Antologi Puisi “Masyuni” (20)



Puisi Karya Yant Kaiy

 

Jembatan

kau persembahkan senyum bergincu

sejenak kuterkesima dibuatnya

senyum yang saban malam menghias

membayangkan keteduhan di sisimu

melamunkan kelembutan bibirmu

 

jembatan ini jadi saksi kita

menghantarkan cinta semusim

ke pantai berbatas pasir putih

barangkali kau jua merasakan

badik tikaman tatap menoreh kalbu

senantiasa kuhanya bisa berharap

agar kita tak tersesat jalan.

Sumenep, 30/06/93

 

Menyusuri Malam

akan bintang-bintang yang temenung

perlahan menghilang disaput rembulan

bersinar menerangi liku hidupku

tangan gemetar melempar lara semata

tapi percuma saja, suasana

tiada seujung rambut pun riang

menghadirkan kemerdekaan imageku

 

terus menghampar

malam meluruhkan perjuangan setetesku

menebar ke langit-langit kalbu.

Sumenep, 01/07/93 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung

Mitos Uang Bernomer 999

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya