Postingan

SDN Padangdangan 2 Perketat Kebersihan Lingkungan Melalui Pembiasaan Buang Sampah

Gambar
AM -- Kesadaran akan kebersihan lingkungan kini jadi prioritas utama di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. Sabtu (25/4/2026).  Pihak sekolah secara intensif menekankan pentingnya pembiasaan membuang sampah pada tempatnya sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.  Langkah ini diambil guna menciptakan suasana belajar yang nyaman, asri, dan sehat bagi seluruh warga sekolah. Mohammad Zali, S.Pd., selaku guru kelas IV di sekolah tersebut, menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab kolektif.  "Segenap siswa dan guru memiliki peran penting untuk memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dari sampah," ucapnya.  Melalui program pembiasaan ini, SDN Padangdangan 2 berharap perilaku hidup bersih bisa tertanam kuat dan terbawa hingga ke lingkungan rumah maupun masyarakat. [Kaiy]

Perkuat Karakter Religius, Siswa SDN Padangdangan 2 Rutin Gelar Pamaosan Yasin dan Sholawat

Gambar
AM -- Tiap Jumat pagi SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, gelar kegiatan rutin pamaosan (pembacaan) Surah Yasin dan Sholawat Nabi secara bersama-sama.  Kegiatan ini bertujuan guna membina spiritualitas siswa serta menanamkan nilai-nilai religius sejak dini.  Siti Endang Junnur Aida, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini diawali dengan pamaosan tawassul yang ditujukan kepada para pendahulu.  Doa-doa dikirimkan khusus untuk seluruh guru yang pernah mengabdi di SDN Padangdangan 2, baik yang telah meninggal dunia maupun yang masih hidup, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka.  "Selain itu, tawassul juga ditujukan kepada para leluhur yang merupakan tokoh perintis kawasan di sekitar sekolah kami," ujar Siti Endang.  Melalui tradisi ini, siswa diajak untuk tidak melupakan sejarah dan jasa para pendahulu mereka. [Kaiy]

Perkuat Karakter Siswa, SDN Padangdangan 2 Rutin Gelar Yasinan dan Sholawat Bersama

Gambar
AM –  SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, setiap Jumat pagi. Seluruh siswa dan guru berkumpul untuk melaksanakan kegiatan rutin pembacaan Surat Yasin dan Sholawat Nabi. Jumat (24/4/2024).  Kegiatan ini jadi agenda wajib mingguan yang bertujuan guna mengawali aktivitas belajar mengajar dengan keberkahan serta menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini kepada para peserta didik. Siti Endang Junnur Aida, selaku guru agama di SDN Padangdangan 2, menjelaskan bahwa rutinitas ini bukan sekadar seremoni keagamaan biasa.  "Kami melihat bahwa kegiatan ini amat besar pengaruhnya terhadap pendidikan karakter siswa. Selain mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, para siswa juga diajarkan untuk memiliki jiwa yang tenang dan berbudi pekerti luhur," ujar Siti Endang.  Pihak sekolah berharap tradisi positif ini bisa terus berlanjut agar lulusan SDN Padangdangan 2 tidak hanya unggul secara akademis, tapi juga memiliki akhlak mulia. [Kaiy]

Tingkatkan Kebugaran, SDN Padangdangan 2 Rutin Gelar Senam Pagi

Gambar
AM  – SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, terus berkomitmen menjaga kesehatan dan kebugaran siswanya melalui kegiatan senam pagi rutin.  Kegiatan ini dilaksanakan empat kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu, sesaat sebelum jam pelajaran dimulai.  Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat belajar siswa sejak dini.  "Dengan tubuh yang bugar setelah berolahraga, konsentrasi siswa dalam menerima materi di dalam kelas diharapkan bisa meningkat secara signifikan," terang Madun.  Selain manfaat fisik, rutinitas ini juga melatih kedisiplinan siswa untuk hadir tepat waktu di sekolah.  Alunan musik yang ceria dan variasi gerakan senam membuat para siswa tidak merasa bosan.  Melalui program konsisten ini, SDN Padangdangan 2 berharap bisa mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki ketahanan fisik yang prima. [K...

Dua Siswi SDN Padangdangan 1 Melaju ke Olimpiade PAI Jawa Timur 2026

Gambar
AM – Dua siswi terbaik dari SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, mewakili sekolah mereka untuk berkompetisi dalam ajang Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) Jawa Timur 2026.  Keikutsertaan mereka jadi angin segar sekaligus motivasi bagi seluruh siswa. Guru PAI SDN Padangdangan 1, Sundari, S.Pd, mengungkapkan bahwa proses keduanya cukup ketat.  Menurutnya, kedua siswi tersebut telah melewati rangkaian seleksi sangat ketat, mulai menguji pemahaman materi serta aspek religiusitas.  "Mereka telah mewati proses seleksi ketat dan menunjukkan dedikasi tinggi selama masa persiapan," ujar Sundari. Rabu (22/4/2026).  Dukungan penuh mengalir dari para guru dan orang tua siswa dengan harapan delegasi SDN Padangdangan 1 ini mampu memberikan performa terbaik. [Kaiy]

Khidmat, Keluarga Besar SDN Padangdangan 1 Hadiri Selamatan Keberangkatan Haji Matrasit, M.Pd.

Gambar
Suasana khidmat menyelimuti kediaman Matrasit, M.Pd., Kepala SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, saat menggelar acara selamatan pemberangkatan ibadah haji di Kecamatan Ambunten.  Acara yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas panggilan ke Tanah Suci ini dihadiri oleh keluarga besar, tetangga, serta tokoh masyarakat setempat. Hadir secara khusus dalam acara tersebut, seluruh jajaran guru dan staf administrasi SDN Padangdangan 1.  "Kehadiran para tamu undangan merupakan bentuk dukungan moral dan solidaritas kepada kami," ucap Matrasit selesai acara.  Dalam suasana penuh kekeluargaan, para pendidik dan tenaga kependidikan ini membaur bersama tamu undangan lainnya, mengikuti pembacaan doa dan selawat yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. [Kaiy]

Semangat Literasi dan Budaya Mewarnai TKA Hari Kedua di SDN Padangdangan 2

Gambar
SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, sukses melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua. Selasa (21/4/2026).  Fokus ujian kali ini adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan penekanan pada aspek literasi. Pelaksanaan tes berlangsung khidmat namun penuh warna karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Agus Salim, guru dari SDN Panaongan 3 yang bertugas sebagai pengawas TKA di sekolah tersebut, turut memberikan pesan inspiratif sebelum ujian dimulai.  "Kita mengenakan busana adat Madura karena hal ini sebagai bentuk penghormatan khusus untuk memperingati Hari Kartini," ucap Agus Salim sebelum TKA dimulai.  Pesan tersebut disambut hangat oleh para siswa, memberikan suntikan moral agar mereka mengerjakan soal dengan jujur dan penuh semangat juang layaknya semangat Kartini. [Kaiy]