Pemetaan Karakteristik Wilayah Desa Pasongsongan



Catatan: Yant Kaiy

Dari analisis di lapangan, ada tiga pemetaan masing-masing memiliki kadar aktivitas berbeda. Di Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep ada enam dusun. Sisi utara Dusun Lebak. Sisi tengah Dusun Morasen dan Dusun Pakotan. Sisi selatan Dusun Tolabang, Dusun Sempong Barat dan Dusun Sempong Timur.

Di Dusun Lebak mayoritas aktivitas warga lebih fokus pada bidang profesi yang ditekuninya. Tidak bercabang. Mereka punya banyak waktu. Misalnya sebagai nelayan.

Di Dusun Morasen dan Dusun Pakotan masyarakatnya cenderung sedikit lebih sibuk. Pada umumnya mereka ada yang merangkap dua bidang pekerjaan. Ada yang menjadi pedagang plus kerja sampingan lainnya.

Berbeda dengan Dusun Sempong Barat, Dusun Sempong Timur dan Dusun Tolabang. Disamping sebagai petani, mereka juga berternak, menjadi padagang. Bahkan ada sebagian dari mereka jadi nelayan dan pedagang. Bahkan banyak diantara mereka kalau malam hari juga beraktivitas sosial.

Saran saya, bagi pemuda pengangguran alangkah baiknya mendapatkan istri dari wilayah sisi selatan Desa Pasongsongan. Anda akan baik-baik saja karena bekerja tidak membutuhkan keahlian khusus di daerah tersebut.[]





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya