Kamis, 19 September 2024

Penampilan Spektakuler Topeng Dalang SDN Pasongsongan 1 di Acara Penganugerahan Bupati Sumenep Awards 2024

Sdn Pasongsongan 1 kecamatan Pasongsongan
Murid-murid SDN Pasongsongan 1, bersama Bupati Sumenep, dan Camat Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Murid-murid SDN Pasongsongan 1 Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, berhasil menyuguhkan penampilan yang memukau melalui pertunjukan seni tradisional topeng dalang. 

Penampilan spektakuler itu digelar pada acara Penganugerahan Bupati Sumenep Awards Sinergitas Kinerja Kecamatan tahun 2024 dan Launching Outlet MPP (Mall Pelayanan Publik) Kecamatan. Kamis (19/9/2024).

Acara yang digelar di Pendopo Kecamatan Pasongsongan tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat kecamatan, termasuk Bupati Sumenep yang tampak antusias menyaksikan talenta para murid dalam menampilkan kesenian khas Madura ini.

“Ini merupakan penampilan luar biasa dari anak didik kami, karena anak-anak kami ternyata bisa menghipnotis semua hadirin berdecak kagum,” puji Mariyatul Qiptiya, Kepala SDN Pasongsongan 1.

Penampilan topeng dalang oleh murid-murid SDN Pasongsongan 1 menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. 

Dengan penuh semangat, para siswa menampilkan gerakan-gerakan yang indah dan penuh makna, yang menggambarkan cerita-cerita lokal dengan penuh keahlian.

“Bapal Bupati Sumenep pun memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penampilan murid-murid kami. Beliau kagum atas usaha sekolah dalam melestarikan seni budaya tradisional,” tambah Mery panggilan akrabnya.

Lebih jauh Mery menyatakan, bahwa pertunjukan ini merupakan hasil kerja keras dan latihan intensif dari para murid yang dibimbing langsung oleh guru-guru di sekolah tersebut.

Suksesnya penampilan topeng dalang SDN Pasongsongan 1 tidak hanya membuktikan kemampuan anak didiknya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam seni budaya. 

Hal ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sumenep untuk lebih aktif dalam melestarikan budaya tradisional melalui pendidikan seni.

Ada tambahan sedikit, yang membuat penampilan topeng dalang menarik, karena gamelan yang mengiringi juga dimainkan oleh siswa-siswi SDN Pasongsongan 1. [Surya]

Rabu, 18 September 2024

Pendopo Banyu Urip Sediakan Penginapan Gratis Bagi Peserta Rakernas P-AP3I 2024

Therapy banyu urip international
Para pengurus DPD P-AP3I Jawa Timur. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Pendopo Banyu Urip, yang terletak di Jalan Kiai Abubakar Sidik, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. 

Adalah MS Arifin yang menjadi Ketua panitia pelaksana Rakernas menjelaskan, bahwa acara penting ini akan dimulai pada 26 hingga 27 Oktober 2024 mendatang, dan akan dihadiri oleh anggota P-AP3I dari berbagai daerah di Indonesia.

Lokasi Rakernas yang dipilih adalah Pendopo Banyu Urip, memiliki suasana yang asri dan kondusif untuk pelaksanaan acara besar seperti ini. 

therapy banyu urip inter national
MS Arifin (2 dari kanan) bersama mitra kerja. [Foto: Surya]

Penginapan

Konsep penyelenggaraan Rakernas ini mirip dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD P-AP3I Jawa Timur yang digelar bulan lalu, juga di Pendopo Banyu Urip. 

Pada Rakerda tersebut, para peserta juga diberikan pilihan untuk beristirahat di lokasi acara tanpa dikenakan biaya, sementara mereka yang ingin menginap di hotel bisa memanfaatkan fasilitas penginapan di wilayah Sumenep atau Pamekasan dengan biaya pribadi.

"Dengan adanya opsi menginap gratis di lokasi acara, diharapkan para peserta dapat lebih fokus dan terlibat aktif dalam pembahasan dan diskusi-diskusi penting yang akan digelar," ucap MS Arifin, Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur. 

P-AP3I sebagai organisasi profesi terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada para anggotanya dalam peningkatan keterampilan, profesionalisme, serta kesejahteraan.

"Sebagai organisasi yang menaungi para pemijat di seluruh Indonesia, P-AP3I juga berupaya memperkuat jaringan kerjasama dengan berbagai pihak," pungkas MS Arifin. [Surya]

Gratis Penginapan bagi Peserta Rakernas P-AP3I 2024 Sumenep Madura

Therapy banyu urip international
Pengurus DPD P-AP3I Jawa Timur, dari kiri: Bendahara, Penasihat, Ketua, dan Sekretaris. 

apoymadura.com - Pada 26 hingga 27 Oktober 2024 mendatang, Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Pendopo Banyu Urip, yang berlokasi di Jalan Kiai Abubakar Sidik, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. 

MS Arifin menjelaskan, bahwa acara penting ini akan dihadiri oleh pengurus P-AP3I dari berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan dan penguatan organisasi.

"Kami nantinya juga akan merumuskan penyegaran program kerja seperti konsep yang kami rumuskan di Rakerda bulan lalu," terang MS Arifin via sambungan telepon. Kamis (19/9/2024). 

Rakernas ini diselenggarakan oleh DPD P-AP3I Jawa Timur, dan MS Arifin selaku Ketua DPD P-AP3I bertindak sebagai tuan rumah. 

Therapy banyu urip yogyakarta
MS Arifin (kanan) bersama mitra kerja. [Foto: Surya]

Penginapan Gratis

Dalam keterangannya, MS Arifin menyatakan bahwa penginapan peserta Rakernas diserahkan kepada masing-masing individu. 

"Peserta yang ingin istirahat selama acara berlangsung akan disediakan tempat di area Pendopo Banyu Urip, dan fasilitas ini diberikan secara cuma-cuma," terang MS Arifin. 

Eks-Polisi Militer ini menambahkan, sedangkan bagi peserta yang memilih untuk menginap di hotel, biaya ditanggung pribadi.

Lokasi Rakernas yang dipilih adalah Pendopo Banyu Urip, memiliki suasana yang asri dan kondusif untuk pelaksanaan acara besar seperti ini. [Surya]

Puskesmas Pasongsongan Bangun Musholla Ibnu Sina untuk Kenyamanan Keluarga Pasien

puskesmas pasongsongan, kecamatan pasongsongan, kabupaten sumenep
Keberadaan Musholla Ibnu Sina di areal belakang Puskesmas Pasongsongan. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Puskesmas Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, telah mengambil langkah bijak dalam meningkatkan layanan bagi keluarga pasien dengan membangun Musholla Ibnu Sina. Musholla ini didirikan sebagai bagian dari komitmen Puskesmas Pasongsongan untuk memberikan fasilitas yang lebih baik, khususnya bagi keluarga pasien yang mendampingi anggota keluarganya.

Abdul Latief, salah satu keluarga pasien yang istrinya tengah menjalani rawat inap di Puskesmas Pasongsongan, mengungkapkan terima kasihnya atas adanya musholla ini. 

“Jujur saja, senang rasanya dengan keberadaan Musholla Ibnu Sina. Fasilitas ini membuat kami bisa lebih mudah beribadah tanpa harus meninggalkan area Puskesmas,” ujarnya.

Abdul Latief mengungkapkan, keberadaan musholla tersebut sangat membantu karena keluarga pasien tidak perlu mencari tempat ibadah di luar area Puskesmas Pasongsongan, terutama bagi mereka yang cukup jauh rumahnya. Sehingga ada kesempatan kepada keluarga pasien untuk lebih fokus pada ibadah selama masa rawat inap.

Pembangunan musholla ini merupakan sebuah upaya Puskesmas Pasongsongan dalam mendukung kesehatan spiritual pasien dan keluarganya. Selain berfungsi sebagai fasilitas ibadah, Musholla Ibnu Sina juga diharapkan menjadi tempat yang memberikan kekuatan spiritual bagi para keluarga pasien yang tengah menghadapi cobaan.

Dengan adanya Musholla Ibnu Sina, Puskesmas Pasongsongan kian memperkuat perannya sebagai pusat pelayanan kesehatan yang tidak hanya memperhatikan aspek medis, tetapi juga memberikan ruang bagi kebutuhan spiritual masyarakat. [Surya]

Agus Sugianto Dampingi Duta ISCO MIPA Kecamatan Pasongsongan dalam Seleksi Lanjutan Tingkat Kabupaten

Sdn panaongan 3 Pasongsongan Sumenep
Agus Sygianto, S.Pd (4 dari kiri) bersama guru pendamping dan para peserta ISCO MIPA Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. [Foto Surya]

apoymadura.com - Agus Sugianto, Ketua Panitia Pelaksana ISCO (Intelligent Student Competition) Matematika dan IPA (MIPA) Kecamatan Pasongsongan, menunjukkan komitmennya dalam mendukung para peserta didik yang berkompetisi di ajang bergengsi tersebut. 

Dalam rangkaian seleksi lanjutan di tingkat kabupaten, yang diselenggarakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Sugianto turut hadir dan membersamai para duta ISCO Kecamatan Pasongsongan. Rabu (18/9/2024). 

"Saya telah memastikan segala keperluan teknis dan administrasi peserta berjalan lancar, termasuk memberikan dukungan moral agar para duta ISCO MIPA tetap percaya diri dalam menghadapi kompetisi," ungkap Kepala SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. 

Seleksi di tingkat kabupaten ini merupakan fase penting, dimana para peserta yang berhasil lolos akan mewakili Kabupaten Sumenep di ajang ISCO MIPA Jawa Timur. 

"Saya berharap dan berdoa semoga para duta dari Kecamatan Pasongsongan dapat menorehkan prestasi gemilang dan melaju hingga tingkat provinsi," ucapnya ketika diwawancarai di sela-sela lomba. 

Agus Sugianto sangat yakin, dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, mereka bisa memberikan hasil yang membanggakan bagi kecamatan dan kabupaten. [Surya]

Selasa, 17 September 2024

MS Arifin: Pemimpin Inovatif yang Membawa Perubahan Besar di P-AP3I Jawa Timur

Therapy banyu urip international
MS Arifin (kanan) bersama mitra kerja. [Foto: Surya]

apoymadura.com - "Berjuang demi kebaikan bagi umat bukan sekadar soal pengorbanan, tapi tentang keikhlasan hati. Ketika kita rela memberikan apa yang kita miliki untuk kebaikan bersama, itulah tanda cinta kita terhadap sesama telah melampaui kepentingan pribadi."

Demikian kalimat yang pernah MS Arifin sampaikan di Rakerda DPD P-AP3I Jawa Timur, bulan lalu. 

Episode kisah perjalanan MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip, dalam dunia kepemimpinan organisasi semakin bersinar dengan resmi masuknya beliau di P-AP3I (Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia) Jawa Timur. 

Peran strategis MS Arifin sebagai Ketua P-AP3I Jawa Timur tidak hanya membawa angin segar bagi organisasi, tetapi juga berdampak besar pada perkembangan P-AP3I secara nasional.

Sebagai pemimpin visioner, MS Arifin berhasil memfasilitasi berbagai kemajuan, terutama dengan merekrut dan mensponsori beberapa wilayah di luar Jawa Timur untuk bergabung dalam kepengurusan P-AP3I. 

Langkah progresif ini memperlihatkan kepiawaian beliau dalam membangun sinergi antarwilayah demi perkembangan organisasi secara keseluruhan.

Therapy banyu urip international
MS Arifin (tengah) bersama mitra kerja. [Foto: Surya]

Ekspansi Pengaruh MS Arifin di P-AP3I

MS Arifin tidak hanya fokus pada kepengurusan di Jawa Timur, tetapi juga aktif merekrut berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat struktur P-AP3I. 

Beberapa wilayah yang telah direkrut langsung oleh MS Arifin antara lain:

1. DPD P-AP3I Jawa Barat. 

2. DPC P-AP3I Kabupaten Bekasi. 

3. DPC P-AP3I Kota Depok

4. DPC P-AP3I Jakarta Timur

5. DPC P-AP3I Kota Bogor

6. DPC P-AP3I Bandung

7. DPC P-AP3I Muara Enim

8. DPC P-AP3I Makassar

9. DPC P-AP3I Sumenep

10. DPC P-AP3I Pamekasan

11. DPC P-AP3I Bangkalan

12. DPC P-AP3I Probolinggo

13. DPC P-AP3I Malang

14. DPC P-AP3I Jombang

15. DPC P-AP3I Lamongan

Langkah ekspansif ini menunjukkan bahwa MS Arifin memiliki visi besar untuk menjadikan P-AP3I sebagai organisasi yang solid dan mencakup berbagai wilayah strategis di Indonesia. 

Keberhasilannya dalam memperluas jaringan organisasi ini memperlihatkan betapa besar pengaruh dan kepemimpinan MS Arifin sebagai CEO Therapy Banyu Urip.

Sponsor Penuh Rakerda DPD P-AP3I Jawa Timur oleh MS Arifin

Pada Agustus 2024, MS Arifin kembali menunjukkan komitmen dan dukungannya terhadap kemajuan organisasi dengan mensponsori penuh seluruh biaya Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD P-AP3I Jawa Timur. 

Ini menjadi bukti konkret atas dedikasinya dalam memajukan P-AP3I, terutama di wilayah Jawa Timur.

Berikut rincian biaya yang disponsori oleh MS Arifin dalam Rakerda tersebut:

1. Sewa gedung

2. Konsumsi

3. Snack

4. Oleh-oleh khas Sumenep

5. Rekreasi

6. Penginapan

Seluruh kebutuhan acara ditanggung penuh oleh MS Arifin, yang menjadikan acara Rakerda ini berjalan lancar dan sukses. 

Dukungan total dari CEO Therapy Banyu Urip ini menunjukkan kepedulian beliau terhadap kemajuan P-AP3I dan keberhasilannya dalam menciptakan sinergi yang kuat di antara para pengurus organisasi.

Kepemimpinan Inovatif dan Berbeda

Sebagai seorang pemimpin, MS Arifin selalu berusaha tampil beda dan membawa inovasi dalam setiap langkah yang diambilnya. Hal ini terlihat dari pendekatan kepemimpinannya yang inklusif dan proaktif dalam merekrut wilayah-wilayah lain untuk bergabung di P-AP3I. 

Sikap beliau yang berani untuk mengambil peran besar dan bertanggung jawab secara penuh terhadap kegiatan penting organisasi, seperti Rakerda, mencerminkan jiwa kepemimpinan yang inspiratif dan dedikasi tinggi terhadap kemajuan bersama.

Penutup

Rangkaian pengaruh dan peran besar MS Arifin di P-AP3I, sudah tidak diragukan lagi, bahwa organisasi ini akan terus berkembang pesat di masa depan. 

Sebagai Ketua P-AP3I Jawa Timur sekaligus CEO Therapy Banyu Urip, MS Arifin telah berhasil membawa perubahan positif yang dirasakan tidak hanya di level regional, tetapi juga di tingkat nasional. 

Kepemimpinan beliau yang visioner dan inovatif menjadi inspirasi bagi para anggota P-AP3I di seluruh Indonesia.

Bravo MS Arifin! Semangat perubahan yang dihembuskan sudah sangat dirasakan. [Surya]

Menyambut Rakernas P-AP3I, Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis

Pendopo banyu urip Pasongsongan Kabupaten Sumenep
MS Arifin (kanan) bersama mitra kerja. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) akan diselenggarakan pada 26-27 Oktober 2024 di Pendopo Banyu Urip.

Sedangkan pada 24-25 Oktober 2024 di tempat yang sama akan digelar bakti sosial berupa pengobatan gratis.

“Acara bakti sosial ini bertujuan untuk memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat umum, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari P-AP3I kepada masyarakat sekitar,” terang MS Arifin via sambungan telepon.

Bakti sosial dan pengobatan gratis ini akan dilaksanakan di Pendopo Banyu Urip yang berlokasi di Jalan Kiai Abubakar Sidik, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Pendopo Banyu Urip, yang dikenal sebagai pusat kegiatan masyarakat di daerah tersebut, akan menjadi tempat penyelenggaraan acara penting ini.

MS Arifin juga menjelaskan, selama dua hari, 24-25 Oktober 2024, masyarakat umum di sekitar Sumenep akan mendapatkan akses layanan pengobatan gratis yang disediakan oleh para ahli dan praktisi dari P-AP3I.

“Selain pengobatan gratis, bakti sosial ini juga akan melibatkan berbagai kegiatan tambahan, seperti penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan dasar,” terang MS Arifin.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan cara-cara menjaga kesehatan yang baik.

Acara bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumenep dan sekitarnya, serta mempererat hubungan antara P-AP3I dengan komunitas lokal. Dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak sangat diharapkan untuk menjadikan acara ini sukses dan memberikan dampak positif yang signifikan.

Rakernas P-AP3I

Rakernas P-AP3I yang akan diadakan pada tanggal 26-27 Oktober 2024 akan menjadi momentum penting bagi para anggota P-AP3I untuk membahas perkembangan, tantangan, dan rencana masa depan perkumpulan.

“Acara ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antar anggota dan meningkatkan kualitas layanan pemijatan penyehatan di Indonesia,” tegas MS Arifin lebih jauh. [Surya]

Ustadzah Siti Nur Asiyah Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi 2024 di Kediaman H Syamsul Arifin

Maulid nabi muhammad saw 2024
Ustadzah Siti Nur Asiyah,M.Pd.I. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen istimewa di kediaman H Syamsul Arifin, yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Pamolokan, Sumenep. Selasa siang (17/9/2024). 

Ustadzah Siti Nur Asiyah dari Pandian, Sumenep, yang menyampaikan ceramah penuh hikmah tentang pentingnya teladan dari Rasulullah SAW bagi kehidupan umat Islam.

Dalam ceramahnya, ustadzah Asiyah mengingatkan bahwa umat Islam harus senantiasa berbuat baik terhadap sesama, tanpa memandang latar belakang atau status sosial. 


"Rasulullah SAW senantiasa mengasihi dan menghargai orang lain, bahkan terhadap mereka yang memusuhinya. Sikap ini sebagai bentuk cinta kasih yang tulus dan tak terbatas," ujarnya di hadapan ratusan jamaah yang hadir.

Ustadzah Asiyah juga mengingatkan, bahwa berbuat baik bukan hanya untuk dunia, tetapi memiliki dampak besar bagi kehidupan di akhirat. Amal baik di dunia, surga ganjarannya. Sebaliknya, manusia yang berbuat jahat neraka tempatnya. 

"Segala amal kebaikan kita terhadap sesama akan menjadi bekal sangat berarti ketika kita menghadap Allah kelak. Oleh karena itu, mari kita terus mengamalkan kebaikan, mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW yang selalu mengajarkan kasih sayang," tambahnya. 

Suasana panas siang hari tak menyurutkan semangat jamaah untuk mengikuti pengajian dari Ustadzah Asiyah. [Surya]

Senin, 16 September 2024

SDN Panaongan 3 Pasongsongan, Inovasi Tiada Henti Menuju Pendidikan Lebih Baik

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep
Agus Sugianto bersama salah seorang peserta didiknya. [Foto: Surya]

apoymadura.com - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus berinovasi tanpa henti demi memajukan kualitas pendidikan.

"Selaku Kepala Sekolah, kami berkomitmen untuk mengejar ketertinggalan dan menghadirkan dinamika perubahan yang lebih baik di dunia pendidikan," terang Agus Sugianto di tempat tugasnya. Selasa (17/9/2024). 

Kenapa Agus Sugianto menekankan pentingnya inovasi, karena hal itu merupakan kunci penting bagi SDN Panaongan 3 dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang kian pesat. 

"Kami sadar bahwa jika tidak berinovasi, kami akan semakin tertinggal dari sekolah-sekolah lain," jelasnya. 

Inovasi yang diterapkan oleh SDN Panaongan 3 meliputi berbagai aspek, mulai dari pembelajaran berbasis teknologi, pengembangan karakter siswa, hingga penyediaan fasilitas belajar yang lebih memadai. 

Sekolah ini juga mulai menerapkan penggunaan perangkat teknologi seperti proyektor dan komputer dalam proses pembelajaran. 

Semua ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada penggunaan teknologi sejak dini, sehingga mereka tidak hanya terpaku pada metode belajar tradisional. 

Agus Sugianto menambahkan bahwa inovasi di SDN Panaongan 3 tidak hanya berfokus pada pengembangan karakter siswa, tapi juga pengembangan minat dan bakat, serta pembinaan mental dan spiritual menjadi bagian dari kurikulum yang diterapkan

"Pendidikan bukan hanya tentang akademik, tapi juga tentang bagaimana membentuk karakter anak didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia," jelasnya.

Dengan berbagai inovasi yang diterapkan, SDN Panaongan 3 berharap dapat memberikan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas kepada siswa-siswinya. 

Agus Sugianto menegaskan bahwa upaya ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan demi mencapai visi sekolah, yaitu mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan berintegritas. [Surya]

Ramuan Banyu Urip, Solusi Gangguan Penglihatan: Terbukti Ampuh Mengatasi Buta Warna

Tetes mata ramuan herbai bany
MS Arifin (kanan) bersama pasien dengan keluhan penyakit mata. 

apoymadura.com - Gangguan penglihatan, khususnya buta warna, merupakan salah satu kondisi medis yang banyak dialami oleh masyarakat di seluruh dunia. Buta warna terjadi ketika mata tidak mampu membedakan warna dengan baik. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Ramuan Banyu Urip muncul sebagai salah satu solusi yang terbukti efektif dalam mengatasi gangguan penglihatan ini. Selasa (17/9/2025). 

Ramuan Banyu Urip semakin populer karena kemampuannya dalam menyembuhkan berbagai gangguan penglihatan. 

"Ramuan ini dibuat dari bahan-bahan alami pilihan, yang telah melalui proses pengolahan khusus sehingga menghasilkan cairan obat tetes yang aman dan efektif," terang MS Arifin di tempat kerjanya, Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta. 

Salah satu hal yang membuat Ramuan Banyu Urip menjadi sangat istimewa adalah keberhasilannya dalam menyembuhkan buta warna. 

Berdasarkan testimoni dari ribuan pengguna, baik dari dalam maupun luar negeri, ramuan ini berhasil memperbaiki kemampuan mata dalam membedakan warna. 

MS Arifin mengungkapkan, bahwa warna yang sebelumnya tampak buram atau sulit dibedakan menjadi lebih jelas, sehingga kualitas hidup mereka meningkat secara signifikan. 

"Keampuhan Ramuan Banyu Urip dalam menyembuhkan buta warna tidak terlepas dari kombinasi unik bahan-bahan alami yang ada di dalamnya. 

"Zat-zat dalam ramuan ini mampu memperbaiki fungsi sel-sel retina, khususnya pada bagian yang berperan dalam mendeteksi warna.  Penggunaan secara rutin selama beberapa minggu biasanya sudah mulai menunjukkan perbaikan yang signifikan," terang MS Arifin. 

CEO PT Bintang Banyu Urip ini juga menambahkan, setelah penggunaan disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia ramuan sebelum menggunakannya. 

Buta warna tidak lagi menjadi masalah yang sulit diatasi berkat hadirnya Ramuan Banyu Urip. Ribuan orang dari berbagai belahan dunia telah membuktikan efektivitas ramuan ini dalam mengatasi buta warna. [Surya]

Tradisi Sageduk, Pawai Santri pada 12 Rabbiul Awal di Pasongsongan, Sumenep

Desa pasongsong
Sageduk Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Tradisi Sageduk merupakan salah satu kearifan lokal yang sarat makna di Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura. 

Tradisi ini diselenggarakan tiap 12 Rabbiul Awal dalam kalender Hijriah. Untuk tahun ini bertepatan dengan 16 September 2024. 

Acara ini adalah wujud dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dirayakan dengan penuh khidmat oleh masyarakat di kedua desa tersebut. 

Tradisi ini melibatkan para santri yang berpawai pada malam hari, menciptakan suasana sarat nuansa religi dan spiritual. 

Para santri berjalan kaki sembari membawa alat penerang berwarna-warni. Cahaya yang berasal dari obor, lampion, atau lampu LED, menghiasi perjalanan mereka. 

Keindahan warna-warni cahaya ini menjadi simbol kebersamaan dan harapan akan keberkahan dari peringatan kelahiran Rasulullah.

Dalam perjalanan pawai tersebut, para santri melantunkan shalawat dengan merdu dan khusyuk. Shalawat yang dikumandangkan merupakan bentuk penghormatan dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurut pemerhati budaya, Agus Sugianto, tradisi Sageduk ini menjadi momen yang mempererat tali silaturahmi antarwarga. 

"Meskipun tradisi ini dikenal dengan nama Sageduk di Pasongsongan dan Panaongan. Mungkin di beberapa daerah lain di Indonesia, pawai semacam ini memiliki nama berbeda," terang Agus Sugianto. 

Namun, esensinya tetap sama, yaitu untuk merayakan Maulid Nabi dengan semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah.

Kepala SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan ini juga menjelaskan, bahwa tradisi Sageduk adalah bagian dari warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan. 

"Bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga sebagai wujud dari nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan cinta tanah air yang melekat dalam setiap langkah para peserta," tutup Agus Sugianto. [Surya]

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak ters...