Antologi Puisi “Masyuni” (3)



Puisi Karya Yant Kaiy

Pelita Kekecewaan

gelapnya jalanku membuat diri tersesat

bergelimangkan resah tanpa ilusi

doa terlontar dari kebisuan senja

mengembara di pantai syurgawi.

Sumenep, 28/05/93

 

Cerita Senja

ternatal asa seketika

manakala sepotong kebimbangan

mencambuki sekujur raga

gemuruh hari-hari bersahaja

dari prasangka asmara

menepis beragam curiga dan cemburu

di antara manisnya simponi

mengalun ke kamar pembaringan.

Sumenep, 28/05/93

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Mitos Uang Bernomer 999

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya