualangan Menyenangkan atau Tantangan Menakutkan?

Sdn pasongsongan 1 kecamatan pasongsongan kabupaten sumenep

Oleh: Husniyah Warti 

Guru SDN Pasongsongan I Kecamatan Pasongsongan sekaligus Mahasiswi jurusan PGSD STKIP PGRI Sumenep.

SETIAP anak adalah unik. Dengan bakat, minat dan gaya belajar yang berbeda. Dalam konteks kelas, keragaman peserta  didik merupakan sebuah anugerah yang perlu dikelola dengan bijak. 

Keragaman peserta didik dalam dunia pendidikan merupakan salah satu aspek penting yang mencakup perbedaan latar belakang serta minat belajar dan karakteristik pribadi masing-masing. Terutama dalam pembelajaran matematika, dimana setiap anak memiliki gaya belajar, kecepatan, dan minat yang berbeda-beda.

Adanya keragaman tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, khususnya saya selaku guru kelas di kelas VI SDN Pasongsongan I. Setiap peserta didik di SDN Pasongsongan I khususnya kelas VI memiliki cara pandang yang unik terhadap konsep matematika. Ada yang lebih visual, ada yang lebih auditori, dan ada pula yang kinestetik. Menurut saya pribadi jika guru hanya menggunakan satu metode pembelajaran, khususnya materi pembelajaran matematika maka potensi yang dimiliki banyak anak akan terabaikan.

Matematika, bagi anak Sekolah Dasar, seringkali menjadi subjek yang menarik perhatian sekaligus menimbulkan rasa khawatir bahkan menakutkan. Persepsi mereka terhadap mata pelajaran ini sangat beragam. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti konsep yang sulit dipahami, metode pembelajaran membosankan yang hanya berfokus pada penghafalan rumus dan penyelesaian soal-soal sehingga menghilangkan minat untuk belajar dan menyukai pembelajaran matematika.

Dibalik tantangan yang terjadi pada peserta didik khususnya kelas VI SDN Pasongsongan I yang biasa kita sapa dengan SDN PASTU tersebut, tersimpan peluang besar untuk membuat mereka tertarik dan berminat belajar matematika serta membuat pembelajaran matematika lebih menyenangkan. Yaitu pertama, dengan menvariasikan metode-metode yang digunakan jangan hanya mengandalkan ceramah akan tetapi penggunaan alat peraga sangat berguna dalam menfasilitasi media untuk pelengkap pembelajaran. Kedua, guru juga bisa menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari artinya memberi contoh nyata yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Ketiga, buat suasana pembelajaran yang positif artinya menciptakan suasana yang menyenangkan tidak monoton dan bebas dari tekanan serta memberikan pujian dan dorongan sekalipun hasil yang mereka peroleh belum memuaskan.

Dengan demikian keragaman peserta didik dalam pembelajaran matematika adalah sebuah kenyataan yang harus saya hadapi. Namun, dengan pendekatan yang tepat, keragaman peserta didik khususnya kelas enam SDN PASTU justru dapat menjadi kekuatan yang mendorong peserta didik untuk mencapai potensi terbaiknya. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, dimana setiap peserta didik  merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang khususnya dalam pembelajaran matematika. sehingga peserta didik dapat menikmati proses belajar matematika dan mengembangkan minat.[]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...